DPR Minta TNI Bina Ormas Eks Militer dan Penertiban Aset

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 02 Mei 2025
DPR Minta TNI Bina Ormas Eks Militer dan Penertiban Aset

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno. ANTARA/Boyke Ledy Watra/am

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Akbarshah Fikarno Laksono, menyoroti keberadaan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) yang dinilai menghambat iklim investasi dan pembangunan industri di Indonesia. Meskipun ormas-ormas ini memiliki akar sejarah dengan institusi militer seperti ABRI, aktivitas mereka saat ini perlu diarahkan agar lebih memberikan kontribusi positif.

Dave mengusulkan perlunya pembinaan yang lebih intensif dari TNI maupun Kementerian Pertahanan terhadap ormas-ormas tersebut.

"Tujuannya agar mereka bukan menjadi pengganggu pembangunan dan investasi, melainkan menjadi bagian dari pendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Dave dalam keterangannya, Jumat (2/5).

Baca juga:

Panglima TNI Mutasi Anak Try Sutrisno, Pengamat Militer: Semoga Bukan Politis

Pernyataan ini disampaikan saat Dave menghadiri Rapat Kerja Komisi I DPR RI dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Agus Subiyanto, serta Kepala Staf Angkatan Darat, Laut, dan Udara, di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Rabu (30/4) dengan agenda pembahasan isu-isu strategis.

Lebih lanjut, anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar ini juga menyinggung masalah aset-aset TNI yang secara administratif tercatat sebagai milik TNI, namun dalam praktiknya digunakan atau dikuasai oleh pihak lain. Ia menyatakan telah menerima banyak aspirasi dan keluhan masyarakat terkait hal ini.

Dave menekankan perlunya pengkajian ulang terhadap aset-aset TNI yang digunakan pihak luar, karena hal ini menyangkut legalitas kepemilikan dan pemanfaatannya. Ia mencontohkan aset yang tercatat di berbagai komando daerah militer (Kodam), komando distrik militer (Kodim), komando resort militer (Korem), hingga Markas Besar TNI.

Baca juga:

Candaan Prabowo di Perayaan Hari Buruh, tak akan Ganti Kapolri dan Panglima TNI

Dalam kesempatan yang sama, Dave juga menyampaikan pentingnya peningkatan peran dan anggaran TNI, termasuk dalam mendukung kerja sama pertahanan dengan negara lain. Ia menyoroti kesepakatan kerja sama antara Indonesia dan Turki, serta mendorong agar kerja sama tersebut melibatkan institusi pendidikan nasional.

“Kerja sama pengembangan pertahanan, seperti dengan Turki, akan lebih optimal jika melibatkan kampus-kampus dalam negeri seperti Universitas Pertahanan (Unhan). Dengan begitu, riset dan inovasi pertahanan nasional bisa semakin kuat dengan dukungan para ahli dalam negeri,” tambahnya.

Rapat Komisi I tersebut menjadi wadah evaluasi dan diskusi strategis antara DPR dan jajaran pertahanan dalam merespons perkembangan dinamika nasional dan regional.

#TNI #Ormas #Organisasi Masyarakat #DPR RI
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Komisi I DPR Minta Pemerintah Mainkan Peran Diplomasi Internasional, Cegah Perang Dunia III
Indonesia mesti memiliki posisi moral dan politik yang kuat sebagai negara nonblok dan pengusung perdamaian dunia.
Dwi Astarini - 7 menit lalu
Komisi I DPR Minta Pemerintah Mainkan Peran Diplomasi Internasional, Cegah Perang Dunia III
Indonesia
Dugaan Siswa Fiktif Terima MBG Gegerkan Sampang, Legislator Tegaskan Wajib Diusut
Jika benar sebuah sekolah menerima program negara tanpa siswa yang nyata, ini bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan bisa menjadi pelanggaran serius dalam dunia pendidikan.
Dwi Astarini - 37 menit lalu
Dugaan Siswa Fiktif Terima MBG Gegerkan Sampang, Legislator Tegaskan Wajib Diusut
Indonesia
Masa Transisi KUHP Baru Dinilai Rawan, DPR Wanti-Wanti Kekosongan Hukum
DPR mengingatkan potensi kekosongan dan ketidakpastian hukum di masa transisi penerapan KUHP Nasional, terutama pada ribuan perkara pidana berjalan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Masa Transisi KUHP Baru Dinilai Rawan, DPR Wanti-Wanti Kekosongan Hukum
Indonesia
Indonesia Kalah Saing dengan Negara Tetangga dalam Urusan Pariwisata, DPR 'Semprot' Pemerintah
Guna mengembalikan kepercayaan dunia, Bambang mendesak pemerintah segera membentuk polisi pariwisata khusus seperti yang telah sukses diterapkan di Malaysia dan Filipina
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Indonesia Kalah Saing dengan Negara Tetangga dalam Urusan Pariwisata, DPR 'Semprot' Pemerintah
Indonesia
Nasib Hakim Luar Jawa Dianaktirikan, DPR Desak Aturan Karier Segera Disahkan
Safaruddin menyoroti adanya ketimpangan yang nyata antara hakim yang bertugas di Pulau Jawa dengan mereka yang berada di pelosok daerah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Nasib Hakim Luar Jawa Dianaktirikan, DPR Desak Aturan Karier Segera Disahkan
Indonesia
DPR Tegaskan Dana Haji Harus Steril Korupsi dan Dikelola Profesional
Iman menyarankan BPKH menggunakan otoritasnya untuk mengamankan fasilitas pelayanan di Arab Saudi jauh-jauh hari guna menekan harga
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
DPR Tegaskan Dana Haji Harus Steril Korupsi dan Dikelola Profesional
Indonesia
DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros
Tak hanya soal navigasi, Lasarus juga menerima laporan mengenai riwayat teknis armada yang kurang prima
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros
Indonesia
MK Putuskan Wartawan Tak Bisa Langsung Dipidana, DPR Soroti Penguatan Perlindungan Pers
MK memutuskan wartawan tak bisa langsung dituntut pidana atas karya jurnalistik. DPR menilai putusan ini memperkuat perlindungan hukum jurnalis.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
MK Putuskan Wartawan Tak Bisa Langsung Dipidana, DPR Soroti Penguatan Perlindungan Pers
Indonesia
Gedung Sekolah Hancur Diterjang Bencana, DPR Semprot Pemerintah: Jangan Biarkan Anak-anak Putus Sekolah
Hetifah mendorong Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk bergerak lebih taktis dalam mengeksekusi data kebutuhan di lapangan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Januari 2026
Gedung Sekolah Hancur Diterjang Bencana, DPR Semprot Pemerintah: Jangan Biarkan Anak-anak Putus Sekolah
Indonesia
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
Rencana pelibatan TNI dalam penanggulangan terorisme tuai kritik. SETARA Institute menilai kebijakan tersebut bertentangan dengan supremasi sipil dan sistem peradilan pidana.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
Bagikan