Kondisi Terkini AKBP Dermawan Setelah Dikeroyok Oknum Pemuda Pancasila

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 26 November 2021
Kondisi Terkini AKBP Dermawan Setelah Dikeroyok Oknum Pemuda Pancasila

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menjenguk Kabag Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali yang sedang menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta,

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kekerasan dialami Kabagopsnal Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali. Berniat baik atur jalannya demo Pemuda Pancasila di depan Gedung DPR RI, dirinya malah jadi korban pengeroyokan oknum ormas tersebut.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengungkapkan, kondisi terkini Dermawan itu, mengalami luka di bagian kepala hingga perut.

Baca Juga

Perwira Polisi Dikeroyok, Polda Metro Proses Hukum Oknum Pemuda Pancasila

"Merujuk hasil pemeriksaan tim dokter RS Polri Kramat Jati ditemukan beberapa luka hematoma akibat trauma berat. Ada juga luka di bagian perut dan terjadi penurunan tingkat kesadaran," ucapnya di Jakarta, Jumat (26/11).

Meski demikian, lanjut Sambodo, pihaknya belum dapat memastikan luka yang diterima mantan Kasat Sabhara Polres Jakarta Pusat itu, apakah karena terkena senjata tajam atau bukan.

Pasalnya, saat ini Dermawan yang dikenal tak suka basa basi itu masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh tim dokter.

"Kita masih menunggu hasil visum dari dokter. Kondisinya saat ini sudah semakin stabil dan sedang dalam perawatan CT scan segala macam," ujarnya.

Sambodo menyesalkan, pengeroyokan yang dilakukan sekelompok oknum anggota ormas PP terhadap Dermawan saat tengah menjalankan tugas pengamanan unjuk rasa di depan gedung DPR/MPR RI.

Baca Juga

Junimart Merasa Tidak Ada Pernyataannya Meminta Kemendagri Bubarkan PP

Terbukti setelah diadakan pemeriksaan dan penggeledahan dan penangkapan ada sajam, ada tongkat golf dan segala macam.

"Kan ini lucu, ini bukan alat untuk unjuk rasa, ini mau unjuk rasa apa mau perang," tutur Sambodo terheran-heran.

Sementara itu, Kabid Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan mengatakan, akibat luka itu, Dermawan tak dapat bertugas selama beberapa hari ke depan.

"Karena harus rawat inap untuk menjalani perawatan intensif," tutur Zulpan.

Buntut kericuhan itu, polisi menangkap 21 orang anggota organisasi masyarakat Pemuda Pancasila yang hadir dalam demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR.

Sebanyak 15 orang di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka lantaran membawa berbagai macam senjata tajam maupun tumpul. Sementara itu, lima anggota Pemuda Pancasila lainnya masih diperiksa dan belum berstatus sebagai tersangka. (Knu)

Baca Juga

Demo Pemuda Pancasila di DPR Dibubarkan Paksa, Satu Polisi Terluka

#Pemuda Pancasila #Dirlantas Polda Metro Jaya #Polda Metro Jaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jadwal SIM Keliling Jakarta Rabu, 7 Oktober 2026: Lokasi, Syarat, dan Biaya Perpanjangan
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali menyediakan layanan SIM Keliling di lima lokasi Jakarta pada Rabu (7/10).
Yusuf Abdillah - 3 menit lalu
Jadwal SIM Keliling Jakarta Rabu, 7 Oktober 2026: Lokasi, Syarat, dan Biaya Perpanjangan
Indonesia
Ada Demo 6-8 Oktober 2026 di Gedung MPR/DPR, Pengendara Diminta Hindari Jalan Gatot Subroto
Demo di Gedung MPR/DPR akan berlangsung 6-8 Oktober 2026. Polisi pun menyiapkan sejumlah jalan alternatif.
Soffi Amira - Selasa, 06 Oktober 2026
Ada Demo 6-8 Oktober 2026 di Gedung MPR/DPR, Pengendara Diminta Hindari Jalan Gatot Subroto
Indonesia
SIM Keliling Jakarta Buka Hari Ini, Minggu 4 Oktober 2026, Cek Lokasi, Syarat, dan Biayanya
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali menyediakan layanan SIM Keliling di dua lokasi Jakarta pada Minggu (4/10).
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
SIM Keliling Jakarta Buka Hari Ini, Minggu 4 Oktober 2026, Cek Lokasi, Syarat, dan Biayanya
Indonesia
Polisi Simpulkan Kematian Sutrimo ART Eks Jampidsus Sakit Jantung, Dipicu Kafein Bukan Racun
Polda Metro Jaya menyimpulkan kematian Sutrimo, ART mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, murni akibat penyakit jantung iskemik dan tidak ada unsur pidana.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Polisi Simpulkan Kematian Sutrimo ART Eks Jampidsus Sakit Jantung, Dipicu Kafein Bukan Racun
Indonesia
Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan Maut KRL Bekasi, Polisi Ungkap Soal Pengereman
Polisi menetapkan masinis KA Anggrek sebagai tersangka tabrakan KRL di Bekasi yang menewaskan 16 orang. Penyidik menyoroti pengereman dari jarak 263 meter.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan Maut KRL Bekasi, Polisi Ungkap Soal Pengereman
Indonesia
Polda Metro Jaya Siapkan 8 Kantong Parkir untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK
Polda Metro Jaya menyiapkan 8 kantong parkir untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK. Simak lokasi dan kapasitas motor serta mobil yang tersedia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Polda Metro Jaya Siapkan 8 Kantong Parkir untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK
Indonesia
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Pembubaran diskusi buku Feby Indriani di Bogor berbuntut panjang! Polda Metro Jaya turun tangan usut dugaan penistaan agama dan ancaman SARA.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Indonesia
73 Demo Warnai Jakarta Hari Ini, 26.386 Personel Dikerahkan Buat Pengamanan
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar mencari rute alternatif guna menghindari kepadatan di area unjuk rasa.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
73 Demo Warnai Jakarta Hari Ini, 26.386 Personel Dikerahkan Buat Pengamanan
Indonesia
Polda Metro Buru Pelaku di Balik Peredaran Kacang Tanah yang Diduga Ilegal
Penyelidikan dilakukan terhadap seluruh rangkaian aktivitas barang tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Polda Metro Buru Pelaku di Balik Peredaran Kacang Tanah yang Diduga Ilegal
Indonesia
Polda Metro Bongkar 49,85 Ton Kacang Tanah Diduga Ilegal, Dokumen Impor tak Lengkap
Dugaan pelanggaran dalam kasus ini berkaitan dengan persyaratan impor dan ketentuan karantina.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Polda Metro Bongkar 49,85 Ton Kacang Tanah Diduga Ilegal, Dokumen Impor tak Lengkap
Bagikan