"Festival Banjir Kanal Barat" Angkat Sungai Pengendali Banjir Jadi Ikon Wisata

 Irene Gianov Irene Gianov - Jumat, 19 Mei 2017

Sebanyak 4.700 lampion diterbangkan, menandai pembukaan Festival Banjir Kanal Barat 2017 (Foto: ANTARA/Aditya Pradana Putra)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Rayakan HUT ke-470, pemerintah Kota Semarang mengadakan berbagai acara untuk menjamu warganya. Salah satunya Semarang Great Sale, ajang diskon bagi pencinta belanja di Semarang, yang berakhir Minggu (7/5). Sebelumnya, Sabtu (6/5), ada pula Semarang Night Carnival.

Masih dalam rangkaian hari jadi Semarang tersebut, Kamis (18/5) - Sabtu (20/5) diadakan Festival Banjir Kanal Barat yang ketujuh. Sebagai pembukaannya, 4.700 lampion diterbangkan secara serentak pada pukul 22.00. Lampion yang diterbangkan ini mengandung filosofi usia Semarang yang semakin matang dan masyarakatnya yang kian sejahtera.

Selain penerbangan lampion, ada pula sejumlah acara menarik lainnya di dalam Festival Banjir Kanal Barat ini. Di antaranya, Festival Perahu Hias, Tari Sinergi Budaya, Gamelan Pelangi, Fire Dance, dan Street Art Festival. Tak ketinggalan, spot untuk berfoto ria, yaitu di stan lampion kapal.

Festival perahu hias yang diadakan di kawasan Kanal Banjir Barat (Foto: ANTARA/Aditya Pradana Putra)

Pada Festival Perahu Hias Kamis kemarin, belasan kapal hias berlayar di sepanjang kanal. Kapal-kapal indah ini juga menjadi ajang mengampanyekan pelestarian lingkungan, dengan desain sedemikian rupa. Sementara hari ini, Jumat (19/5) malam, akan dihadirkan konser musik dangdut dari Uut Selly, diiringi orkestra musik Shakuntala. Lookman dan Jawaica akan tampil esoknya, Sabtu (20/5), pukul 19.00.

Untuk mengantisipasi kemacetan jalanan, pemerintah telah bekerja sama dengan Satlantas Polrestabes Semarang. Beberapa ruas jalan ditutup dari Rabu siang sampai Minggu pukul 00.00. Tak lupa, beberapa titik parkir disediakan agar pengunjung bisa menikmati suguhan dengan nyaman.

Bagi Sahabat MerahPutih yang berdomisili di daerah Semarang, silakan mampir ke Festival Banjir Kanal Barat 2017 di Sungai Banjir Kanal Barat (West Bandjir Kanal), Jalan Bojong Salaman, Semarang. Dengan tema "Pesona Lampion dan Pameran Bangga Semarang", event ini dibuka pukul 12.00 sampai 21.00.

Menengok ke belakang, Banjir Kanal Barat ini merupakan sebuah kanal yang didirikan pemerintah kolonial Belanda tahun 1901, yang berfungsi sebagai pengendali banjir di daerah Semarang. Bersama kanal lainnya, yaitu Banjir Kanal Timur (Oost Bandjir Kanal), luapan air dari wilayah Semarang atas akan dialirkan menuju laut.

Sungai Banjir Kanal Barat dipercantik kembali tahun 2009 dan menjadi salah satu ikon Kota Semarang. Melalui acara tahunan ini, Sungai Banjir Kanal Barat diharapkan bisa menjadi tempat wisata, selain fungsi utamanya untuk mencegah banjir.

Baca juga artikel lainnya tentang tentang kebudayaan di Jawa Tengah berikut ini: Nyadran, Tradisi Bakti Pada Leluhur Jelang Ramadan.

#Kota Semarang #Wisata Semarang #Festival #Jawa Tengah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Gibran Minta Maaf atas Dugaan Keracunan MBG di Batang, 34 Pasien Masih Dirawat
Wapres Gibran meminta maaf atas dugaan keracunan MBG di Batang. Sebanyak 700 siswa terdampak dan 34 masih dirawat, investigasi berlangsung.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Gibran Minta Maaf atas Dugaan Keracunan MBG di Batang, 34 Pasien Masih Dirawat
Indonesia
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
BGN memberikan suspend berat kepada SPPG Batang Bawang Bawang setelah 219 penerima MBG mengalami gangguan kesehatan dan ditemukan pelanggaran SOP.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
Indonesia
Pemprov Jateng Targetkan Kemiskinan Turun Menjadi 8,70 Persen Akhir 2026
Salah satu upaya untuk menurunkan kemiskinan yakni dengan terus mengurangi ketimpangan antara jumlah kebutuhan rumah dan ketersediaan hunian.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Pemprov Jateng Targetkan Kemiskinan Turun Menjadi 8,70 Persen Akhir 2026
Tradisi
Bukan Lagi 23 September! Hari Jadi Kota Kudus Geser ke 23 Agustus Mulai 2027
Hari Jadi Kabupaten Kudus resmi digeser dari 23 September ke 23 Agustus mulai tahun 2027 berdasarkan kajian ilmiah Prasasti Masjid Menara Kudus.
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
Bukan Lagi 23 September! Hari Jadi Kota Kudus Geser ke 23 Agustus Mulai 2027
Indonesia
Kebakaran Hutan, Jalur Pendakian Gunung Lawu Ditutup
Penutupan dilakukan berdasarkan hasil pemantauan kondisi di lapangan yang masih cukup rawan.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Kebakaran Hutan, Jalur Pendakian Gunung Lawu Ditutup
Indonesia
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Warga terancam kena gusur akibat perluasan Stasiun Solo Jebres.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Indonesia
Simbang Kulon Night Karnaval Pekalongan Dihujat, Disebut Tampilkan Praktikkan Ritual Satanik
Bukan hanya visual kostum yang tidak biasa, di sana juga diduga ada aktivitas penyembelihan hewan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Simbang Kulon Night Karnaval Pekalongan Dihujat, Disebut Tampilkan Praktikkan Ritual Satanik
Indonesiaku
Mereren Fest 2026 Hidupkan Kembali Tradisi Lokal Pererenan dengan Cara Kekinian
Mereren Fest 2026 di Pererenan, Bali, menghidupkan kembali tradisi lokal lewat festival layangan, musik, kreativitas, dan kolaborasi komunitas.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Mereren Fest 2026 Hidupkan Kembali Tradisi Lokal Pererenan dengan Cara Kekinian
Indonesia
KA Majapahit Tertemper Pikap, Mobil Ambyar dan Ringsek
Mobil mogok di perlintasan sebidang resmi tak terjaga JPL 155 Km 94+740 petak jalan Kalioso-Salem, Senin (7/9) pukul 23.39 WIB.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
KA Majapahit Tertemper Pikap, Mobil Ambyar dan Ringsek
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pulau Menjangan Kecil di Karimunjawa Dijual Rp 500 Miliar
Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan informasi mengenai penjualan Pulau Menjangan Kecil tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pulau Menjangan Kecil di Karimunjawa Dijual Rp 500 Miliar
Bagikan