Duta Damai Diminta Ramaikan Konten Antikekerasan di Dunia Maya

Luhung SaptoLuhung Sapto - Kamis, 21 Juli 2016
Duta Damai Diminta Ramaikan Konten Antikekerasan di Dunia Maya

Mayjen TNI Abdul Rahman Kadir (Foto Dok BNPT)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar pelatihan Duta Damai Dunia Maya Yogyakarta 2016 di Hotel Alana, Yogyakarta, 19-21 Juli 2016. Pelatihan ini menghasilkan lima laman damai yang terintegrasi dengan portal damai BNPT dikelola oleh Pusat Media Damai (PMD) BNPT. 

“Setelah dilakukan pelatihan 3 hari dihasilkan lima laman damai kreasi anak-anak Yogyakarta. Laman ini akan bergabung dengan 5 laman damai hasil pelatihan di Medan, 5 laman damai hasil pelatihan di Makassar, dan 8 laman damai hasil pelatihan di Jakarta menjadi bagian dari Pusat Media Damai (PMD) dalam menggaungkan perdamaian dan antiterorisme melalui dunia maya,” ujar Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi BNPT Mayjen (TNI) Abdul Rahman Kadir saat menutup kegiatan, Kamis (21/7).

Adapun kelima laman damai dari Yogyakarta adalah www.satu.dutadamai.id, www.ayog.dutadamai.id, www.gabung.dutadamai.id, www.pojok.dutadamai.id, www.jihadis.dutadamai.id

Sedangkan PMD mini dari Medan adalah www.aksi.dutadamai.id, www.kreasi.dutadamai.id, www.generasi.dutadamai.id, www.kita.dutadamai.id, dan www.muda.dutadamai

Kemudian dari Makassar www.anu.dutadamai.id, www.mariki.dutadamai.id, www.celebes.dutadamai.id, www.kareba.dutatadamai.id, www.lontara.dutadamai.id. Dan Jakarta www.umat.dutadamai.id, www.gladiator.dutadamai.id, www.gema.dutadamai.id, www.redaksi.dutadamai.id, www.tunas.dutadamai.id, www.bunderan.dutadamai.id, www.ayo.dutadamai.id, www.gerakan.dutadamai.id.

Pelatihan Duta Damai Dunia Maya di Yogyakarta diikuti 60 peserta, yang terbagi dalam tiga kelompok yaitu IT (10 orang), DKV (20), dan Blogger (30). Selain dibekali pengetahuan membuat tulisan, meme, dan video, peserta juga dibekali motivasi oleh seniman Dik Doank dan mantan teroris Ali Fauzi Manzi. Mereka juga dibekali pengetahuan menggunakan media sosial yang efektif dari perwakilan Twitter Indonesia, Agung Yudha.

Mantan Sestama BNPT ini mengajak para duta damai bekerja keras menggaungkan perdamaian di dunia maya. Saat ini konten-konten negatif antikedamaian marak di dunia maya, terutama dari kelompok radikalis terorisme.

“Makanya kami mengajak generasi muda meramaikan dunia maya dengan konten kedamaian. Kalau tidak kita imbangi dan lawan dengan konten kedamaian, maka kelompok minoritas dengan konten negatif itu akan unggul. Intinya, ayo bekerja keras dan tidak tinggal diam menghadapi propaganda radikal terorisme di dunia maya,” tegas Mayjen Abdul Rahman Kadir. 

Tahun ini, lanjut Mayjen Abdul Rahman Kadir, Pelatihan Duta Damai Dunia Maya dilaksanakan di lima kota. Sebelum di Yogyakarta telah digelar tiga pelatihan di Medan, Makassar, dan Jakarta. Ia berharap tahun depan bisa menggelar kegiatan serupa di banyak kota lainnya. 

Sementara itu Kasubdit Pengawasan dan Kontra Propaganda BNPT Kolonel TNI Dadang Hendrayudha menambahkan duta damai dunia maya akan terhubung dengan grup messengers antara PMD dan duta damai untuk sharing informasi dan konten. Di samping itu komunikasi aktif akan terjalin demi untuk menggaungkan perdamaian melalui dunia maya.

“Harapannya kelima laman Yogyakarta ini bisa langsung eksis dan lebih kreatif dibandingkan rekan-rekan sebelumnya di Medan, Makassar, dan Jakarta,” ucap Dadang Hendrayudha.

BACA JUGA:

  1. PBNU Galang Kekuatan Umat Islam Lawan ISIS
  2. Idul Fitri Bukan Momen Mengumbar Kekerasan
  3. ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Penembakan di Orlando
  4. Terorisme Bertentangan dengan Hakekat Idul Fitri
  5. Ramadan Momentum Menyelamatkan Manusia dari Ancaman Terorisme
#Duta Damai Dunia Maya #Teroris #Terorisme #BNPT
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Kadensus 88 AT Polri mengungkap pola baru terorisme digital yang menyasar generasi muda melalui algoritma, komunitas virtual, dan kerentanan psikologis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Indonesia
Waspada! Paham Ekstremisme dan Terorisme Kini Menyebar Lewat Algoritma Digital
Wakapolri mengungkap pola baru terorisme dan ekstremisme yang kini berkembang melalui ruang digital. Polri juga menyoroti ratusan anak terpapar radikalisme di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Waspada! Paham Ekstremisme dan Terorisme Kini Menyebar Lewat Algoritma Digital
Indonesia
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Densus 88 Antiteror Polri masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kedelapan tersangka tersebut
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Indonesia
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
Presiden RI, Prabowo Subianto, meneken Perpres RAN PE. DPR pun mengapresiasi pencegahan terorisme.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
ShowBiz
Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Dituduh menyatakan kesetiaan kepada Islamic State, membuat bahan peledak, dan mencoba membeli senjata secara ilegal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
 Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Indonesia
Aturan Pelibatan TNI Dalam Penanganan Terorisme Belum Diputus, Masih Dirumuskan
untuk aspek penegakan hukum, peran Polri tetap menjadi yang utama. Sementara itu, pelibatan TNI akan disesuaikan dengan bentuk dan tingkat ancaman terorisme yang dihadapi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 10 Februari 2026
Aturan Pelibatan TNI Dalam Penanganan Terorisme Belum Diputus, Masih Dirumuskan
Dunia
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Nama-nama yang masuk dalam daftar tersebut mencakup komandan senior IRGC serta perwira tinggi kepolisian yang diduga bertanggung jawab atas tindakan kekerasan di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Indonesia
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
Rencana pelibatan TNI dalam penanggulangan terorisme tuai kritik. SETARA Institute menilai kebijakan tersebut bertentangan dengan supremasi sipil dan sistem peradilan pidana.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
Indonesia
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
BNPT mencatat sepanjang tahun 2025 terdapat sekitar 112 anak di 26 provinsi yang teridentifikasi terpapar paham radikalisme melalui ruang digital, baik melalui media sosial maupun gim daring.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
Indonesia
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah
70 anak di 19 provinsi kini terpapar konten kekerasan. Pemerintah pun akan menyiapkan aturan perlindungan di sekolah.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah
Bagikan