Gibran Tunjukan Ijazah Asli Miliknya, Sebut Tudingan sebagai Hal Lucu
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menunjukan ijazah S1 dari University of Bradford, Senin (20/11). (MP/Ismail)
MerahPutih.com - Wali Kota Surakarta sekaligus calon wakil presiden usungan Koalisi Indonesia Maju (KIM) Gibran Rakabuming Raka membantah tudingan ijazah palsu dari beberapa pihak.
Bahkan, ia membawa ijazah S1 dari University of Bradford dan ditunjukan pada awak media di Balai Kota, Senin (20/11).
Baca Juga:
Gibran Hadiri Deklarasi Dukungan dari Perangkat Desa Bersatu
MerahPutih.com berkesempatan melihat langsung ijazah tersebut, jenis ijazah yang ditunjukan Gibran bidang Bachelor of Science itu dengan bidang studi Marketing.
Gibran juga membawa Surat Keputusan Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi tentang Hasil Penilaian Kesetaraan Ijazah Lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri atas Nama Gibran Rakabuming Raka.
Putra sulung Presiden Jokowi ini menegaskan alasan membawa ijazah ini supaya selesai.
“Ini tujuan saya tunjukkan ijazah ini pada media supaya persoalan mengenai ijazah bisa cepat selesai,” ujar Gibran, Senin (20/11).
Baca Juga:
ASN Boyolali Ngaku Ditekan Buat Dukung Ganjar, Gibran: Laporkan
Apabila benar ijazahnya palsu, kata dia, maka sudah dipermasalahkan sejak awal sebelum pendaftaran ke KPU. Dia menyebut ini upaya black campaign.
“Ya itu upaya black campaign. Tapi saya merasa tidak dirugikan. Saya bawa (ijazah) ini untuk lucu-lucuan saja,” tegas dia.
Gibran mengaku kerap mendapatkan serangan dari sejumlah warganet mengenai ijazah palsu, termasuk yang mengarah ke bapaknya yang merupakan Presiden Jokowi. Namun, Gibran tidak mempersoalkan tuduhan itu.
“Saya tidak melapor balik. Saiki usume (sekarang marak) lulusan SMK, padahal bagus SMK. Sekarang sudah jelas ijazah saya yang asli,” tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca Juga:
Bagikan
Mula Akmal
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA] : Setelah Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Terjerat Narkotika
Rocky Gerung Hingga Profesor Pencetus UU ITE Bakal Diseret ke Pusaran Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dapat SP3 dari Polda Metro Jaya, Roy Suryo Langsung Curiga
Damai Hari Lubis Klaim Status Tersangkanya dalam Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Dihentikan, Tak Lama Setelah Pertemuan di Solo
[HOAKS atau FAKTA]: Hakim PN Surakarta Pastikan Ijazah Jokowi Palsu
Kasus Ijazah Palsu Jokowi Masuki Babak Baru, Berkas Roy Suryo Cs Dilimpahkan ke Kejaksaan
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan