Dewan Pers: Kualitas Produk Jurnalistik Tergantung Kesejahteraan Para Jurnalis

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 17 Desember 2019
  Dewan Pers: Kualitas Produk Jurnalistik Tergantung Kesejahteraan Para Jurnalis

Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh (MP/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Dewan Pers menggelar acara seminar 'Refleksi Kebebasan Pers Tahun 2019 dan Peluncuran Buku Mengenal Dewan Pers' di Hotel Sahid Sudirman Jakarta.

Kegiatan ini sebagai refleksi mengenai kiprah jurnalistik selama tahun 2019.

Baca Juga:

Dewan Pers Lakukan Verifikasi Faktual di Kantor Redaksi Merahputih.com

Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh berpesan kepada seluruh produsen informasi dalam hal ini perusahaan media harus dapat menghasilkan informasi yang baik dan tak menjatuhkan orang lain.

"Dengan begitu, sehingga yang kita hirup adalah informasi yang menyehatkan," kata Nuh pada Selasa, (17/12).

Untuk memastikan informasi yang disampaikan akurat, menurut Nuh tidak ada kata lain kompetensi Jurnalis harus selalu di-upgrade agar memadai.

Dewan Pers menggelar diskusi refleksi kebebasan pers di tahun 2019
Ketua Dewan Pers M Nuh bersama Menkominfo Jhonny G Plate (MP/Kanu)

"Dewan pers mengajak untuk melakukan upgrade atau pelatihan kepada jurnalis kita. Karena zaman terus mengalami perubahan," ujarnya.

Tak sampai disitu, Nuh juga menambahkan para Jurnalis wajib diberikan perlindungan selama melakukan tugas kejurnalistiskan.

"Maka kami ucapkan terima kasih kepada kepolisian yang telah bekerja sama dengan dewan pers dalam rangka menyelesaikan persengketaan produk Jurnalistik," tandas Nuh.

Nuh turut menyampaikan satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah masalah kesejahteraan untuk para jurnalis.

"Rasanya susah berharap produk jurnalistik berkualitas kalau kesejahteraan jurnalisnya dibawah standar," papar dia.

"Karena tidak ada pilihan lain perusahaan media harus berkembang dengan baik. Kalau tidak begitu dia akan melakukan PHK terhadap karyawannya," tutur M.Nuh.

Ia juga mengajak perusahaan media untuk dapat bekerjasama membuat terobosan baru dalam keberlanjutan bisnis media di era saat ini.

Menurut Nuh tidak mungkin media dapat bertahan kalau tidak melakukan transformasi.

"Mengutip kalimat Darwin, makhluk yang bertahan itu bukan dia yang cerdas namun mereka yang mampu menyesuaikan perubahan," ungkap Mantan Menteri Pendidikan ini.

Baca Juga:

Bahas Kekerasan Wartawan saat Aksi Demo, Dewan Pers Segera Bertemu Kapolri

Untuk mendorong hal tersebut, Nuh juga mendorong kepada perusahaan untuk memverifikasi medianya kepada Dewan Pers.

Hal itu juga bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada kawan jurnalis agar tidak mengalami kriminalisasi.

"Apa yang dilakukan Dewan Pers itu semata-mata untuk memberikan perlindungan ke media dan menanamkan rasa tanggungjawab. Karena kemerdekaan pers tanpa tanggung jawab, tidak bisa," pungkas Nuh.(Knu)

Baca Juga:

Dewan Pers Sebut Pasal Penghinaan Presiden Kontraproduktif dan Tumpang Tindih

#Dewan Pers #Kekerasan Jurnalis #Media Massa #Uji Kompetensi Wartawan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Dewan Pers Soroti Keselamatan Jurnalis, Perusahaan Pers Diminta tak Abaikan Risiko Peliputan
Aspek keselamatan perlu jadi bagian penting dalam setiap perencanaan peliputan, terutama ketika wartawan harus bekerja di lokasi yang memiliki potensi bahaya.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Dewan Pers Soroti Keselamatan Jurnalis, Perusahaan Pers Diminta tak Abaikan Risiko Peliputan
Berita Foto
Dewan Pers Gelar Doa Bersama untuk Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat menyampaikan refleksi saat doa bersama dan aksi solidaritas di Hall Dewan Pers, Jakarta, Senin (21/9/2026).
Didik Setiawan - Senin, 21 September 2026
Dewan Pers Gelar Doa Bersama untuk Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda
Indonesia
Insiden Jurnalis Hilang di Kawasan Anak Krakatau, Dewan Pers: tak Ada Berita Seharga Nyawa
Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama dalam peliputan, terutama ketika jurnalis bekerja di wilayah yang tengah dilanda bencana.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Insiden Jurnalis Hilang di Kawasan Anak Krakatau, Dewan Pers: tak Ada Berita Seharga Nyawa
Indonesia
Djarum Caplok Narasi, Semua Saham Najwa Shihab dkk Dilepas
Konglomerasi raksasa Grup Djarum resmi mengambil alih kendali penuh PT Narasi Citra Sahwahita, entitas perusahaan yang menaungi media digital populer, Narasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 10 September 2026
Djarum Caplok Narasi, Semua Saham Najwa Shihab dkk Dilepas
Indonesia
HUT Ke-4 Iwakum Tegaskan Komitmen Jaga Kemerdekaan Pers dan Solidaritas Jurnalis
Iwakum memperingati HUT ke-4 dengan menegaskan pentingnya menjaga kemerdekaan pers, memperkuat solidaritas jurnalis, serta mendorong perlindungan hukum bagi wartawan di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 01 Agustus 2026
HUT Ke-4 Iwakum Tegaskan Komitmen Jaga Kemerdekaan Pers dan Solidaritas Jurnalis
Indonesia
Advokat Prabu Sutisna Imbau Tokoh Publik Jaga Persatuan, Sampaikan Pengaduan ke Bareskrim Polri
Advokat Prabu Sutisna mengimbau tokoh publik lebih bijak dalam menyampaikan pernyataan agar tidak memicu polemik di masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
Advokat Prabu Sutisna Imbau Tokoh Publik Jaga Persatuan, Sampaikan Pengaduan ke Bareskrim Polri
Indonesia
Dewan Pers Tegaskan Ketidaksenangan terhadap Pertanyaan Wartawan tak Boleh Berujung Penghinaan
Dewan Pers meminta seluruh pihak menghormati kerja jurnalistik dan menjaga etika saat berhadapan dengan media.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Dewan Pers Tegaskan Ketidaksenangan terhadap Pertanyaan Wartawan tak Boleh Berujung Penghinaan
Indonesia
BBHAR PDIP Gugat Zulfan Lindan dan Total Politik terkait Tudingan Kerusuhan Agustus
Gugatan tersebut diajukan setelah pihaknya terlebih dahulu menempuh mekanisme penyelesaian sengketa pers melalui Dewan Pers.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
BBHAR PDIP Gugat Zulfan Lindan dan Total Politik terkait Tudingan Kerusuhan Agustus
Indonesia
Media Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
Sejak awal berdiri, DKPP memang menghadapi tantangan untuk memperkenalkan keberadaannya kepada masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Media Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
Indonesia
DKPP Nilai Media Berperan Penting Menyampaikan Putusan Etik kepada Publik
Media memiliki peran penting dalam membangun transparansi sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap proses penegakan kode etik penyelenggara pemilu.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
DKPP Nilai Media Berperan Penting Menyampaikan Putusan Etik kepada Publik
Bagikan