Densus 88 Ringkus Teroris Terkait Pelemparan Bom Gubernur Sulsel
Densus 88 melakukan pemantauan lokasi terduga teroris. (MP/Rizki Fitrianto)
MerahPutih.com - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap seorang pria terkait dugaan terorisme. Pria tersebut ditangkap diduga terkait upaya pembunuhan terhadap Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo pada 2012 silam.
Bakri alias Bakri Baroncong alias Aslam alias Pak Nur ditangkap tanpa perlawanan di asrama Ponpes Darul Hijrah di Desa Timampu, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.
"Yang bersangkutan ditangkap berkaitan dengan keterlibatannya dalam kejadian bom gubernur Sulawesi Selatan pada tahun 2012," jelas Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto di Jakarta, Selasa (24/10).
Berdasarkan keterangan saksi-saksi, Bakri Baroncong merupakan teroris jaringan Abu Uswah. Menurut Rikwanto, Bakri memberikan bom kepada bom pipa dan korek api pada 11 November 2012 kepada dua pelaku lain yang sudah lebih dulu ditangkap, Jodi dan Awaludin alias Awal, untuk melakukan pembunuhan terhadap gubernur Sulsel.
Berdasarkan keterangan Jodi, Bakri Baroncong bersama Suwardi alias Pak Guru, Budi dan Yadi mengikuti tausiah yang dibawakan oleh Abu Uswah dengan materi bahan dan cara pembuatan bom lontong di kebun milik Muhtar Hadi.
"Dalam pelatihan pembuatan bom tersebut, berhasil membuat sekitar 20 batang bom. Dengan rincian Jodi memegang 2 batang, Bakri memegang 6 batang, Awi memegang 6 batang, dan Abu Uswah 4 batang," kata Rikwanto.
Rikwanto menambahkan, Abu Uswah memerintahkan Awaluddin agar sebelum ke lokasi amaliah (bom gubernur Sulsel) agar singgah di rumah Bakri untuk mengambil bom. (Ayp)
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah
Polisi Sebut Terduga Penembak di Bondi Bertindak Sendiri, tanpa Pelatihan di Filipina
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Naveed Akram, Pelaku Penembakan di Pantai Bondi, Australia, Didakwa atas 15 Pembunuhan
12 Orang Meninggal Akibat Penembakan di Pantai Bondi Australia
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Polisi Dalami Pola Perekrutan Anak di Game Online Buat Aksi Terorisme
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
110 Anak Diduga Direkrut Teroris, Gunakan Video Pendek, Animasi, Meme, dan Musik Propaganda