Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

DPR Minta Kepolisian Bergerak Cepat Redam Konflik usai Bentrokan di Menteng

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
DPR Minta Kepolisian Bergerak Cepat Redam Konflik usai Bentrokan di Menteng

Bentrokan di Matraman. (Foto: dok. media sosial)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bentrokan antarwarga yang terjadi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, hingga merenggut korban jiwa mendapat perhatian Anggota Komisi III DPR RI Hasbiallah Ilyas.

Ia meminta kepolisian segera memperkuat pengamanan agar situasi tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan.

Menurut Hasbi, langkah antisipatif perlu segera dilakukan untuk menutup peluang munculnya aksi balasan yang berpotensi memperburuk kondisi keamanan di tengah masyarakat.

Baca juga:

Kronologi Saling Serang Dua Kelompok di Menteng, Berawal dari Warung Nasi Uduk

Penguatan Kamtibmas Dinilai Jadi Kunci

Hasbi menegaskan, Selasa (28/7), penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi langkah penting untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Konflik horizontal ini harus segera diredam agar tidak semakin meluas dan menimbulkan korban jiwa maupun kerugian yang lebih besar. Kami meminta aparat kepolisian memperkuat kamtibmas, terutama di wilayah-wilayah yang berpotensi terjadi aksi balasan,

Anggota Komisi III DPR RI, Hasbiallah Ilyas.

Ia menilai bentrokan antarkelompok yang tidak segera ditangani dapat memunculkan dampak berantai, mulai dari meningkatnya keresahan masyarakat hingga terganggunya aktivitas ekonomi dan pelayanan publik.

Baca juga:

Siswa Sekolah Dekat Lokasi Bentrokan Menteng Terpaksa Belajar dari Rumah

Karena itu, Hasbi meminta kepolisian meningkatkan intensitas patroli di titik-titik yang dinilai rawan, sekaligus mengoptimalkan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.

Selain penegakan hukum, ia juga mendorong pendekatan yang melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda untuk membantu meredam ketegangan.

Imbau Masyarakat Tak Terpancing Isu di Media Sosial

Hasbi turut mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing isu-isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya, terutama yang beredar melalui media sosial.

Menurutnya, penyelesaian persoalan harus ditempuh melalui jalur hukum dan dialog, bukan dengan aksi balasan yang justru berpotensi memperkeruh keadaan.

Ia pun mengajak seluruh pihak menjaga situasi tetap kondusif serta memberikan ruang kepada aparat penegak hukum untuk menuntaskan penanganan kasus tersebut sesuai ketentuan yang berlaku. (Knu)

#Bentrok Antarwarga #Menteng #Tawuran #Komisi III DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Minta Kepolisian Bergerak Cepat Redam Konflik usai Bentrokan di Menteng
Anggota Komisi III DPR RI meminta kepolisian memperkuat kamtibmas, meningkatkan patroli, dan mencegah aksi balasan usai bentrokan antarwarga di Menteng.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
DPR Minta Kepolisian Bergerak Cepat Redam Konflik usai Bentrokan di Menteng
Indonesia
Pramono Anung Minta Warga Tak Terprovokasi, Bentrokan Matraman Jangan Dibawa ke Isu Suku
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bentrokan di Matraman tidak boleh dikaitkan dengan isu suku atau etnis.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
Pramono Anung Minta Warga Tak Terprovokasi, Bentrokan Matraman Jangan Dibawa ke Isu Suku
Indonesia
DPR Serap Aspirasi Daerah untuk RUU Perampasan Aset, Habiburokhman: Saatnya Follow the Money
Komisi III DPR menyerap aspirasi daerah untuk RUU Perampasan Aset. Kini, DPR memilih pendekatan Follow the Money.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
DPR Serap Aspirasi Daerah untuk RUU Perampasan Aset, Habiburokhman: Saatnya Follow the Money
Indonesia
Bentrok Warga 1 Tewas di Matraman, DPR Minta Polisi Waspadai Aksi Balasan
Konflik horizontal yang tidak segera ditangani berpotensi memicu aksi balas dendam, mengganggu aktivitas masyarakat, merusak rasa aman warga, hingga menimbulkan kerugian ekonomi.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Bentrok Warga 1 Tewas di Matraman, DPR Minta Polisi Waspadai Aksi Balasan
Indonesia
Bentrokan di Matraman, Gubernur Pramono Dukung Proses Hukum hingga Tuntas
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan seluruh jajaran untuk segera berkoordinasi dengan aparat keamanan dan tokoh masyarakat guna menjaga situasi tetap kondusif.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Bentrokan di Matraman, Gubernur Pramono Dukung Proses Hukum hingga Tuntas
Indonesia
Siswa Sekolah Dekat Lokasi Bentrokan Menteng Terpaksa Belajar dari Rumah
MI Raudlotul Athfal Karisma di Menteng terapkan PJJ pasca bentrokan Jalan Tambak. Camat Menteng pastikan keamanan dipantau, warga diminta tidak terprovokasi. Satu korban tewas, satu kritis di RSCM.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Siswa Sekolah Dekat Lokasi Bentrokan Menteng Terpaksa Belajar dari Rumah
Indonesia
Polda Tetapkan 7 Tersangka Bentrok Berdarah di Matraman dan Jalan Tambak
Polda Metro Jaya tetapkan 7 tersangka bentrok Matraman dan Jalan Tambak. 4 tersangka kasus perusakan, 3 tersangka kasus pengeroyokan. Satu korban tewas, satu luka dirawat di RSCM.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Polda Tetapkan 7 Tersangka Bentrok Berdarah di Matraman dan Jalan Tambak
Indonesia
Bentrok Berdarah di Matraman, DPRD Suruh Pemprov Cek Satgas Jaga Jakarta di Sana Aktif Tidak
DPRD DKI Jakarta soroti bentrok berdarah di Matraman. Anggota Komisi A PSI Kevin Wu minta Pemprov perkuat Satgas Jaga Jakarta dan FKDM untuk cegah konflik sosial.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Bentrok Berdarah di Matraman, DPRD Suruh Pemprov Cek Satgas Jaga Jakarta di Sana Aktif Tidak
Indonesia
Kronologi Saling Serang Dua Kelompok di Menteng, Berawal dari Warung Nasi Uduk
Salah satu kelompok warga mendatangi tempat jualan sarapan, namun merasa kecewa akibat tidak mendapatkan pelayanan secara baik
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Kronologi Saling Serang Dua Kelompok di Menteng, Berawal dari Warung Nasi Uduk
Indonesia
Ketua Komisi III DPR Minta JAM-Pidsus Baru Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Menurut Habiburokhman, kasus yang menyeret mantan JAM-Pidsus bukan sekadar perkara hukum biasa.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Ketua Komisi III DPR Minta JAM-Pidsus Baru Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Bagikan