Jadi Korban Perundungan, Siswa Taruna Nusantara Lapor ke Polisi
Aksi mahasiswa menentang perundungan atau bullying di Kampus Gunadarma, Depok, Jawa Barat, Senin (17/7). (ANTARA)
MerahPutih.com - Seorang siswa SMA Taruna Nusantara (TN) Magelang, Jawa Tengah, menjadi korban perundungan teman-teman sekelasnya. Korban melaporkan hal itu ke Kepolisian Resor Magelang.
Waka Polres Magelang Kompol Heru Budiharto mengatakan pada Sabtu (2/9) Polres Magelang menerima laporan kasus perundungan yang terjadi di SMA TN dengan korban MYH.
"Kasus tersebut dilaporkan oleh ibu korban dengan inisial EC, kemudian Polres Magelang menerbitkan laporan polisi yang berkaitan dengan UU nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan UU RI Nomor 23/2003 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman tiga tahun enam bulan," katanya di Magelang, Senin (4/8).
Ia menuturkan Polres Magelang masih melaksanakan proses penyelidikan karena berkaitan dengan pengambilan keterangan dari saksi terlapor.
Heru menjelaskan saksi terlapor masih berstatus anak yang diwajibkan atas nama undang-undang harus dilakukan pendampingan baik oleh orang tua langsung atau pihak wali yang dikuasakan.
"Kasus ini masih dalam penyelidikan karena masih laporan hanya sepihak dari pelapor, belum ada pengambilan keterangan dari pihak terlapor sehingga kami belum bisa mengarahkan ke penyidikan," katanya.
Heru mengatakan sudah memanggil beberapa saksi, namun karena proses birokrasi yang melibatkan institusi kelembagaan maka tidak bisa memanggil anak secara langsung.
"Namun, kami sudah menyurati ke pihak sekolah sehingga nanti dari pihak sekolah akan meneruskan pemanggilan tersebut," katanya.
Sumber: ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
Kasus Santri Tewas di Wonogiri, Polisi Tetapkan 4 Anak Pondok Pesantren sebagai Pelaku
Polres Wonogiri Bongkar Makam Santri, Diduga Korban Bullying Senior di Ponpes
Dewan PSI Minta Disdik Cabut Izin Sekolah yang Cuek Tangani Kasus Bullying
Aturan Antiperundungan di Sekolah Terbit Tahun Depan, Peran Guru dan BK bakal Dimaksimalkan untuk Pencegahan
Pramono Anung Lantik 673 Kepala Sekolah, Minta Sekolah Bebas Perundungan
Marak Kasus Bullying, Sekolah Harus Punya Ahli Psikolog
Siswa SMPN di Tangsel Tewas Akibat Perundungan, DPR RI: Sekolah Wajib Memastikan Keamanan Pelajar
Siswa SMP di Tangsel Tewas Diduga Akibat Bully dan Viral, Polisi Lakukan Investigasi Cari Bukti Pidana
Jangan Biarkan Perundungan di Sekolah, Dampak Bullying Akan di Luar Kendali
Berkaca dari Kasus Ledakan SMAN 72 Jakarta, Pramono: Bullying Tidak Boleh Terulang Kembali