DPR Minta Polri Tak Alergi Kritik
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/6/2023). ANTARA/Melalusa Susthira K
MerahPutih.com - Korps Bhayangkara memasuki usia yang ke 77 tahun. Sejumlah harapan pun datang untuk lembaga penegak hukum itu. Salah satunya dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai, ada hal yang sangat krusial yang sudah berhasil Polri lakukan, yaitu lebih terbuka menyadari kesalahan, menerima kritik, dan beradaptasi dengan zaman.
Baca Juga:
SETARA Institute Minta Polri Hentikan Penggunaan Pasal Penodaan Agama
"Hal-hal yang mutlak dilakukan bila ingin menjadi lebih baik," jelas Politisi Fraksi Partai NasDem itu kepada awak media yang dikutip di Jakarta, Minggu (2/7).
Sahroni menilai Polri kini sudah lebih terbuka atas kesadaran dalam menerima kritik hingga beradaptasi dengan zaman. Dia turut mengapresiasi Kapolri yang telah membawa Polri yang menjadi lebih baik.
"Bila hal-hal tadi tidak dilakukan, Polri bukannya menjadi sahabat masyarakat, melainkan menjadi momok. Maka saya salut pada Pak LSP (Listyo Sigit Prabowo) dan jajarannya telah berani dan rendah hati, mengubah Polri dari dalam menjadi lebih baik dari hari ke hari," jelasnya.
Pesan di momen HUT Polri juga hadir dari Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi. Ia berharap di momentum HUT Ke-77 ini, Polri dapat menjadi institusi yang senantiasa dicintai publik dan makin profesional, presisi, serta humanis dalam memberikan pelayanan dan informasi kepada masyarakat.
"Semoga Polri dapat terus mendengar kritik dan saran yang membangun demi kemajuan Polri dan menjalankan harapan pemerintah dalam melakukan reformasi hukum," kata Politisi Fraksi Partai Golkar ini.
Tidak hanya itu, dia berharap Polri dapat mengawal jalannya pesta demokrasi pada tahun 2024 secara aman dan damai yang akan diselenggarakan dalam beberapa bulan ke depan.
Baca Juga:
Di Hari Bhayangkara, Kapolri Berkomitmen Jaga Amanah Masyarakat
Ditekankan pula bahwa perhelatan pesta demokrasi itu tidak dinodai dengan adanya penyebaran berita hoaks melalui media sosial yang dapat berpotensi perpecahan di tengah masyarakat.
"Hal ini sesuai dengan tema yang diambil dalam HUT Ke-77 Bhayangkara, yaitu Polri Presisi untuk Negeri, Pemilu Damai Menuju Indonesia Emas dan itu harus dapat dibuktikan oleh institusi Polri ke depan," ujarnya.
Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI itu meminta Polri dapat terus memberikan rasa aman dan nyaman kepada para investor yang akan melakukan investasi di Indonesia, terutama di berbagai daerah.
Hal ini sangat penting guna mewujudkan roda perekonomian yang makin membaik dan terwujudnya harapan pemerintah dalam menuju Indonesia emas.
Pada tahun 2045, lanjut Andi, Indonesia memiliki target menjadi negara maju dan genap satu abad. Untuk itu, perekonomian menjadi salah satu tolak ukur dan titik awal Indonesia.
"Namun, untuk mewujudkan hal itu harus diiringi dengan banyak persiapan yang matang seperti stabilitas keamanan nasional yang baik. Dengan demikian, pelaku bisnis dan investor merasa aman dan nyaman," pungkas dia. (Knu)
Baca Juga:
Polri Bentuk Satgas Tuntaskan Kasus-kasus Tambang Ilegal di IKN
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
DPR Minta Guru dan Murid Korban Bencana Tak Sekadar Dibangunkan Gedung, Tapi Dipulihkan Mentalnya
Guru Jambi Tampar Siswa 'Pirang' Berujung Laporan Polisi, Komisi III DPR RI Pasang Badan Minta Kasus Dihentikan
Laporan terhadap 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono Menumpuk, Polisi belum Lakukan Pemanggilan karena masih Prioritaska Periksa Ahli dan Saksi
KPK Restui Tanah Koruptor untuk Perumahan Rakyat, DPR Sebut Lebih Bermanfaat bagi Masyarakat
Banjir Rendam Sejumlah Ruas Wilayah, Polri Siagakan 128.247 Personel secara Nasional
Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak Diluncurkan di Seluruh Indonesia, Momentum tepat Buktikan Polisi Sosok Empatik terhadap Semua Gender
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
Menko Yusril Targetkan RPP Jabatan Polisi Aktif Terbit Akhir Bulan, Bantah Ada Penolakan dari DPR
DPR Curiga Program Magang Cuma Akal-akalan Perusahaan Cari Upah Murah, Buruh Tetap Terancam
Komisi I DPR Minta Pemerintah Mainkan Peran Diplomasi Internasional, Cegah Perang Dunia III