Dirawat di RS Harapan Kita, Bagaimana Kondisi Abu Bakar Ba’asyir?

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 12 Agustus 2017
Dirawat di RS Harapan Kita, Bagaimana Kondisi Abu Bakar Ba’asyir?

Ilustrasi napi teroris (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Sejak Kamis kemarin, Abu Bakar Ba’asyir menjalani perawatan intensif di RS Harapan Kita, Jakarta.

Sebagaimana dilansir Antara, terpidana kasus terorisme itu mengalami gangguan aliran darah di kaai sehingga menyebabkan pembengkakan pada bagian kaki.

"Masalah vena dalam tidak kuat untuk memompa darah ke atas, katup-katup tidak ditemukan sumbatan dan 'flow' arteri pembuluh darah utama bagus alirannya. Masalahnya di vena dalam dan katub yang menyebabkan kaki ustad bengkak," ujar Presidium Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Joserizal Jurnalis di Jakarta, Sabtu (12/8).

MER-C sebagai lembaga kesehatan yang ditunjuk oleh keluarga Abu Bakar Ba'asyir memaparkan kondisi kesehatan terakhir Ba'asyir dari pemeriksaan di RS Harapan Kita pada Kamis (10/8), setelah mendapat persetujuan dari keluarga.

Saat dilakukan pemeriksaan jantung, ia mengatakan ditemukan penyumbatan, tetapi secara umum kondisi jantung pendiri Pondok Pesantren Islam Al Mu'min, Ngruki itu baik.

Joserizal menuturkan berdasarkan hasil pemeriksaan itu, diketahui jumlah leukosit dan trombosit kurang serta terdapat hernia diafragma.

"Ada beberapa perlu diperhatikan albumin rendah bisa menyebabkan bengkak, jadi makan spesifik supaya albumin naik dan bengkak bisa dikeluarkan," ujar Joserizal.

Pihaknya telah berpesan pada Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, untuk menghubungi MER-C jika kondisi Abu Bakar Ba'asyir memburuk agar dapat dilakukan perawatan secepatnya.

Ada pun Abu Bakar Ba'asyir dibawa ke RS Harapan Kita pada Kamis (10/8), dan menjalani pemeriksaan dari siang hingga sore, selanjutnya kembali ke Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (11/8), dengan pengawalan ketat pihak lapas.(*)

Sumber: ANTARA

#Teroris #Terorisme #Ancaman Teroris
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
BNPT mengungkap 620 anak usia 11-18 tahun terpapar kekerasan dan radikalisme. 6 anak di Jakarta diarahkan menjalani rehabilitasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
Berita Foto
Hari Internasional untuk Korban Terorisme 2026, Kolaborasi Perkuat Perlindungan Korban
Silence momen dan doa dalam acara Peringatan Hari Internasional untuk Peringatan dan Penghormatan bagi Korban Terorisme 2026 di Jakarta, Jum'at (21/8/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 21 Agustus 2026
Hari Internasional untuk Korban Terorisme 2026, Kolaborasi Perkuat Perlindungan Korban
Indonesia
BNPT Siapkan 111 Pencegahan Terorime Sejak Dini, 250 Anak Telah Berhasil Direhabilitasi
Ancaman terorisme saat ini sudah mulai bergeser. Kini, internet dijadikan sarana untuk melakukan rekrutmen, kontrapropaganda, hingga pendanaan terorisme
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
BNPT Siapkan 111 Pencegahan Terorime Sejak Dini, 250 Anak Telah Berhasil Direhabilitasi
Indonesia
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Kadensus 88 AT Polri mengungkap pola baru terorisme digital yang menyasar generasi muda melalui algoritma, komunitas virtual, dan kerentanan psikologis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Indonesia
Waspada! Paham Ekstremisme dan Terorisme Kini Menyebar Lewat Algoritma Digital
Wakapolri mengungkap pola baru terorisme dan ekstremisme yang kini berkembang melalui ruang digital. Polri juga menyoroti ratusan anak terpapar radikalisme di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Waspada! Paham Ekstremisme dan Terorisme Kini Menyebar Lewat Algoritma Digital
Indonesia
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Densus 88 Antiteror Polri masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kedelapan tersangka tersebut
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Indonesia
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
Presiden RI, Prabowo Subianto, meneken Perpres RAN PE. DPR pun mengapresiasi pencegahan terorisme.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
ShowBiz
Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Dituduh menyatakan kesetiaan kepada Islamic State, membuat bahan peledak, dan mencoba membeli senjata secara ilegal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
 Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Indonesia
Aturan Pelibatan TNI Dalam Penanganan Terorisme Belum Diputus, Masih Dirumuskan
untuk aspek penegakan hukum, peran Polri tetap menjadi yang utama. Sementara itu, pelibatan TNI akan disesuaikan dengan bentuk dan tingkat ancaman terorisme yang dihadapi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 10 Februari 2026
Aturan Pelibatan TNI Dalam Penanganan Terorisme Belum Diputus, Masih Dirumuskan
Dunia
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Nama-nama yang masuk dalam daftar tersebut mencakup komandan senior IRGC serta perwira tinggi kepolisian yang diduga bertanggung jawab atas tindakan kekerasan di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Bagikan