Elite Gerindra Duga Ketum PPP Romi Sudah Lama Jadi Target KPK
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy. (Instagram/@romahurmuziy)
MerahPutih.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono, menyatakan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy diduga sudah lama menjadi target Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi ini meyakini operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Romi tidak berkaitan dengan proses Pemilu 2019.
“Bisa jadi yang bersangkutan (Rommy) memang sudah lama jadi target KPK sehingga sebenarnya tidak mengkaji masalah waktunya kemudian dekat hari H (Pemilu 2019) atau tidak,” kata Ferry di kawasan TMII, Jakarta Timur, Jumat (15/3).
Ketika disinggung OTT terhadap Romi berimbas pada Pileg dan Pilpres 2019, Caleg DPR RI Dapil Jawa Tengah IV ini enggan berkomentar lebih jauh terkait.
“Saya rasa saya nggak mau menanggapi itu untuk kemudian mengambil manfaat. BPN Prabowo-Sandi tidak akan mengambil manfaat dari musibah yang diterima oleh seseorang," ujar Ferry.
Eks aktivis yang pernah mendekam di penjara dan menjadi tahanan politik karena memimpin aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM saat pemerintahan SBY ini menyerahkan kasus tersebut kepada KPK.
"Kita harus menghormati proses hukum yang sedang dilakukan oleh KPK dalam rangka memberantas korupsi,” ucap Ferry.
Lebih lanjut Ferry mengapresiasi kinerja lembaga yang dipimpin Agus Rahardjo cs. Sebab, KPK tak pandang bulu menangkap ketua umum parpol pendukung pemerintah.
“Oleh karena itu kita mengapresiasi kerja KPK yang kemudian membuktikan kepada masyarakat bahwa hukum itu juga bisa tajam ke atas,” pungkas Ferry.
Sebelumnya KPK menangkap Romi dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (15/3) pagi. Selain Romi, lembaga antirasuah juga mengamankan empat orang lainnya, termasuk pejabat Kementerian Agama. (Pon)
Baca Juga: Romahurmuziy dan Nama-Nama Ketua Umum Partai yang Kena OTT
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Pengamat Nilai Kesaksian Ahok Bongkar Borok Tata Kelola Pertamina 2013-2024, Kejaksaan Harus Tindaklanjuti
KPK Dalami Aktivitas Ridwan Kamil di Luar Negeri hingga Penukaran Mata Uang Asing Miliaran Rupiah
Dikaitkan Kasus Korupsi Kuota Haji, Jokowi: Kerja Menteri Pasti dari Kebijakan Presiden
Gus Yaqut Tepis Tudingan Bos Maktour soal Pembagian Kuota Haji Khusus
Penuhi Panggilan KPK, Gus Yaqut Jadi Saksi untuk Gus Alex di Kasus Kuota Haji
KPK Kembali Periksa Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
Korupsi Bongkar Muat Pelabuhan IKN Terbongkar, 2 TSK Rugikan Negara Rp 5 Miliar
KPK Didesak Segera Susun Strategi Pemberantasan Korupsi yang Lebih Sistematis
Ketua KPK: Modus OTT kini Menggunakan Pola Layering
Perkuat Asset Tracing, KPK Kembalikan Aset Korupsi Rp 1,53 Triliun ke Kas Negara