Dianggap seperti Susi, Erick Thohir Bakal "Tenggelamkan" Koruptor dari BUMN

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 27 November 2019
Dianggap seperti Susi, Erick Thohir Bakal

Gedung Kementerian BUMN. ANTARA/Aji Cakti/pri.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dinilai tengah membenahi karut-marut di BUMN. Buktinya dengan menunjuk mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Chandra Hamzah sebagai bos BUMN.

“Fakta yang bisa dilihat, Erick Thohir memasukkan BTP sebagai Komisaris Utama Pertamina. Selain itu, ada Chandra Hamzah yang ditunjuk menjadi Komisaris Utama Bank Tabungan Negara (BTN). Nanti sederet figur pendobrak lainnya Erick tentu akan dipilih,” kata mantan Wakil Kepala Rumah Aspirasi Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Amin) Michael Umbas dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Rabu (27/11).

Baca Juga:

Satu Lagi Bekas Anak Buah Jokowi Digadang Jadi Bos BUMN Strategis

Michael juga menyebut, Erick ingin memberantas korupsi di BUMN.

Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (22/11) (Desca Lidya Natalia)
Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (22/11) (Desca Lidya Natalia)

“Jadi, boleh dibilang Erick Thohir ini kayak Bu Susi (mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti). Kalau Bu Susi menenggelamkan kapal, sedangkan misinya Erick Thohir 'menenggelamkan' koruptor di BUMN,” ujar Michael.

Menurut Michael, Presiden Jokowi menggunakan Erick Thohir yang tidak mempunyai kepentingan-kepentingan yang tertanam kuat dan dapat menghambat perubahan.

Baca Juga:

Eks Menteri Jokowi Jadi Bos BUMN, Plt Dirut PLN Sambangi Kantor Erick Thohir

Tujuannya tentu untuk membenahi BUMN yang memiliki aset sekitar Rp8.100 triliun. Langkah Erick Thohir membersihkan BUMN dinilai akan berdampak positif. Khususnya terhadap akuntabilitas dan iklim bisnis BUMN yang semakin baik dan transparan.

Basuki Tjahaja Purnama. (ANTARA/Wisnu Adhi)
Basuki Tjahaja Purnama. (ANTARA/Wisnu Adhi)

Key Performance Indicators (KPI) atau Indikator Kinerja Utama manajemen BUMN dahulu lebih kepada kemampuan menghasilkan laba untuk dividen dan pajak ke negara. Namun, saat ini berbeda di masa kepemimpinan Erick Thohir.

"Sekarang di era Menteri BUMN Erick Thohir, variabel utamanya soal good corporate governance (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik. Tidak boleh ada korupsi dan memanfaatkan jabatan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok," tutup dia. (Knu)

Baca Juga:

Sejumlah Mantan Menteri Jokowi Dapat Jatah Bos BUMN, Faktor Kualitas Jadi Pertimbangan

#BUMN #Erick Thohir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Ungkap 328 BUMN Sudah Ditutup, Target Hemat Bisa Capai Rp 100 Triliun
Presiden RI, Prabowo Subianto mengatakan, bahwa sudah menutup 328 BUMN. Target hemat anggaran bisa menembus Rp 100 triliun.
Soffi Amira - Rabu, 16 September 2026
Prabowo Ungkap 328 BUMN Sudah Ditutup, Target Hemat Bisa Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Mendag Jamin Swasta Tetap Bisa Lakukan Ekspor, Tidak Semua Satu Pintu Lewat BUMN
Pemerintah saat ini terus memberikan masukan dalam penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis agar pengaturannya proporsional dan fleksibel.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Mendag Jamin Swasta Tetap Bisa Lakukan Ekspor, Tidak Semua Satu Pintu Lewat BUMN
Indonesia
Danantara Suntuk Rp 456 Miliar Lanjutkan Pembangunan Proyek LRT City Mangkrak.
BP BUMN telah melakukan pertemuan dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), PT Adhi Karya, dan perwakilan konsumen LRT City siang ini.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Danantara Suntuk Rp 456 Miliar Lanjutkan Pembangunan Proyek LRT City Mangkrak.
Olahraga
Ujian Mental Timnas Indonesia! Erick Thohir Sengaja Cari Lawan yang Terkenal Banyak Drama
Erick Thohir mengungkapkan pemilihan negara-negara asal kawasan Middle East sebagai lawan tanding bukan tanpa alasan teknis yang matang.
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Ujian Mental Timnas Indonesia! Erick Thohir Sengaja Cari Lawan yang Terkenal Banyak Drama
Olahraga
Timnas Indonesia Dibebani Target Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Respons John Herdman
Ketua Umum PSSI Erick Thohir memasang target tinggi untuk Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Timnas Indonesia Dibebani Target Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Respons John Herdman
Olahraga
Prabowo Lepas 432 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026, Janjikan Bonus Rp 3 Miliar untuk Emas
Prabowo Subianto melepas 432 atlet Indonesia ke Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Peraih medali emas dijanjikan bonus Rp 3 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Prabowo Lepas 432 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026, Janjikan Bonus Rp 3 Miliar untuk Emas
Olahraga
Blak-blakan Shin Tae-yong Bertemu Erick Thohir Sebagai Pelatih Persija Usai Dipecat PSSI
Pertemuan perdana Shin Tae-yong dan Erick Thohir usai drama pemecatan dari Timnas Indonesia akhirnya terjadi. Kini latih Persija Jakarta, begini respons blak-blakan STY
Angga Yudha Pratama - Selasa, 01 September 2026
Blak-blakan Shin Tae-yong Bertemu Erick Thohir Sebagai Pelatih Persija Usai Dipecat PSSI
Indonesia
Prabowo Targetkan Penghematan Rp 100 Triliun Dari Tutup 700 BUMN
Pengurangan jumlah BUMN tersebut dapat meningkatkan efisiensi sekaligus mengurangi biaya rutin yang selama ini dikeluarkan perusahaan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Prabowo Targetkan Penghematan Rp 100 Triliun Dari Tutup 700 BUMN
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Demi MBG, Ratusan Perusahaan BUMN Ditutup Tahun Ini
Pemerintah dikabarkan akan menutup ratusan perusahaan BUMN di akhir tahun 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Demi MBG, Ratusan Perusahaan BUMN Ditutup Tahun Ini
Indonesia
Prabowo Targetkan BUMN Dipangkas Jadi Maksimal 300 Perusahaan pada Akhir 2026
Presiden Prabowo Subianto menargetkan jumlah BUMN dipangkas menjadi maksimal 300 perusahaan hingga 31 Desember 2026. Efisiensi disebut mencapai Rp 50 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Targetkan BUMN Dipangkas Jadi Maksimal 300 Perusahaan pada Akhir 2026
Bagikan