Prabowo Ultimatum Eks Pimpinan BUMN, Siap-siap Dipanggil Kejaksaan

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Prabowo Ultimatum Eks Pimpinan BUMN, Siap-siap Dipanggil Kejaksaan

Presiden RI, Prabowo Subianto, saat apat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden RI, Prabowo Subianto, mengulitimatum eks pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tidak mengelola perusahaan secara profesional dan bertanggung jawab.

Ia menegaskan, para mantan direksi yang melakukan penyimpangan harus siap dipanggil oleh Kejaksaan Agung.

Peringatan itu disampaikan Prabowo saat memberikan pengarahan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2).

Pada kesempatan tersebut, Prabowo menjelaskan bahwa pemerintah telah membentuk sovereign wealth fund (SWF) bernama Danantara untuk mengonsolidasikan aset-aset negara.

Baca juga:

IHSG Anjlok, Mensesneg Tegaskan Prabowo Tetap Tenang dan Fokus Cari Solusi

Dana kelolaan lembaga tersebut disebut mencapai sekitar 1.040 perusahaan dengan nilai sekitar 1 triliun dolar AS.

“Kita telah membentuk dana sovereign wealth fund yang menghimpun semua dalam satu pengelolaan dengan nilai sekitar 1 triliun dolar AS. Tadinya terpecah-pecah dalam 1.040 perusahaan. Bayangkan, siapa yang bisa mengelola seribu perusahaan?” ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, pengelolaan yang terfragmentasi selama ini membuka celah terjadinya inefisiensi dan penyimpangan.

Ia menilai, sejumlah BUMN sebelumnya tidak dikelola secara optimal, bahkan sarat dengan praktik yang merugikan negara.

Baca juga:

Danantara Tegaskan Pembelian Saham BEI tidak Otomatis Jadi BUMN

Kepala Negara menegaskan, pimpinan BUMN terdahulu yang terbukti melakukan penyimpangan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

“Ini akal-akalan pimpinan-pimpinan BUMN terdahulu harus tanggung jawab. Siap-siap dipanggil kejaksaan,” kata Prabowo.

Prabowo juga menanggapi anggapan sebagian pihak yang meragukan keseriusannya dalam pemberantasan korupsi. Prabowo menegaskan tidak gentar dengan kritik tersebut dan akan membuktikan komitmennya.

“Mereka bilang saya cuma bicara di podium. Tunggu saja di pengadilan,” ujarnya.

Baca juga:

Prabowo Klaim Aksi Demo Dikendalikan Asing, Sebut Punya Buktinya

Meski demikian, Prabowo mengaku miris ketika melihat tokoh-tokoh yang harus berhadapan dengan hukum akibat kasus korupsi. Ia menyebut kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada pelaku, tetapi juga keluarga mereka.

“Saya kasihan melihat orang diborgol pakai rompi tahanan. Kasihan anak dan istrinya,” ujar Prabowo. (Pon)

#Prabowo Subianto #BUMN #Kejaksaan Agung #Lembaga Negara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Ariyo Windutomo Ditunjuk Jadi Plt Kepala KSP, ini Profil dan Rekam Jejaknya
Kasetpres, Letjen TNI Ariyo Windutomo, ditunjuk menjadi Plt Kepala KSP menggantikan Listyo Sigit. Berikut profil dan rekam jejaknya.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
Ariyo Windutomo Ditunjuk Jadi Plt Kepala KSP, ini Profil dan Rekam Jejaknya
Indonesia
Mensesneg Ungkap Pemerintah Pertanyakan Motif Penyadapan Prabowo, Sebut Bisa Bahayakan Negara
Mensesneg, Prasetyo Hadi, mempertanyakan motif penyadapan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
Mensesneg Ungkap Pemerintah Pertanyakan Motif Penyadapan Prabowo, Sebut Bisa Bahayakan Negara
Indonesia
Listyo Sigit Dicopot dari KSP usai Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo
Listyo Sigit Prabowo resmi dicopot dari KSP, setelah menjadi tersangka penyadapan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
Listyo Sigit Dicopot dari KSP usai Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo
Indonesia
LIMS: Saat Alat Negara Dipakai Intai Presiden Prabowo Subianto
Skandal penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo lewat server LIMS Polri bikin heboh. Apa itu LIMS dan gimana cara kerjanya? Cek faktanya di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 04 November 2026
LIMS: Saat Alat Negara Dipakai Intai Presiden Prabowo Subianto
Indonesia
Bareskrim Tetapkan Jenderal LSP Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Polri tetapkan KSP Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (LSP) & 7 anggota polisi sebagai tersangka penyadapan Presiden Prabowo. Cek rincian kasusnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 03 November 2026
Bareskrim Tetapkan Jenderal LSP Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Indonesia
Denny JA Usulkan Reformasi Hukum Korupsi, Soroti Kerugian Negara
Denny JA mengusulkan reformasi delik korupsi agar risiko bisnis yang wajar dibedakan dari tindak pidana. Simak gagasan dan alasannya.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Denny JA Usulkan Reformasi Hukum Korupsi, Soroti Kerugian Negara
Indonesia
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) buka suara alasan absen saat dicari Presiden Prabowo. KDM mengaku fokus memimpin pemadaman karhutla Gunung Ciremai.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Oktober 2026
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Indonesia
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 1,28 triliun untuk program Satu Orang Satu Rekening. Simak target dan kriteria penerimanya.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Indonesia
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Presiden Prabowo Subianto curi perhatian publik saat mencari keberadaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) yang absen di acara Rakornas TPAKD. Simak momen uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Indonesia
Survei Voxpol Center: Mayoritas Warga Yakin Pemerintahan Prabowo-Gibran Mampu Bawa Perubahan
Cek hasil survei kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran terbaru dari Voxpol Center. Mayoritas publik, sekitar 63,3 persen, yakin mereka mampu memimpin dan atasi masalah negara!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Survei Voxpol Center: Mayoritas Warga Yakin Pemerintahan Prabowo-Gibran Mampu Bawa Perubahan
Bagikan