DPR Desak Pemerintah Selamatkan 9 WNI yang Ditangkap Tentara Israel

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 19 Mei 2026
DPR Desak Pemerintah Selamatkan 9 WNI yang Ditangkap Tentara Israel

Greta Thunberg dan belasan aktivis dunia berlayar ke Gaza dalam misi damai membawa bantuan kemanusiaan lewat kapal Madleen. (Foto: YouTube/Globalnews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, meminta pemerintah segera mengambil langkah untuk memastikan keselamatan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap tentara Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0.

Politisi NasDem ini mengatakan, pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia harus memberikan perhatian serius terhadap kasus tersebut. Menurut dia, keselamatan WNI harus menjadi prioritas utama.

“Pertama tentu kita berharap Kemlu dan pemerintah bisa berusaha membantu menyelesaikan terkait dengan penangkapan WNI kita di Israel itu,” kata Saan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5).

Saan mengungkapkan, pemerintah diyakini akan menaruh perhatian besar terhadap dua WNI tersebut. Ia menilai langkah awal yang harus dilakukan adalah memastikan kondisi keduanya dalam keadaan selamat dan aman.

Baca juga:

9 WNI Ikut Global Sumud Flotilla Diculik. Israel Langgar Hukum Internasional

“Yang paling penting adalah memastikan kedua WNI itu dalam keadaan selamat dan aman,” ujarnya.

Ia menambahkan, kepastian mengenai kondisi dua WNI itu juga penting untuk menenangkan pihak keluarga di Indonesia. Dengan informasi yang jelas, keluarga dapat mengetahui perkembangan situasi dan tidak terus diliputi kekhawatiran.

“Supaya keluarga dari sembilan WNI juga tenang ketika mendapatkan kabar bahwa keluarganya yang ditangkap di sana dalam keadaan baik,” kata dia.

Saan menegaskan, dalam situasi seperti ini, keselamatan warga negara harus menjadi perhatian utama pemerintah. Setelah kondisi mereka dipastikan aman, pemerintah dapat melanjutkan langkah diplomatik untuk mengupayakan pembebasan.

Baca juga:

Indonesia dan 9 Negara Kecam Serangan Israel Terhadap Global Sumud Flotilla

“Keselamatan menjadi hal yang paling penting,” ujar Saan.

DPR pun berharap, pemerintah bergerak cepat melalui jalur diplomatik agar kedua WNI dapat memperoleh perlindungan maksimal dan segera kembali ke Indonesia dengan selamat.

Global Sumud Flotilla 2.0 merupakan misi kemanusiaan internasional yang bertujuan menyalurkan bantuan dan menunjukkan solidaritas bagi warga Palestina di Gaza. Sejumlah aktivis dari berbagai negara ikut ambil bagian dalam pelayaran tersebut. (Pon)

#Israel #WNI #Penangkapan Aktivis #DPR RI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Cuti Melahirkan hingga Aturan Magang Berubah, Ini Isi UU Pelindungan Ketenagakerjaan
UU Pelindungan Ketenagakerjaan disahkan. Regulasi ini mengatur larangan menahan ijazah, pesangon, JKP, cuti pekerja perempuan, magang, disabilitas, dan sanksi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Cuti Melahirkan hingga Aturan Magang Berubah, Ini Isi UU Pelindungan Ketenagakerjaan
Indonesia
DPR Resmi Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan dalam Rapat Paripurna, Terdiri dari 23 Bab dan 313 Pasal
DPR RI mengesahkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan menjadi undang-undang dalam rapat paripurna, Selasa (6/10). UU ini terdiri dari 23 bab dan 313 pasal.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
DPR Resmi Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan dalam Rapat Paripurna, Terdiri dari 23 Bab dan 313 Pasal
Indonesia
Ada Demo 6-8 Oktober 2026 di Gedung MPR/DPR, Pengendara Diminta Hindari Jalan Gatot Subroto
Demo di Gedung MPR/DPR akan berlangsung 6-8 Oktober 2026. Polisi pun menyiapkan sejumlah jalan alternatif.
Soffi Amira - Selasa, 06 Oktober 2026
Ada Demo 6-8 Oktober 2026 di Gedung MPR/DPR, Pengendara Diminta Hindari Jalan Gatot Subroto
Dunia
Australia Selidiki Hubungan Kopilot Flydubai dengan Negaranya, Waspadai Radikalisasi Terjadi di 'Negeri Kanguru'
Pejabat antiterorisme akan memeriksa apakah pria tersebut mengalami radikalisasi saat berada di Australia.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Australia Selidiki Hubungan Kopilot Flydubai dengan Negaranya, Waspadai Radikalisasi Terjadi di 'Negeri Kanguru'
Dunia
Kopilot Flydubai Berkicau, Ungkap Rencana Tabrakkan Pesawat ke Bandara atau Gedung di Tel Aviv
Kopilot yang diketahui merupakan warga negara Oman tersebut dilaporkan merupakan seorang ekstremis ‘lone wolf’ (bertindak sendiri).
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kopilot Flydubai Berkicau, Ungkap Rencana Tabrakkan Pesawat ke Bandara atau Gedung di Tel Aviv
Indonesia
Tok! Negara Larang Konser Israel di Jakarta 24 Oktober: Uang Tiket Wajib Dikembalikan!
Pemerintah resmi melarang konser penyanyi gospel AS Israel Houghton pada 24 Oktober 2026 di Jakarta demi keamanan dan menolak motif politik pro-Israel.
Wisnu Cipto - Senin, 05 Oktober 2026
Tok! Negara Larang Konser Israel di Jakarta 24 Oktober: Uang Tiket Wajib Dikembalikan!
Dunia
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah menyiapkan pengerahan tambahan pasukan dan pesawat militer ke Israel.
Yusuf Abdillah - Senin, 05 Oktober 2026
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Indonesia
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Usul tersebut bukan untuk menambah jumlah anggota DPRD dari 106 menjadi 180–220 kursi, melainkan untuk memastikan 106 saat ini tetap dapat dipertahankan.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Dunia
Geger Skenario 'False Flag' Israel, Netanyahu Dituduh Korbankan Flydubai Demi Seret Trump ke Perang!
Iran bongkar dugaan plot rahasia Netanyahu yang rekayasa pembajakan pesawat flydubai FZ1073. Netanyahu dituduh mau fitnah Iran dan seret Donald Trump ke perang!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Geger Skenario 'False Flag' Israel, Netanyahu Dituduh Korbankan Flydubai Demi Seret Trump ke Perang!
Indonesia
DPR Harap Diplomasi RI makin Kuat, Soroti Rekam Jejak Menlu Arrmanatha Nasir sebagai Diplomat di PBB
Pengalaman panjang Tata, termasuk kiprahnya di PBB, menjadi modal penting untuk memimpin Kemenlu di tengah dinamika internasional yang semakin kompleks.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
DPR Harap Diplomasi RI makin Kuat, Soroti Rekam Jejak Menlu Arrmanatha Nasir sebagai Diplomat di PBB
Bagikan