MerahPutih.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan mengadakan rapat bersama dengan pihak TransJakarta dan pengelola Jalan Tol. Rapat ini akan membahas perkembangan pemasangan kamera e-TLE.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo menerangkan, pihaknya akan menanyakan perkembangan pemasangan CCTV ETLE di 10 koridor Bus TransJakarta dan jalan tol.
Baca Juga
Pelanggaran Lalu Lintas di Jakarta Makin Tinggi, Polisi Tambah Kamera e-Tilang
"Sambil menunggu penambahan keputusan dari Pemda DKI untuk penambahan e-TLE tahap ketiga," terang dia, Kamis (4/2).
Sambodo tidak bisa memberikan keterangan jumlah secara pasti CCTV e-TLE yang dibutuhkan oleh pihaknya.
Karena semakin banyak CCTV yang dipasang, maka akan semakin bagus untuk menindak pelanggaran lalu lintas.
Anggota dapat lebih fokus pegaturan lalu lintas tidak kepada penangkap pelanggaran.
"Karena penangkap pelanggaran sudah dilakukan kamera," tegas dia.
Sambodo menambahkan, pada tahun 2019 jumlah CCTV sebanyak 12 ini menindak pelanggaran begitu banyak. Tapi, di tahun 2020 kemarin terjadi penurunan penegakan pelanggaran dengan cara memblokir STNK.
Sayangnya, Sambodo tidak menyebutkan penurunan pemblokiran STNK karena melanggar lalu lintas yang terekam CCTV ETLE.
"Jumlah STNK yang diblokir tahun 2020 itu lebih sedikit dari 2019. Padahal 2019 jumlah kameranya baru 12, tahun 2020 kamera udah 57," tandasnya. (Knu)
Baca Juga
50 Kamera e-TLE Tambahan dari Pemprov DKI Dilengkapi Fitur Canggih