Deretan Prestasi Strategis Letjen Maruli Simanjuntak Calon Kuat KSAD

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 23 November 2023
Deretan Prestasi Strategis Letjen Maruli Simanjuntak Calon Kuat KSAD

Letjen TNI Maruli Simanjuntak. (Foto: Dok Pen Kostrad)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jenderal TNI Agus Subiyanto resmi menanggalkan posisi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) setelah dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan melakukan serah terima jabatan (sertijab) sebagai panglima baru TNI menggantikan Laksamana TNI Yudo Margono yang memasuki masa purna tugas.

Dalam acara sertijab di Mabes TNI, Rabu (22/11) kemarin, Jenderal Agus sempat mengungkapkan kriteria siapa yang bakal menggantikan posisinya sebagai orang nomor satu di TNI AD. Menurut dia, kriteria calon KSAD yang baru akan dijabat perwira tinggi TNI berpangkat bintang tiga atau Letnan Jendral (Letjen) sesuai strata kepangkatan di militer.

Baca Juga:

Sepak Terjang Letjen Maruli Simanjuntak, Menantu Luhut yang Disebut akan Gantikan KSAD

"Kalau mau jadi KSAD harus bintang tiga yang eligible dan strategis. Kemudian, dari KSAD jadi Panglima TNI pernah menjabat (kastaf) angkatan, tidak ujug-ujug, semuanya harus berprestasi," kata Agus, kepada awak media

Lagi-lagi, Agus menegaskan calon KSAD adalah bintang tiga yang memegang jabatan strategis, menonjol, berprestasi, serta eligible. Meski tidak menyebut satu nama spesifik, dia sempat berkelakar kepada para awak media sudah dapat menebak sosok letjen yang layak menggantikannya. "Mungkin sudah bisa diterkalah," ungkap Panglima baru TNI itu.

Jika melihat jajaran bintang tiga di TNI AD saat ini memang ada satu nama yang cukup menonjol secara prestasi, atau bisa dikatakan eligible seperti yang diungkapkan Jenderal Agus. Yakni, Letjen Maruli Simanjuntak yang kini menjabat sebagai Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).

Dalam kesempatan berbeda, Maruli mengaku sebagai tentara tidak terlalu mengejar jabatan, tetapi jika memang dipercaya dan ditunjuk Panglima akan siap menjalankan tugas sebaik mungkin sebagai KSAD.

Menantu Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan itu mengatakan sebagai tentara harus siap bekerja keras. "Kalau tentara ya ditunjuk nggak ditunjuk harus bekerja terus," tegas jenderal bintang tiga itu.

Baca Juga:

Karier Cemerlang Pejudo Letjen Maruli yang Selangkah Lagi Jadi Orang Nomor 1 TNI AD

Menonjol, Berprestasi, dan Eligible

Pangkostrad Letjen TNI Maruli Simanjuntak saat menyampaikan keterangan di Istana Merdeka Jakarta, Senin (30/10/2023). (ANTARA/Andi Firdaus/am)

Tentara kelahiran di Bandung, 27 Februari 1970, lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1992 jebolan kecabangan infanteri itu memang layak menjadi calon kuat KSAD karena memiliki deretan prestasi mengagumkan.

Dari sisi kemampuan tempur berbagai brevet telah diraihnya. Mulai dari deretan brevet Kualifikasi Intai Tempur (Taipur) TNI, hingga level militer internasional, antara lain brevet Special Forces Distinctive Unit US Army, Master Parachutist Badge Royal Thai Army, Master Parachutist Singapore Army, dan Advanced Military Free Fall Parachutist Singapore Army

Maruli sendiri pernah menjabat berbagai posisi startegis, antara lain Komandan Detasemen Tempur Cakra pada 2002, Perwira Bantuan Madya Operasi Kopassus 2005 sampai 2008, lalu dipercaya mengisi posisi Komandan Batalyon (Danyon) 21 Grup 2 Kopassus pada 2008 sampai 2009.

Baca Juga:

Berawal dari Kupang, 'Bapak Air' Letjen Maruli Hadirkan Air Bersih di Pelosok RI

Tahun yang sama, Maruli ditunjuk menjadi Komandan Sekolah Komando Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdik Passus). Lalu, Maruli Simanjuntak menjabat sebagai Wakil Komandan Grup 1 Kopassus dari 2010 selama 3 tahun, kemudian bertugas sebagai Komandan Grup 2/Para Komando (2013—2014), hingga akhirnya menduduki posisi Asops Danjen Kopassus (2014)

Pada tahun yang sama, Maruli kembali promosi dipercaya menjadi Komandan Grup A Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) sampai 2016, kemudian menjabat Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama hingga 2017.

Sukses meraih penghargaan Danrem terbaik, Maruli dipromosikan untuk menduduki jabatan sebagai Wakil Komandan Paspampres, lalu promosi lagi menjadi Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) IV/Diponegoro.

Pengakuan atas kinerja dan kemampuannya kembali terbukti dengan ditunjuk untuk memimpin pasukan khusus pengawal presiden atau orang nomor satu di Indonesia. Maruli menjabat sebagai Komandan Paspampres pada 2018-2020, lalu diangkat menjadi Pangdam IX/Udayana, hingga akhirnya menerima promosi pangkat bintang tiga sebagai Pangkostrad sejak 2022 sampai hari ini. (*)

Baca Juga:

Letjen Maruli Simanjuntak Ungkapkan Kesiapannya jika Ditunjuk Jadi KSAD

#TNI #KSAD #Letjen Maruli Simanjuntak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pesawat A400 M Bermanuver di Langit Jakarta Dalam Misi Pegase 2026
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Rafale dan A400M milik Angkatan Udara Prancis dan TNI Angkatan Udara akan melakukan latihan bersama untuk pertama kalinya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Pesawat A400 M Bermanuver di Langit Jakarta Dalam Misi Pegase 2026
Indonesia
Prancis sebut Indonesia ‘Pusat Gravitasi’ Penting di Kawasan Indo Pasifik
Misi Pegase 2026 merupakan rangkaian penerbangan jelajah dunia yang membentang dari Arktik, Asia-Pasifik, hingga Timur Tengah.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Prancis sebut Indonesia ‘Pusat Gravitasi’ Penting di Kawasan Indo Pasifik
Indonesia
Puncak HUT ke-81 TNI di Monas Batal, Parade Perdana Kapal Induk KRI Sriwijaya Ikut Ditunda
Pesta meriah dan parade alutsista HUT ke-81 TNI di Monas resmi dibatalkan demi fokus penanganan bencana alam di Indonesia.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Puncak HUT ke-81 TNI di Monas Batal, Parade Perdana Kapal Induk KRI Sriwijaya Ikut Ditunda
Indonesia
Tentara Prancis Mendarat di Jakarta, Bawa Rafale dan A400M untuk Misi Pégase 2026 hingga Misi Keamanan Kawasan
Latihan ini menjadi bagian dari penguatan kerja sama pertahanan kedua negara di kawasan Indo-Pasifik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Tentara Prancis Mendarat di Jakarta, Bawa Rafale dan A400M untuk Misi Pégase 2026 hingga Misi Keamanan Kawasan
Indonesia
Daftar Perubahan Rute Transjakarta Imbas TNI Run Monas Besok, Berlaku Mulai 05.00 WIB!
PT Transportasi Jakarta merubah dan menyesuaikan rute bus pada Minggu 20 September akibat event TNI Run di kawasan Monas-Bundaran HI. Cek detailnya!
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Daftar Perubahan Rute Transjakarta Imbas TNI Run Monas Besok, Berlaku Mulai 05.00 WIB!
Indonesia
Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior, DPR Minta Tradisi Kekerasan di TNI Dihapus
TB Hasanuddin menyoroti kasus Serda Ahmad yang tewas setelah diduga dianiaya senior. Ia meminta tradisi kekerasan di lingkungan TNI dihentikan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior, DPR Minta Tradisi Kekerasan di TNI Dihapus
Indonesia
Alasan Prabowo Tambah Batalion TNI di Berbagai Wilayah
Prabowo menegaskan penguatan pertahanan diarahkan untuk membangun sistem pertahanan dan keamanan yang lebih baik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Alasan Prabowo Tambah Batalion TNI di Berbagai Wilayah
Indonesia
Kronologi Serda Ahmad Dipukul 3 Kali hingga Meninggal, 4 Tersangka Terancam Dipecat
Empat prajurit TNI AU tersangka penganiayaan Serda Ahmad Muzammil Farisa berpotensi diberhentikan tidak hormat. Ini kronologi pemukulan hingga korban meninggal.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Kronologi Serda Ahmad Dipukul 3 Kali hingga Meninggal, 4 Tersangka Terancam Dipecat
Indonesia
Kasus Penganiayaan Serda Ahmad: 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka, Terancam 9 Tahun Penjara
Puspom TNI AU menetapkan empat prajurit sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan Serda Ahmad Muzammil yang berujung kematian.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Kasus Penganiayaan Serda Ahmad: 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka, Terancam 9 Tahun Penjara
Indonesia
Serda Ahmad Meninggal Usai Diduga Dianiaya Senior, 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka
Puspom AU menetapkan empat prajurit TNI AU sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan Serda Ahmad Muzammul Farisa meninggal.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Serda Ahmad Meninggal Usai Diduga Dianiaya Senior, 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka
Bagikan