Merahputih.com - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung merespons kabar adanya lonjakan pasien COVID-19 hingga melebihi kapasitas ruangan. Kabar itu tersebar lewat pesan berantai yang di tengah-tengah masyarakat. Bahkan, dalam pesan itu, disebutkan bahwa terjadi antrean pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit pusat rujukan COVID-19 tersebut.
Plh. Direktur Medik, Keperawatan dan Penunjang RSHS dr. Yana Akhmad, Sp.PD-KP mengatakan, memang jumlah pasien COVID-19 RSHS mengalami peningkatan.
Baca Juga:
Ratusan Nakes Terpapar Corona, Dinkes Jateng Kirim 120 Nakes dari Luar Kudus
“Namun suasana tidak segenting seperti informasi yang baru-baru ini beredar. Kondisi masih terkendali dan seluruh pasien dapat dilayani,” kata Yana Akhmad, dalam klarifikasi resminya, Rabu (9/6).
Yana Akhmad mengatakan bahwa peningkatan pasien COVID-19 di RSHS tidak terjadi secara drastis dalam waktu yang singkat, melainkan sedikit demi sedikit. Hal ini terlihat sejak pertengahan Mei 2021.
Ia juga menegaskan bahwa tidak benar RSHS mengalami kelebihan kapasitas. “Kapasitas Gedung Kemuning (ruang rawat inap khusus COVID-19) sampai saat ini masih tersedia,” tandasnya.
Baca Juga:
Ma'ruf Amin: COVID-19 Sudah Mulai Naik Lagi
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak panik namun tetap waspada dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, tidak keluar rumah jika tidak terlalu penting, dan selalu menjaga kebersihan serta kesehatan lingkungan.
RSHS juga menyampaikan tingkat keterisian ranjang atau ruang isolasi (Bed Occupancy Rate/BOR) untuk pasien COVID-19 per Rabu 9 Juni 2021 sebesar 54,46 persen, bukan kelebihan kapasitas seperti yang disampaikan pesan tersebut. (Imanha/Jawa Barat)