Siapkan Sanksi Hukum, Polisi Turun Tangan Tindak Parkir Liar di Minimarket
Dirlantas Polda Metro Kombes Latif Usman.(foto: Merahputih.com/Kanu)
MERAHPUTIH.COM - KEBIJAKAN Pemprov DKI Jakarta menertibkan juru parkir liar yang memaksa meminta uang parkir di minimarket menuai respons dari Polda Metro Jaya. Keberadaan parkir liar di minimarket ini dianggap meresahkan pembeli.
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menyatakan kesiapan mereka untuk membantu Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta untuk menertibkan tukang parkir liar di minimarket. "Masalah parkir liar ini masalah ketertiban umum, dalam artian tugas dan tanggung jawab kami bersama," ungkap Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman kepada wartawan di Jakarta, Jumat (10/5).
Latif menjelaskan pihaknya akan mengikuti hal yang dilakukan pemerintah daerah untuk mengatasi masalah ketertiban ini. “Kami laksanakan dan ini untuk mendukung," imbuhnya.
Baca juga:
Anak Buah Pj Heru Keliling Jakarta Tertibkan Tukang Parkir Minimarket
Latif menjelaskan, pihaknya tetap mengutamankan kepentingan umum. Apalagi jika soal parkir liar sampai pada tahap pemaksaan, tentunya hal tersebut sudah masuk dalam ranah pidana.
"Apalagi sudah melakukan pemaksaan, melakukan pemalakan itu sudah ranah pidana. Ya, sebetulnya tidak sulit, sangat mudah. Kan ini tanggung jawab bersama untuk melakukan itu," tutup Latif.(knu)
Baca juga:
Dishub Diminta Gandeng Satpol PP Tertibkan Juru Parkir di Minimarket
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Masalah Banjir, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Sampah Sembarangan
BPBD DKI Ungkap Cuaca Ekstrem masih akan Terjadi hingga 1 Februari
DPRD DKI Pertanyakan Program Jitu Pramono Atasi Banjir
Melihat Banjir Setinggi 50 Sentimeter Rendam Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat
Pengendara Tewas Terjebak Macet di Jakbar, DPRD DKI Kritik Penanganan Banjir oleh Gubernur Pramono
Banjir Rendam Sejumlah Ruas Wilayah, Polri Siagakan 128.247 Personel secara Nasional
Banjir Menggenang di Sejumlah Ruas Jalan Jakarta, Semua Anggota Polisi Siaga untuk Lakukan Evakuasi
Jumat (23/1) Pagi, 125 RT di Jakarta Terendam Banjir
Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan hingga Sabtu, Gubernur Pramono: Pasti Ada yang Buka karena Asosiasi tak Bisa Melarang
Hujan Deras Hari ini Sebabkan Banjir di Jakarta, 15 RT dan 20 Ruas Jalanan Tergenang