Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie. Foto: MerahPutih/Ismail
MerahPutih.com - Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, merespons pertemuan Presiden ke-7 RI, Jokowi, bersama dua orang tersangka kasus ujaran kebencian ijazah palsu, yakni Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis di Solo, Kamis (8/1).
Ia menyebutkan, jika ada orang yang meminta maaf, maka pihaknya memberikan dukungan. Namun, proses hukum harus tetap berjalan.
“Kalau di kehidupan sesama, ada orang meminta maaf tentu kita terima. Masak tidak kita terima. Tetapi kalau ada pelanggaran hukum saya pikir itu masalah yang tetap harus diperhatikan (hukum tetap jalan),” ujar Grace usai bertemu Jokowi, Jumat (9/1).
Grace juga mengungkapkan, proses hukum dilanjutkan supaya agar orang tidak berlebihan berpendapat. Menurutnya, kebebasan berpendapat dilindungi di negara ini, tetapi juga harus ada batasnya.
Baca juga:
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
“Harus tetap diproses hukum, bukan soal Jokowi saja, agar orang itu tidak berlebihan. Kita itu bebas berpendapat, tetapi kebebasan kita tidak tanpa batas,” katanya.
Ia juga menegaskan dalam berpendapat tidak mencederai kebebasan orang lain. Grace pun berharap, masalah hukum segera ada kepastian.
“Ini bukan untuk Jokowi saja, tapi semua orang Indonesia agar tidak semena-mena karena bisa mencederai orang lain,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, ajudan Jokowi, Kompol Syarif M. Fitriansyah, membenarkan adanya kedatangan Eggi Sudjana di Solo.
Baca juga:
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Diketahui, Eggi ditetapkan sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik dan ujaran kebencian dalam kasus ijazah palsu Jokowi.
Berdasarkan informasi, Eggi datang bersama Damai Hari Lubis (tersangka ijazah palsu), yang didampingi Darmizal (Relawan ReJo) dan Rakhmad (Relawan ReJo).
“Benar bahwa Bapak Joko Widodo menerima kedatangan Saudara Eggi Sudjana dan pihak terkait di kediaman Sumber,” ujar Syarif melalui pesan singkat aplikasi, Kamis (8/1). (Ismail/Jawa Tengah)
Bagikan
Soffi Amira
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Hakim PN Surakarta Pastikan Ijazah Jokowi Palsu
Plafon Rusak dan Rawan Ambruk, DPRD DKI Soroti Bangunan Pasar Sunan Giri Jaktim
Kasus Ijazah Palsu Jokowi Masuki Babak Baru, Berkas Roy Suryo Cs Dilimpahkan ke Kejaksaan
Tiang Monorel Rasuna Said Mau Dibongkar, Dewan PSI Pertanyakan APBD dan Prosedur
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta
Rakorwil PSI Jateng, Kaesang Tekad Jateng Menang Telak di Kandang Gajah
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro