Golkar Pilih Bupati Tangerang di Pilkada DKI 2024

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 05 Januari 2022
Golkar Pilih Bupati Tangerang di Pilkada DKI 2024

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. Foto: Humas Pemkab Tangerang

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - DPD Golkar DKI tak setuju dengan peryataan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik yang munculkan nama Airin Rachmi Diany sebagai calon Gubernur (Cagub) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2024 mendatang.

Sekretaris DPD Golkar DKI, Basri Baco menuturkan, pihaknya lebih memilih mendorong Ahmed Zaki Iskandar ketimbang mengusung Airin untuk ikut Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI. Mengingat juga Ahmed Zaki kini menjabat sebagai Ketua DPD Golkar DKI.

Baca Juga

Plt Kepala Daerah Jangan Asal Tunjuk

"Golkar DKI masih bulat akan mengusung atau mengajukan Ketua DPD Golkar DKI yang saat ini Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar," kata Baco di Jakarta, Rabu (5/1).

Partai berlambang pohon beringin itu sudah mantap untuk mencalonkan Ahmed Zaki maju dalam kontestasi estafet jabatan Anies Baswedan nanti.

"Ini sudah bulat dan belum ada wacana lain. Kalau ada pihak lain yang mau mengajukan siapa saja, ya bebas saja," jelasnya.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. Foto: Humas Pemkab Tangerang

Anggota Komisi A DPRD DKI ini menuturkan, bahwa Airin dinilai masih minim pengalaman dibandingkan dengan Ahmed Zaki. Meski Airin merupakan kader Golkar yang sudah dua periode menjabat sebagai Wali Kota Tangerang Selatan.

"Tidak ada waktu bagi Jakarta untuk punya gubernur yang tidak punya pengalaman dan Ketua Golkar DKI menurut hemat kami yang paling pas menggantikan pak Anies," paparnya.

Baca Juga

Partai Demokrat Tolak Perwira TNI-Polri Aktif jadi Plt Kepala Daerah

Berbagai program untuk mengenalkan sosok Ahmed Zaki kepada warga Jakarta pun kini sedang disusun Golkar. Menurutnya, dua tahun jelang Pilgub DKI dinilai sudah cukup bagi Golkar untuk memperkenalkan sosok Zaki.

"Waktunya masih panjang, program sosialisasi branding untuk Zaki kepada masyarakat Jakarta akan kami mulai Maret-April 2022," kata Baco.

Tak hanya itu, penjajakan dengan partai lain juga sudah mulai dilakukan Golkar DKI. Golkar akan menggandeng partai yang punya senyawa menghadirkan pasangan gubernur yang punya pengalaman.

"Jangan sampai DKI yang sudah bagus dipimpin pak Anies harus dipimpin yang tidak punya pengalaman. Nanti kemunduran lagi," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga

DPR Ingatkan 272 Plt Kepala Daerah Tidak Boleh Terlibat Politik Praktis

#Pilkada Dki #Pilkada 2024 #Pemilu #Pilpres #Ahmed Zaki Iskandar
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Partai harus melakukan kaderisasi politik perempuan yang serius dan berkelanjutan
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Indonesia
Komisi II DPR Nilai Putusan MK Jadi Perlindungan Hak Politik Perempuan
MK memutuskan ketentuan keterwakilan perempuan paling sedikit 30 persen dalam pencalonan anggota DPR dan DPRD bersifat wajib dipenuhi partai politik.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Komisi II DPR Nilai Putusan MK Jadi Perlindungan Hak Politik Perempuan
Indonesia
Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, PAN: Perlu Revisi UU dan Sistem Pengawasan Ketat
PAN angkat bicara soal pembatasan uang tunai di Pemilu. Hal itu dinilai membutuhkan revisi UU dan sistem pengawasan.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, PAN: Perlu Revisi UU dan Sistem Pengawasan Ketat
Indonesia
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
KPK mengusulkan klausul kaderisasi dalam pencalonan presiden hingga kepala daerah. Langkah ini dinilai penting untuk mencetak pemimpin berkualitas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
Indonesia
KPK Bongkar Celah Korupsi di Parpol, Soroti soal Mahar hingga Biaya Pemilu
KPK mengungkap akar korupsi politik berasal dari internal partai. Soroti mahar politik, biaya Pemilu tinggi, hingga lemahnya transparansi keuangan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
KPK Bongkar Celah Korupsi di Parpol, Soroti soal Mahar hingga Biaya Pemilu
Indonesia
Pemerintah Tunggu Draf RUU Pemilu Dirampungkan DPR, Ingin Semakin Cepat Dibahas
Apabila RUU Pemilu semakin cepat dibahas lantaran idealnya RUU tersebut sudah selesai pada 2 tahun dan 6 bulan masa pemerintahan saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Pemerintah Tunggu Draf RUU Pemilu Dirampungkan DPR, Ingin Semakin Cepat Dibahas
Indonesia
Dasco Sebut DPR Tidak Buru Buru Bahas RUU Pemilu
Meski tahapan untuk Pemilu 2029 semakin dekat, tahapan-tahapan itu masih bisa berjalan dengan menggunakan Undang-Undang Pemilu yang lama.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Dasco Sebut DPR Tidak Buru Buru Bahas RUU Pemilu
Indonesia
Ketua DPR Ajak Ketum Partai Politik Bicarakan RUU Pemilu
Hal terpenting dalam proses revisi undang-undang krusial itu adalah memastikan pemilu berjalan sesuai amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 April 2026
Ketua DPR Ajak Ketum Partai Politik Bicarakan RUU Pemilu
Indonesia
Wakil Ketua Baleg DPR Dorong Revisi UU Pemilu Segera Dibahas
DPR tak boleh terus menunda pembahasan karena tahapan pemilu semakin dekat.
Dwi Astarini - Kamis, 16 April 2026
Wakil Ketua Baleg DPR Dorong Revisi UU Pemilu Segera Dibahas
Bagikan