Inilah Agenda Raja Salman ke Gedung DPR
Raja Salman bersama Presiden Joko Widodo. (FOTO Antara/Puspa Perwitasari/pd/17)
Raja Arab Saudi Salman Bin Abdul Aziz Al Saud dalam rangkaian kunjungannya ke Gedung MPR/DPR/DPD RI dijadwalkan menyampaikan pidato di hadapan anggota parlemen Indonesia.
Dalam jadwal sementara yang dikeluarkan oleh Sekretaris Jenderal DPR RI di Jakarta, Kamis, Raja Salman dijadwalkan tiba pada pukul 13.00 WIB dan menyampaikan pidato selama 10 menit sebelum mengakhiri kunjungannya pada pukul 13.30 WIB.
Sesaat setelah tiba, Raja Salman didampingi Ketua DPR RI Setya Novanto akan menandatangani piagam kedatangan dan kemudian menuju Gedung Paripurna DPR RI.
Sebelum kepala negara Arab Saudi itu menyampaikan pidato, Ketua DPR RI dijadwalkan menyampaikan pidato sambutan.
Kedatangan Raja Salman di Gedung DPR RI rencananya akan dihadiri oleh seluruh pimpinan MPR RI, DPD RI dan DPR RI. Sementara dari pemerintah rencananya akan hadir para menteri koordinator, menteri luar negeri dan menteri agama.
Meski kedatangan Raja Salman dijadwalkan pukul 13.00 WIB namun aktivitas di gedung parlemen sudah meningkat sejak Kamis pagi.
Semua kalangan mempersiapkan kedatangan rombongan resmi pemerintah Arab Saudi tersebut ke Gedung MPR/DPR/DPD RI tersebut.
Wartawan yang hendak meliput kegiatan itu pun telah hadir sejak Kamis pagi. Selain mempersiapkan peliputan kunjungan bersejarah Raja Arab Saudi juga pengambilan kartu tanda peliputan dilangsungkan pada Kamis pagi.
Bahkan untuk keperluan peliputan wartawan, pihak Sekretariat Jenderal DPR RI juga menyiapkan layar besar yang akan menampilkan acara yang berlangsung di dalam gedung paripurna selama kunjungan Raja Salman mengingat jumlah wartawan yang dapat masuk ke gedung bersejarah itu terbatas.
Sumber: ANTARA
Bagikan
Widi Hatmoko
Berita Terkait
Komisi I DPR Minta Pemerintah Mainkan Peran Diplomasi Internasional, Cegah Perang Dunia III
Dugaan Siswa Fiktif Terima MBG Gegerkan Sampang, Legislator Tegaskan Wajib Diusut
Masa Transisi KUHP Baru Dinilai Rawan, DPR Wanti-Wanti Kekosongan Hukum
Indonesia Kalah Saing dengan Negara Tetangga dalam Urusan Pariwisata, DPR 'Semprot' Pemerintah
Nasib Hakim Luar Jawa Dianaktirikan, DPR Desak Aturan Karier Segera Disahkan
DPR Tegaskan Dana Haji Harus Steril Korupsi dan Dikelola Profesional
DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros
MK Putuskan Wartawan Tak Bisa Langsung Dipidana, DPR Soroti Penguatan Perlindungan Pers
Gedung Sekolah Hancur Diterjang Bencana, DPR Semprot Pemerintah: Jangan Biarkan Anak-anak Putus Sekolah
100 Ribu Orang Terdampak Banjir Jawa, DPR Desak Pemerintah Serius Tangani Perubahan Iklim