Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan hingga Sabtu, Gubernur Pramono: Pasti Ada yang Buka karena Asosiasi tak Bisa Melarang
Pedagang daging. (Foto: Antara)
MERAHPUTIH.COM - GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi santai ancaman Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) DKI Jakarta yang tidak mau berjualan selama tiga hari mulai Kamis (22/1) sampai Sabtu (24/1) lantaran harga daging sapi yang tinggi. Pramono mengaku ia sudah mengetahui adanya niat pedagang daging sapi ini untuk mogok berjualan saat meninjau ke lapangan.
"Saya membaca berita itu dan saya sudah mengecek di lapangan memang ada keinginan," kata Pramono di Ballroom 1 Hotel Pullman, Jakarta Barat, Kamis (22/1).
Pramono menyakini tidak semua pedagang daging sapi yang mogok, pasti ada pedagang masih berjualan, karena asosiasi tidak bisa membendung seluruh pedagang untuk mencari rezeki.
"Tetapi saya yakin tetap berjualan di Jakarta karena untuk berjualan di Jakarta itu juga menjadi bagian yang tidak semua asosiasi bisa melarang anggotanya untuk berjualan," terangnya.
Baca juga:
Pemprov DKI Pastikan Stok Daging Sapi Aman Hingga Lebaran, Tapi Kenaikan Harga Tak Terpungkiri
Sebelumnya, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) DKI Jakarta bakal mogok berjualan selama tiga hari, mulai Kamis (22/1) hingga Sabtu (24/1). Langkah itu dilakukan sebagai bentuk protes dan keprihatinan terhadap kondisi perdagangan daging sapi yang dinilai semakin memberatkan.
Aksi ini akan melibatkan pedagang daging sapi dan bandar sapi potong di pasar tradisional serta rumah potong hewan (RPH) di wilayah Jabodetabek.
"Seluruh anggota APDI, bandar sapi potong, dan pedagang daging akan melakukan aksi mogok dagang sebagai salah satu bentuk protes dan keprihatinan," kata Ketua DPD APDI DKI Jakarta, Wahyu Purnama dalam keterangan resminya, Rabu (21/1).(Asp)
Baca juga:
Pemprov DKI Diminta Antisipasi Kenaikan Harga Daging Sapi dan Ayam Jelang Lebaran
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan hingga Sabtu, Gubernur Pramono: Pasti Ada yang Buka karena Asosiasi tak Bisa Melarang
Menuju IPO, Pramono Tekankan Work Smart dan Budaya Transparansi di Bank Jakarta
Pramono Minta BMKG Tak Hanya Fokus Jakarta, OMC Diperluas ke Tangerang-Bekasi
Hujan Deras Hari ini Sebabkan Banjir di Jakarta, 15 RT dan 20 Ruas Jalanan Tergenang
Tanggapan Santai Pramono Pedagang Daging di Jakarta Ancam Mogok Jualan 3 Hari
Hujan Deras, Layanan Bus Transjakarta Alami Keterlambatan
Dukung Akses Pendidikan Inklusif, Pemprov DKI Tambah Bus Sekolah Ramah Disabilitas
Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem, Pramono Siapkan Kebijakan WFH dan PJJ
Pemprov DKI Kucurkan Subsidi Rp 6,4 Triliun untuk Urusan Transportasi, Perut Sampai Pengelolaan Air Limbah
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target