Gubernur NTT Minta Perbankan Serius Bangun Ekonomi Masyarakat

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 28 April 2021
Gubernur NTT Minta Perbankan Serius Bangun Ekonomi Masyarakat

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat menerima audiensi dari pimpinan dan jajaran Bank Mandiri Kupang. (ANTARA/HO-Biro Humas Setda Provinsi NTT)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat meminta pelaku industri perbankan agar serius membangun perekonomian NTT, salah satunya dengan membantu mengembangkan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

"Perbankan jangan hanya cari nasabah di NTT tapi juga turut membangun ekonomi NTT. Saya ingin perbankan serius bangun ekonomi masyarakat NTT, khususnya usaha kecil dan menengah," katanya saat menerima audiensi Kepala Area Bank Mandiri Kupang Wido Wibowo beserta jajaran di Kupang, Selasa (28/4).

Sektor perbankan dengan pengetahuan bisnis dan pemasaran yang luas, diharapkan dapat dilakukan transfer pengetahuan melalui berbagai pelatihan untuk meningkatkan kualitas produk usaha kecil dan menengah di NTT.

Baca Juga:

Tentara Perbatasan Dikerahkan Buka Dapur Umum di Malaka NTT

NTT, kata dia merupakan daerah kaya dengan komoditas unggulan terbaik berkelas dunia. Tahun 2018, kopi Manggarai dinobatkan sebagai sebagai salah satu kopi terbaik dunia di ajang AVPA Gournet Product di Paris.

Coklat Gaura Sumba juga meraih penghargaan sebagai salah satu coklat terbaik di dunia tahun 2019 saat ikut pameran coklat di Paris, serta masih banyak potensi unggulan lainnya seperti kelor, gula merah, madu dan sebagainya.

Persoalannya, hotel-hotel di NTT disuguhi kopi dan gula saset dari luar. Di sisi lain, NTT memiliki kopi terbaik dan gula merah dengan kualitas tinggi, tapi belum disediakan dalam bentuk saset.

"Di sinilah peran perbankan dan BUMN untuk bisa memberikan pendampingan dan pelatihan bagi pengembangan pengemasan produk-produk masyarakat agar punya nilai tambah, juga membantu pemasarannya," kata gubernur didampingi wakilnya Josef Nae Soi, seperti dikutip Antara.

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (ANTARA/ Benny Jahang)
Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (ANTARA/ Benny Jahang)


Viktor mengatakan, sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, Bank Mandiri tentu punya pengetahuan tentang bisnis dan pemasaran yang memadai.

Selain itu juga, perbankan memiliki jaringan yang cukup kuat sehingga ia meminta agar ada transfer pengetahuan dengan masyararakat NTT dalam bentuk pelatihan dan pendampingan.

"Kalau kalangan perbankan, LSM dan pemerintah daerah jalan bersama untuk membentuk konektivitas dalam rangka pengembangan ekonomi rumah tangga, maka NTT akan berkembang pesat," katanya.

Baca Juga:

Korban Tewas Bencana Alam NTT 179 Jiwa, 45 Orang Masih Hilang

Ia juga mempersilakan pihak perbankan membangun kemitraan dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah untuk peningkatan kualitas produk usaha kecil dan menengah di NTT.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Viktor juga mengapresiasi segala sumbangan dan bantuan yang diberikan Bank Mandiri dan bank-bank lain bagi masyarakat NTT yang terdampak bencana alam. (*)

Baca Juga:

KRI Ahmad Yani 351 DIkerahkan Kirim Bantuan Kemanusiaan di NTT

#Victor Laiskodat #NTT
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Sindikat Internasional Penyelundupan Komodo dari NTT ke Thailand Terbongkar
Hasil pengembangan dari kasus pencurian Komodo yang terjadi pada 2025
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Sindikat Internasional Penyelundupan Komodo dari NTT ke Thailand Terbongkar
Indonesia
Tragedi Siswa SD di NTT,  Pendidikan Kawasan 3T Harus Jadi Prioritas Nasional
Kasus YBR sebagai bukti rapuhnya perlindungan negara terhadap anak-anak di pelosok kawasan 3 T yang perlunya penanganan khusus dan darurat.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Tragedi Siswa SD di NTT,  Pendidikan Kawasan 3T Harus Jadi Prioritas Nasional
Indonesia
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Psikolog Mira Pane menilai surat YBR bukan hanya pesan pribadi, melainkan simbol penderitaan anak-anak Indonesia yang kehilangan harapan akibat kemiskinan.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Lainnya
Bocah SD NTT Bunuh Diri, Mensesneg Prasetyo Hadi 'Warning' Aparat Desa
Mensesneg mengaku telah berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti untuk merumuskan langkah preventif.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 Februari 2026
Bocah SD NTT Bunuh Diri, Mensesneg Prasetyo Hadi 'Warning' Aparat Desa
Indonesia
Siswa SD Tak Mampu Beli Buku Bunuh Diri, Ketua DPR: Biaya Pendidikan Bukan Cuma Sekolah Gratis
Ketidakmampuan orang tua memenuhi kebutuhan dasar pendidikan anak merupakan teguran bagi negara.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Siswa SD Tak Mampu Beli Buku Bunuh Diri, Ketua DPR: Biaya Pendidikan Bukan Cuma Sekolah Gratis
Indonesia
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Polda NTT menangani kasus bunuh diri siswa kelas IV SD di Kabupaten Ngada. Kapolda NTT mengirim tim konselor untuk mendampingi keluarga korban.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Indonesia
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Berdasarkan Data BPS, angka kemiskinan ekstrem di NTT masih tinggi, mencapai lebih dari 14 persen pada 2025, jauh di atas rata-rata nasional sekitar 9,4 persen.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Indonesia
Bocah SD Tidak Bisa Beli Buku Bunuh Diri Alarm Hilangnya Tanggung Jawab Sosial
Kasus bunuh diri siswa SD berinisial YBS (10) di Kabupaten Ngada, NTT, yang diduga dipicu karena tidak mampu membeli buku dan alat tulis menjadi sorotan
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Bocah SD Tidak Bisa Beli Buku Bunuh Diri Alarm Hilangnya Tanggung Jawab Sosial
Olahraga
Pemprov NTB dan NTT Nyatakan Kesiapan Gelar PON XXII 2028
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028.
Frengky Aruan - Kamis, 29 Januari 2026
Pemprov NTB dan NTT Nyatakan Kesiapan Gelar PON XXII 2028
Indonesia
2 Bibit Siklon Terpantau di Sekitar NTT, Bawa Potensi Hujan Ringan hingga Lebat
Dalam 24-72 jam, bibit siklon tropis 93S memiliki peluang sedang hingga tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis, sedangkan bibit siklon tropis 95S masih berada dalam kategori peluang rendah.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Desember 2025
2 Bibit Siklon Terpantau di Sekitar NTT, Bawa Potensi Hujan Ringan hingga Lebat
Bagikan