Jadi Korban Perundungan, Siswa Taruna Nusantara Lapor ke Polisi

Luhung SaptoLuhung Sapto - Selasa, 05 September 2017
Jadi Korban Perundungan, Siswa Taruna Nusantara Lapor ke Polisi

Aksi mahasiswa menentang perundungan atau bullying di Kampus Gunadarma, Depok, Jawa Barat, Senin (17/7). (ANTARA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Seorang siswa SMA Taruna Nusantara (TN) Magelang, Jawa Tengah, menjadi korban perundungan teman-teman sekelasnya. Korban melaporkan hal itu ke Kepolisian Resor Magelang.

Waka Polres Magelang Kompol Heru Budiharto mengatakan pada Sabtu (2/9) Polres Magelang menerima laporan kasus perundungan yang terjadi di SMA TN dengan korban MYH.

"Kasus tersebut dilaporkan oleh ibu korban dengan inisial EC, kemudian Polres Magelang menerbitkan laporan polisi yang berkaitan dengan UU nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan UU RI Nomor 23/2003 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman tiga tahun enam bulan," katanya di Magelang, Senin (4/8).

Ia menuturkan Polres Magelang masih melaksanakan proses penyelidikan karena berkaitan dengan pengambilan keterangan dari saksi terlapor.

Heru menjelaskan saksi terlapor masih berstatus anak yang diwajibkan atas nama undang-undang harus dilakukan pendampingan baik oleh orang tua langsung atau pihak wali yang dikuasakan.

"Kasus ini masih dalam penyelidikan karena masih laporan hanya sepihak dari pelapor, belum ada pengambilan keterangan dari pihak terlapor sehingga kami belum bisa mengarahkan ke penyidikan," katanya.

Heru mengatakan sudah memanggil beberapa saksi, namun karena proses birokrasi yang melibatkan institusi kelembagaan maka tidak bisa memanggil anak secara langsung.

"Namun, kami sudah menyurati ke pihak sekolah sehingga nanti dari pihak sekolah akan meneruskan pemanggilan tersebut," katanya.

Sumber: ANTARA

#Bullying
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Santri Tewas di Wonogiri, Polisi Tetapkan 4 Anak Pondok Pesantren sebagai Pelaku
Polres Wonogiri menetapkan empat santri sebagai pelaku penganiayaan yang menyebabkan santri berusia 12 tahun meninggal dunia di pondok pesantren.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Desember 2025
Kasus Santri Tewas di Wonogiri, Polisi Tetapkan 4 Anak Pondok Pesantren sebagai Pelaku
Indonesia
Polres Wonogiri Bongkar Makam Santri, Diduga Korban Bullying Senior di Ponpes
Korban dilaporkan meninggal dunia pada Senin (15/12). Sejumlah orang telah ditahan atas meninggalnya santri itu.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
Polres Wonogiri Bongkar Makam Santri, Diduga Korban Bullying Senior di Ponpes
Indonesia
Dewan PSI Minta Disdik Cabut Izin Sekolah yang Cuek Tangani Kasus Bullying
Para orangtua murid melayangkan laporan kepada kepolisian perihal perundungan yang dialami bisa jadi merupakan indikasi sekolah terkait tak responsif.
Dwi Astarini - Jumat, 05 Desember 2025
Dewan PSI Minta Disdik Cabut Izin Sekolah yang Cuek Tangani Kasus Bullying
Indonesia
Aturan Antiperundungan di Sekolah Terbit Tahun Depan, Peran Guru dan BK bakal Dimaksimalkan untuk Pencegahan
Selain memperbarui regulasi, pemerintah juga menyiapkan surat edaran bersama 5 kementerian memperkuat pembangunan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
Dwi Astarini - Minggu, 23 November 2025
Aturan Antiperundungan di Sekolah Terbit Tahun Depan, Peran Guru dan BK bakal Dimaksimalkan untuk Pencegahan
Indonesia
Pramono Anung Lantik 673 Kepala Sekolah, Minta Sekolah Bebas Perundungan
Gubernur DKI Pramono Anung tegaskan komitmen pencegahan bullying serta penguatan mutu pendidikan di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 November 2025
Pramono Anung Lantik 673 Kepala Sekolah, Minta Sekolah Bebas Perundungan
Indonesia
Marak Kasus Bullying, Sekolah Harus Punya Ahli Psikolog
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengingatkan pentingnya sekolah memiliki ahli psikologi profesional.
Frengky Aruan - Senin, 17 November 2025
Marak Kasus Bullying, Sekolah Harus Punya Ahli Psikolog
Olahraga
Siswa SMPN di Tangsel Tewas Akibat Perundungan, DPR RI: Sekolah Wajib Memastikan Keamanan Pelajar
Seorang siswa kelas I SMP Negeri di Tangerang Selatan, MH (13), meninggal dunia setelah mengalami luka serius di kepala yang diduga akibat perundungan oleh teman sekelasnya
Frengky Aruan - Senin, 17 November 2025
Siswa SMPN di Tangsel Tewas Akibat Perundungan, DPR RI: Sekolah Wajib Memastikan Keamanan Pelajar
Indonesia
Siswa SMP di Tangsel Tewas Diduga Akibat Bully dan Viral, Polisi Lakukan Investigasi Cari Bukti Pidana
Penyidik Polres Tangsel telah mendatangi sekolah untuk meminta keterangan kepala sekolah, wali kelas, serta saksi pelajar yang mengetahui kejadian.
Frengky Aruan - Minggu, 16 November 2025
Siswa SMP di Tangsel Tewas Diduga Akibat Bully dan Viral, Polisi Lakukan Investigasi Cari Bukti Pidana
Indonesia
Jangan Biarkan Perundungan di Sekolah, Dampak Bullying Akan di Luar Kendali
Upaya deteksi dini dan respons cepat dalam menangani kasus perundungan, penting dilakukan untuk mencegah dampak yang lebih buruk dari perilaku perundungan tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 November 2025
Jangan Biarkan Perundungan di Sekolah, Dampak Bullying Akan di Luar Kendali
Indonesia
Berkaca dari Kasus Ledakan SMAN 72 Jakarta, Pramono: Bullying Tidak Boleh Terulang Kembali
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, bahwa kasus bullying tak boleh terulang kembali. Hal itu berkaca dari kasus ledakan SMAN 72 Jakarta.
Soffi Amira - Senin, 10 November 2025
Berkaca dari Kasus Ledakan SMAN 72 Jakarta, Pramono: Bullying Tidak Boleh Terulang Kembali
Bagikan