Kesehatan

Ide Sarapan Ini Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 24 September 2021
Ide Sarapan Ini Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

Sarapan nikmat untuk diet. (Foto: Unsplash/David B Townsend)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SALAH satu kunci menyukseskan program dietmu ialah menu sarapan kamu. Memulai hari kamu dengan sarapan yang sempurna akan membantu menurunkan berat badan dengan mudah. Menu sarapan sehat membuatmu lebih mudah untuk menahan lapar dan tetap berpegang pada tujuan penurunan berat badan kamu. Apa saja menunya?

Mengutip Pink Villa, Oatmeal adalah makanan sehat yang tepat untuk dijadikan menu sarapan. Makanan ini kaya serat dan protein yang membuat kamu merasa kenyang untuk waktu lebih lama. Artinya kamu tidak akan mencari makanan ringan atau mencari makan siang yang berat.

Baca Juga:

Diet No Carb, Amankah?

Nafsu makan yang terkontrol pasti akan membantu orang dalam menurunkan berat badan. Gandum rendah kalori ini mudah dibuat, dikreasikan dan memperlambat pencernaan. Kamu juga dapat menambahkan beberapa kiwi dan buah beri yang memiliki vitamin, nutrisi, serta kalium yang tinggi.

Gandum sangat baik untuk kesehatan tubuh. (Foto: Unsplash/Margarita Zueva)

Selain itu, pilihan lainnya adalah buah pisang yang memiliki serat dan rendah kalori. Buah ini adalah sarapan yang sempurna, terutama dianjurkan bagi mereka yang ingin sarapan cepat atau biasanya memiliki kecenderungan untuk melewatkan sarapan. Menurut Healthline, satu pisang sedang memiliki sekitar 100 kalori dan 3 gram serat makanan.

Baca Juga:

Bulletproof Coffee, Kopinya para Penganut Diet Keto

Telur juga kaya akan protein dan mengandung banyak vitamin serta mineral. Makanan serbaguna ini dapat mengurangi nafsu makan saat kamu menjadikannya sarapan dan dapat membantu menurunkan berat badan. Kamu bisa makan telur dengan berbagai cara seperti direbus, dikukus, hingga dibuat dadar. Kamu bahkan dapat menggabungkan telur dengan sayuran tumis untuk menambahkan lebih banyak nutrisi dan rasa.

Jika kamu memiliki blender, smoothies akan menjadi pilihan yang tepat. (Foto: Unsplash/Louise Burton)

Jika kamu memiliki blender, makanan praktis lainnya yang sehat dan dapat dibawa untuk menghemat waktu adalah smoothies. Tambahkan buah-buahan dan kacang-kacangan rendah kalori ke smoothie untuk membuat campuran semua nutrisi penting. Kamu bahkan dapat menambahkan biji atau bubuk protein karena akan membantu dalam menahan rasa lapar dan nafsu makan. Smoothies mengandung banyak nutrisi dan membantu dalam mengurangi berat badan.

Roti panggang dengan alpukat di atasnya, ditambahkan tomat dan telur akan mengisi energi dan perutmu sepanjang hari. Hal ini akan mengurangi keinginan kamu untuk ngemil dan juga memiliki lemak baik yang dapat menurunkan kolesterol, mencegah kanker, serta mengurangi risiko penyakit jantung. (tel)

Baca Juga:

Studi: Obesitas Jadi Faktor Pendorong Kematian COVID-19

#Kesehatan #Diet #Menu Diet #Makanan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan