Kesehatan

Bulletproof Coffee, Kopinya para Penganut Diet Keto

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 12 Agustus 2021
Bulletproof Coffee, Kopinya para Penganut Diet Keto

Bulletproof coffee bagi pelaku diet keto. (123RF/duskbabe)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENTEGA kopi, dan minyak mungkin bukan resep yang sempurna untuk sarapan, tetapi kombinasi itu telah memenangi lidah dan perut pelaku diet keto dan biohacker Silicon Valley selama bertahun-tahun.

Lebih sering disebut sebagai bulletproof coffee, minuman berkalori ini dimaksudkan sebagai pengganti makanan pertama untuk hari kamu. Menurut para penggemar kopi keto, sarapan ini tidak hanya membuat kenyang seharian tanpa perlu menyantap karbohidrat, tetapi juga dikatakan meningkatkan fungsi kognitif secara keseluruhan. Kamu pun bisa terus awas dan fokus sepanjang hari.

Untuk pemula yang tidak begitu yakin tentang kopi keto dan manfaat kesehatannya, berikut pendapat Scientific Affairs Manager of Bulletproof Emily Gonzalez seperti diberitakan Dailymail.co.uk (9/8).

BACA JUGA:

Mengenal 3 Kompetisi Kopi di ICE 2021

Resep asli bulletproof coffee dibuat Dave Asprey pada 2011 dengan menggabungkan kopi dengan Brain Octane MCT Oil dan mentega dari sapi yang diberi makan rumput.

Bahan utama dalam kopi keto ialah Brain Octane Oil, MCT (medium-chain triglyceride) dari minyak kelapa yang terbuat dari C8, atau trigliserida asam kaprilat. Dalam istilah awam, Brain Octane C8 MCT Oil merupakan lemak berkualitas yang berenergi dan mudah diserap, serta secara efisien diubah menjadi keton untuk bahan bakar otak dan tubuh.

bulletproof coffee
Resep asli bulletproof coffee dibuat Dave Asprey pada 2011. (123RF/serezniy)

Itu sebabnya hanya menambahkan mentega ke secangkir kopi biasa tidak akan memberikan hasil yang sama dari energi berkelanjutan dan mengurangi keinginan makan.

Seperti yang dikatakan Gonzalez, “Istilah ini mengacu pada minuman kopi ramah keto yang berenergi yang menggabungkan lemak berkualitas tinggi ke dalam secangkir kopi.”

Tujuannya, menurut Gonzalez, untuk mengurangi lapar, memberikan peningkatan energi, dan kejernihan pikiran. Dan sejak awal, minuman ini menjadi sarapan pilihan bagi mereka yang mengikuti diet keto atau paleo, serta biohacker yang ingin memanfaatkan waktu dalam sehari sebaik mungkin.

Bulletproof coffee dapat dikonsumsi setiap hari, dan banyak pengguna memulai setiap pagi dengan minuman tersebut.

Kalau kamu laktosa intoleran, bisa mengganti mentega dengan ghee. Untuk para vegan, bisa menambahkan satu sendok InnerFeul ke bulletproof coffee. Itu merupakan campuran serat prebiotik yang dirancang untuk menyehatkan usus.

bulletproof coffee
Mentega dari sapi yang diberi makan rumput meleleh di atas kopi panas. (123RF/yasuhiroamano)

Selain tiga bahan utama tadi, bulletproof coffee bisa kamu tambahkan dengan perasa dan pemanis untuk meningkatkan rasanya secara keseluruhan. Namun, Gonzalez memperingatkan ada bahan yang tidak boleh ditambahkan, seperti minyak goreng, susu alternatif yang telah ditambahkan pemanis, margarin, dan pemanis buatan. Jangan khawatir jika kamu menyukai kopi manis, cukup tambahkan pemanis yang disetujui seperti ekstrak buah stevia dan biksu.

Seperti rezim kesehatan lainnya, kopi antipeluru tidak cocok untuk semua orang. Gonzalez mencatat, terutama ibu hamil atau menyusui harus berbicara dengan dokter umum mereka tentang asupan kafein dan suplemen sebelum menambahkan kopi keto ke dalam daftar menu sarapan.(aru)

#Kesehatan #Kopi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Berita Foto
Roemah Koffie Bawa Aroma Kopi Nusantara ke Trade Expo Indonesia 2026
Pengunjung mencicipi segelas kopi di Booth Roemah Koffie di Gelaran Trade Expo Indonesia 2026, ICE BSD, Tangerang, Banten, Sabtu (17/10/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 17 Oktober 2026
Roemah Koffie Bawa Aroma Kopi Nusantara ke Trade Expo Indonesia 2026
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Indonesia
Café & Brasserie Expo 2026 di NICE PIK 2: Ajang Terbesar untuk Pelaku dan Pencinta Industri Kopi
Kunjungi Café & Brasserie Expo (CBE) 2026 pada 9-11 Oktober 2026 di NICE PIK 2. Temukan pameran kopi, pelatihan barista, peluang bisnis kafe, dan promo spesial BCA.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
Café & Brasserie Expo 2026 di NICE PIK 2: Ajang Terbesar untuk Pelaku dan Pencinta Industri Kopi
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Bagikan