Inilah Agenda Raja Salman ke Gedung DPR

Widi HatmokoWidi Hatmoko - Kamis, 02 Maret 2017
Inilah Agenda Raja Salman ke Gedung DPR

Raja Salman bersama Presiden Joko Widodo. (FOTO Antara/Puspa Perwitasari/pd/17)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Raja Arab Saudi Salman Bin Abdul Aziz Al Saud dalam rangkaian kunjungannya ke Gedung MPR/DPR/DPD RI dijadwalkan menyampaikan pidato di hadapan anggota parlemen Indonesia.

Dalam jadwal sementara yang dikeluarkan oleh Sekretaris Jenderal DPR RI di Jakarta, Kamis, Raja Salman dijadwalkan tiba pada pukul 13.00 WIB dan menyampaikan pidato selama 10 menit sebelum mengakhiri kunjungannya pada pukul 13.30 WIB.

Sesaat setelah tiba, Raja Salman didampingi Ketua DPR RI Setya Novanto akan menandatangani piagam kedatangan dan kemudian menuju Gedung Paripurna DPR RI.

Sebelum kepala negara Arab Saudi itu menyampaikan pidato, Ketua DPR RI dijadwalkan menyampaikan pidato sambutan.

Kedatangan Raja Salman di Gedung DPR RI rencananya akan dihadiri oleh seluruh pimpinan MPR RI, DPD RI dan DPR RI. Sementara dari pemerintah rencananya akan hadir para menteri koordinator, menteri luar negeri dan menteri agama.

Meski kedatangan Raja Salman dijadwalkan pukul 13.00 WIB namun aktivitas di gedung parlemen sudah meningkat sejak Kamis pagi.

Semua kalangan mempersiapkan kedatangan rombongan resmi pemerintah Arab Saudi tersebut ke Gedung MPR/DPR/DPD RI tersebut.

Wartawan yang hendak meliput kegiatan itu pun telah hadir sejak Kamis pagi. Selain mempersiapkan peliputan kunjungan bersejarah Raja Arab Saudi juga pengambilan kartu tanda peliputan dilangsungkan pada Kamis pagi.

Bahkan untuk keperluan peliputan wartawan, pihak Sekretariat Jenderal DPR RI juga menyiapkan layar besar yang akan menampilkan acara yang berlangsung di dalam gedung paripurna selama kunjungan Raja Salman mengingat jumlah wartawan yang dapat masuk ke gedung bersejarah itu terbatas.

Sumber: ANTARA

#Raja Salman Bin Abdul Aziz Al Saud #DPR RI #Presiden Joko Widodo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Widi Hatmoko

Menjadi “sesuatu” itu tidak pernah ditentukan dari apa yang Kita sandang saat ini, tetapi diputuskan oleh seberapa banyak Kita berbuat untuk diri Kita dan orang-orang di sekitar Kita.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
DPR Khawatir Nilai Aset Rampasan Turun, Minta Pengelolaannya Dimaksimalkan
Pengelolaannya juga perlu diperhatikan agar nilai ekonominya tidak menyusut dan potensi penerimaan negara dapat dimaksimalkan.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
DPR Khawatir Nilai Aset Rampasan Turun, Minta Pengelolaannya Dimaksimalkan
Indonesia
DPR Wanti-Wanti Kepentingan Asing Menyusup dalam Pembahasan RUU Perampasan Aset
Pembahasan regulasi tersebut harus tetap berorientasi pada kepentingan nasional, terutama dalam memperbaiki penegakan hukum di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
DPR Wanti-Wanti Kepentingan Asing Menyusup dalam Pembahasan RUU Perampasan Aset
Indonesia
Komisi III DPR Sebut RUU Perampasan Aset Berpotensi Disahkan sebelum 15 Desember
Salah satu langkah yang ditempuh yakni memajukan jadwal rapat dengar pendapat umum (RDPU) untuk menyerap masukan dari masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Komisi III DPR Sebut RUU Perampasan Aset Berpotensi Disahkan sebelum 15 Desember
Indonesia
Demo Jakarta 20 Oktober 2026, ini Daftar Jalan Alternatif dan Titik Aksi
Demo Jakarta 20 Oktober 2026 akan dimulai pukul 10.00 WIB. Ada sejumlah jalan alternatif yang bisa dilalui.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Demo Jakarta 20 Oktober 2026, ini Daftar Jalan Alternatif dan Titik Aksi
Indonesia
Karhutla Berbulan-bulan, DPR Desak Pemerintah Pertimbangkan Bantuan Singapura
Penerimaan bantuan luar negeri bukan berarti Indonesia tidak memiliki kemampuan.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 17 Oktober 2026
Karhutla Berbulan-bulan, DPR Desak Pemerintah Pertimbangkan Bantuan Singapura
Indonesia
Warga Dikepung Asap Karhutla, DPR Ingatkan Pejabat jangan Asal Bicara
Penanganan bencana tidak cukup hanya mengandalkan koordinasi dan pernyataan resmi.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Warga Dikepung Asap Karhutla, DPR Ingatkan Pejabat jangan Asal Bicara
Indonesia
Baleg DPR dan Pemerintah Targetkan RUU Hak Cipta Rampung Sebelum Akhir Desember 2026
Baleg DPR RI dan pemerintah tetap mengejar target penyelesaian RUU Hak Cipta pada 17 Desember 2026 meski pembahasan DIM disesuaikan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Baleg DPR dan Pemerintah Targetkan RUU Hak Cipta Rampung Sebelum Akhir Desember 2026
Indonesia
Cuti Melahirkan hingga Aturan Magang Berubah, Ini Isi UU Pelindungan Ketenagakerjaan
UU Pelindungan Ketenagakerjaan disahkan. Regulasi ini mengatur larangan menahan ijazah, pesangon, JKP, cuti pekerja perempuan, magang, disabilitas, dan sanksi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Cuti Melahirkan hingga Aturan Magang Berubah, Ini Isi UU Pelindungan Ketenagakerjaan
Indonesia
DPR Resmi Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan dalam Rapat Paripurna, Terdiri dari 23 Bab dan 313 Pasal
DPR RI mengesahkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan menjadi undang-undang dalam rapat paripurna, Selasa (6/10). UU ini terdiri dari 23 bab dan 313 pasal.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
DPR Resmi Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan dalam Rapat Paripurna, Terdiri dari 23 Bab dan 313 Pasal
Indonesia
Ada Demo 6-8 Oktober 2026 di Gedung MPR/DPR, Pengendara Diminta Hindari Jalan Gatot Subroto
Demo di Gedung MPR/DPR akan berlangsung 6-8 Oktober 2026. Polisi pun menyiapkan sejumlah jalan alternatif.
Soffi Amira - Selasa, 06 Oktober 2026
Ada Demo 6-8 Oktober 2026 di Gedung MPR/DPR, Pengendara Diminta Hindari Jalan Gatot Subroto
Bagikan