Denny Indrayana Dibela Politisi PKS

Fredy WansyahFredy Wansyah - Jumat, 06 Maret 2015
 Denny Indrayana Dibela Politisi PKS

Aboe Bakar Al-Habsyi di Gedung DPR RI, Januari 2015. (Foto: aboebakarnews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Aboe Bakar Al-Habsyi, mengatakan tidak boleh mengecap mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Deny Indrayana sebagai koruptor. Aboe Bakar meminta tidak ada penyimpulan sebelum terbukti dalam persidangan.

"Semua harus menganut praduga tak bersalah. Apa lagi posisinya masih sebagai saksi, jadi jangan terburu buru menyimpulkan," kata Aboe Bakar, di Jakarta, Jumat (6/3). (BacaBareskrim Polri Tunggu Denny Indrayana)

Menurut pria berzodiak Virgo ini, meskipun ada indikasi keterlibatan Deny dalam dalam pengadaan proyek Paymen Gateway (PG) di Kementerian Hukum dan HAM, proses penegakan hukum harus dilakukan sesuai prinsip equality before the law.

"Semua harus diperlakukan sama di depan hukum. Hak-hak yang seharusnya dimiliki oleh Deny harus diberikan dengan baik. Sebaliknya, dia tak boleh diistimewakan, harus diperlakukan sama dengan yang lain," katanya. (Baca: Denny Indrayana Paksa Jokowi Tak Lantik BG)

Pria alumnus STIE Bisnis Indonesia Jakarta ini menegaskan bahwa ada tantangan penyidik bareskrim untuk membuktikan adanya tindak pidana korupsi dalam proses payment gateway. Bila belajar dari kasus Lutfi Hasan Ishaq (LHI), kata Aboe, tindak pidana korupsi tak perlu ada unsur kerugian negara. "Menerima janji saja atau indikasi tranding in influence saja sudah cukup memenuhi unsur pidana korupsi," katanya. (hur)

#Aboe Bakar Al-Habsy #Kasus Korupsi #Denny Indrayana
Bagikan
Ditulis Oleh

Fredy Wansyah

Berita Terkait

Indonesia
Pejabat Terima Gratifikasi dan Suap, Menteri Agama: Dosanya Sangat Besar
Dalam Islam, hadiah yang diterima karena jabatan dapat berubah status menjadi gratifikasi yang dilarang.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Pejabat Terima Gratifikasi dan Suap, Menteri Agama: Dosanya Sangat Besar
Indonesia
KPK Ungkap Total Pemerasan Izin Tinggal WNA di Imigrasi Capai Rp 145,5 Miliar
Selama periode 2022 sampai 2026, para pihak di Dirjen Imigrasi maupun Kementerian Imipas menerima uang baik secara tunai, transfer maupun melalui perantara.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
KPK Ungkap Total Pemerasan Izin Tinggal WNA di Imigrasi Capai Rp 145,5 Miliar
Indonesia
KPK Sita 7 Mobil, 15 Motor, dan Ratusan Gram Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
Dalam operasi senyap tersebut, tim penindakan KPK menangkap 17 orang.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
KPK Sita 7 Mobil, 15 Motor, dan Ratusan Gram Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
Indonesia
Ajudan Silmy Salim Dorong dan Pukul Jurnalis Saat Sang Bos Serahkan Diri ke KPK
Saat hendak memasuki lobi gedung KPK, para ajudan Silmy menghalangi kerja wartawan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Ajudan Silmy Salim Dorong dan Pukul Jurnalis Saat Sang Bos Serahkan Diri ke KPK
Indonesia
Dugaan Korupsi Eks Bos BGN Dadan Hindayana dan 2 Wakilnya Berlangsung Sejak 2025
Kejagung menetapkan eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan dua wakilnya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak 2025.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Dugaan Korupsi Eks Bos BGN Dadan Hindayana dan 2 Wakilnya Berlangsung Sejak 2025
Indonesia
Minta Vonis Bebas Murni, Nadiem Makarim: Semua Unsur Dakwaan Sudah Patah
Nadiem Makarim berharap divonis bebas murni dalam kasus dugaan korupsi Chromebook. Menilai seluruh unsur dakwaan jaksa tidak terbukti dan bantah ada kerugian negara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Minta Vonis Bebas Murni, Nadiem Makarim: Semua Unsur Dakwaan Sudah Patah
Indonesia
Polisi Bongkar Kasus Penipuan Koperasi Merah Putih di Boyolali, Kerugian Capai Rp 1,2 Miliar
Polres Boyolali membongkar kasus penipuan proyek Koperasi Merah Putih. Total kerugian mencapai Rp 1,2 miliar.
Soffi Amira - Rabu, 20 Mei 2026
Polisi Bongkar Kasus Penipuan Koperasi Merah Putih di Boyolali, Kerugian Capai Rp 1,2 Miliar
Indonesia
Linda Susanti Minta Proses Hukum Adil dalam Kasus Laporan Deputi KPK
Linda dilaporkan Deputi Penindakan KPK Asep Guntur Rahayu atas dugaan penggunaan surat palsu terkait dengan penyitaan barang miliknya oleh Komisi Antirasuah.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Linda Susanti Minta Proses Hukum Adil dalam Kasus Laporan Deputi KPK
Indonesia
Noel Ebenezer Menyesal Kurang Banyak Korupsi Usai Jaksa Tuntut Lima Tahun Penjara
Jaksa mendakwa Noel melakukan pemerasan bersama 10 terdakwa lain terhadap para pemohon sertifikasi K3 senilai total Rp6,52 miliar
Angga Yudha Pratama - Selasa, 19 Mei 2026
Noel Ebenezer Menyesal Kurang Banyak Korupsi Usai Jaksa Tuntut Lima Tahun Penjara
Indonesia
Eks Menko PMK Muhadjir Effendy Akui Dicecar KPK soal Jabatan Menag Ad Interim

 Muhadjir yang kini menjabat Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Haji diperiksa di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin (18/5).
Dwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Eks Menko PMK Muhadjir Effendy Akui Dicecar KPK soal Jabatan Menag Ad Interim
Bagikan