Parenting

Dukung Pertumbuhan Anak dengan Eksplorasi

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Sabtu, 10 Oktober 2020
Dukung Pertumbuhan Anak dengan Eksplorasi

Anak usia 4 tahun ke atas mulai bisa mengekspresikan dirinya (Foto: Pexels/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ORANG tua memiliki peranan penting dalam tumbuh kembang anak. Mereka harus tahu betul perkembangan anak di setiap fase usianya. "Dalam menemani anak bereksplorasi dan berekspresi, orang tua harus memahami apa saja yang terjadi di tiap tahapan tumbuh kembang anak," tutur Psikolog Anak, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi di acara Virtual Kickoff Cussons Bintang Kecil 9 Jumat (9/10).

Setelah memahami tiap tahapannya, orang tua juga harus mempersiapkan materi bermain dan stimulasi yang tepat untuk anak. Di usia 0-2 tahun, anak mengenal dengan pancaindera. Pada tahapan tersebut sensorik anak mulai berkembang. "Lakukan aktivitas yang merangsang sensoriknya seperti bermain rumput atau puzzle," saran Vera.

Baca juga:

Parents Jangan Cengeng, Didik Anak Agar Tidak Manja

Memasuki usia 2-4 tahun kemampuan paling menonjolnya yakni kemampuan bicaranya. Anak anak suka bercerita. "Biasanya mereka mulai bisa merangkai satu kalimat lengkap dimana satu kalimat terdiri dari dua kata," jelas Vera.

Dan di usia 4-8 tahun anak senang menciptakan sesuatu dengan peralatan di sekelilingnya. "Anak mulai suka mewarnai, bermain alat musik dan lain-lain. Cari tahu apa yang menjadi minatnya," ucap Vera.

Di usia 0-2 tahun anak mengenal dengan pancaindera. (Foto: Pexels/Gustavo Fring)

Sebagai bagian tak terpisahkan bagi tumbuh kembang anak, PZ Cussons Indonesia kembali menggelar ajang Cussons Bintang Kecil (CBK). Acara tersebut merupakan sebuah kegiatan aktivasi untuk bayi dan anak yang terbesar di Indonesia. Cussons Bintang Kecil tahun ini telah memasuki gelaran ke-9 kalinya, dengan mengusung tema Eksplorasi Dunianya.

Baca juga:

Semua Orang Sukses dan Bahagia Miliki Orang Tua Seperti Ini

CBK ke-9 ini merupakan sebuah sarana yang tepat untuk orang tua dalam memberikan ruang gerak anak untuk bereksplorasi sekaligus membuat anak tetap gembira, sesuai dengan usianya walaupun harus tetap #DiRumahAja.

CBK 9 terdiri atas tiga kategori yang sangat sesuai dengan masing-masing kelompok usia anak, yaitu Baby Category (0-<2 tahun), Toddler Category (2-4 tahun), dan Kids Category (4-8 tahun). Peserta dapat mendaftarkan diri dengan masuk ke situs www.cbk9.co.id serta mengisi data diri mereka secara lengkap.

Peserta yang sudah terdaftar dapat langsung mengunggah berbagai foto atau video unik saat si kecil aktif bereksplorasi sesuai dengan usianya.

Anak usia 4 tahun ke atas semang menciptakan sesuatu. (Foto: Istimewa)

"Konsep foto untuk baby category bisa berupa momen si kecil memegang mainan sensorik kesayangannya. Pada toddler category bisa momen saat anak sedang cerita atau menyanyi. Dan untuk kids category bisa berupa aktivitas si kecil mulai dari menggambar, main alat musik bahkan berkebun," urai Alifa Nisfiyani, Sr. Brand Manager Cussons Baby menjelaskan berbagai ide foto yang bisa dipilih para orang tua.

Cussons telah menyiapkan total hadiah senilai Rp 1 miliar untuk periode 9 Oktober 2020 hingga 9 Januari 2021 untuk para orang tua yang kreatif. Tidak hanya itu, Cussons juga akan memberikan serangkaian workshop untuk setiap tahapan usia si kecil, sehingga orang tua dapat mendukung anak untuk mengeksplorasi dunia dengan lebih optimal sesuai tahapan usia.

"Cussons selalu hadir untuk keluarga Indonesia serta berkomitmen kuat untuk senantiasa mendampingi proses tumbuh kembang si kecil," tukas Alifa. (avia)

Baca juga:

Hati-hati Terjebak Dalam Pola Asuh Hyper-Parenting

#Parenting #Anak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Regulasi penggunaan sosial media pada anak di Indonesia belum seketat negara maju lainnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Indonesia
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
BNPT mengungkap 620 anak usia 11-18 tahun terpapar kekerasan dan radikalisme. 6 anak di Jakarta diarahkan menjalani rehabilitasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Berita Foto
Jaring Bibit Padel Muda Lewat Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026
Sejumlah anak mengikuti pertandingan padel dalam ajang Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026 di Tangerang, Banten, Sabtu (29/8/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 29 Agustus 2026
Jaring Bibit Padel Muda Lewat Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Foto Essay
Peluh dan Semangat Anak Menteng Berlatih Tinju Melawan Keterbatasan
Gio dan Hamzah berlatih tinju dengan alat seadanya di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 19 Agustus 2026
Peluh dan Semangat Anak Menteng Berlatih Tinju Melawan Keterbatasan
Indonesia
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama. Jangan pernah menjadikan anak sebagai alat untuk memperoleh keuntungan ekonomi
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Indonesia
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
KPAI menyoroti dugaan keterlibatan anak dalam promosi vape di YouTube dan meminta aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
Lifestyle
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Masyarakat diharapkan lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang disampaikan key opinion leader (KOL) atau figur publik.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Bagikan