DPR Kutuk Aksi Teror Bom di Mesir
Kendaraan rusak terlihat setelah sebuah bom meledak di masjid Al Rawdah di Bir Al-Abed, Mesir, Sabtu (25/11). (ANTARA FOTO/REUTERS/Mohamed Soliman)
MerahPutih.com - DPR mengutuk keras aksi teror bom dan serangan bersenjata yang terjadi di Masjid Al Rawdah, Markaz Bir El-Abd, Kota El-Arish, Sinai Utara, Mesir pada Jumat (24/11) lalu yang mengakibatkan korban jiwa hingga ratusan orang.
"Tindakan itu sangat keji dan saya juga mengutuk keras aksi pengeboman hingga menimbulkan korban jiwa yang tidak sedikit," kata Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan seperti yang dikutip dari Antara di Jakarta, Minggu (26/11).
Menurut Taufik, aksi pengeboman bertentangan dengan ajaran agama apa pun dan ia berharap agar pemerintah Mesir segera menangkap pelaku dan mengungkap jaringan teror agar tidak menjadi ancaman di wilayah Timur Tengah.
Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) itu berharap, negara-negara dunia meningkatkan kerja sama dan koordinasi untuk mencegah kejadian teror itu terulang di wilayah lain.
"Saya berharap agar negara-negara dunia bersatu padu untuk mencegah aksi-aksi teror di wilayah manapun, aksi teror merupakan musuh bersama," ujarnya.
Taufik mengatakan, tragedi kemanusiaan di Mesir menegaskan bahwa Islam bukan teroris karena umat muslim ikut menjadi korban teror kelompok bersenjata.
Dia menegaskan, terorisme bertentangan dengan ajaran Islam yang mengajarkan perdamaian dan cinta terhadap sesama manusia.
Sebelumnya diberitakan, serangan sejumlah milisi menewaskan lebih dari 235 orang di masjid di Sinai Utara, Mesir pada Jumat (24/11).
Mereka meledakkan bom dan menembaki jemaah dalam serangan paling mematikan dalam sejarah modern negara tersebut, menurut laporan media pemerintah dan para saksi.
Serangan diawali dengan ledakan bom, yang kemudian dilanjutkan dengan tembakan beruntun ke arah jemaah yang masih hidup dan berlari menyelamatkan diri.
Belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini. Namun, kelompok militan lokal yang berafiliasi dengan ISIS pernah mengklaim melakukan serangan-serangan di Mesir sebelumnya. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Eks Kapolda Ingatkan Kapolri: Benahi Adab dan Perilaku Aparat di Lapangan
DPR Ingatkan Indonesia Darurat Sampah dan Bencana, Baru 25 Persen Sampah Terkelola
DPR Sentil Kapolri: Jangan Suruh Anggota Humanis Kalau Perut Masih Lapar, Kesejahteraan Polisi Harga Mati
DPR Beri 'Lampu Hijau' Pasangan Kawin Campur Bekerja Layak di Indonesia Lewat Revisi UU Ketenagakerjaan
Wamenkeu Keponakan Prabowo Lolos Uji Kepatutan Deputi Gubernur BI di DPR
DPR RI Kejar Kodifikasi UU Pendidikan Agar Guru Honorer Tak Lagi Terpaksa Jadi Ojol
Wassidik Kurang Taji, DPR RI Cemas Penyidik di Daerah Asal Tebak Penetapan Tersangka
DPR Tagih Janji OJK Buat Perizinan Selevel Platform Global
Revisi UU BNPB Diharap Masuk Prolegnas, DPR Ingin Kepala Badan Bisa Langsung Kerja Bareng Kepala Daerah
DPR Minta Guru dan Murid Korban Bencana Tak Sekadar Dibangunkan Gedung, Tapi Dipulihkan Mentalnya