Datangi KPK, Mensos Tegaskan Program Sekolah Rakyat Tak Boleh Dikotori Korupsi

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Datangi KPK, Mensos Tegaskan Program Sekolah Rakyat Tak Boleh Dikotori Korupsi

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf. (Foto: MerahPutih.com/Ponco)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengunjungi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi untuk berkonsultasi terkait tata kelola pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Sosial, khususnya penyelenggaraan program Sekolah Rakyat pada 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Gus Ipul mengatakan Kemensos ingin memperoleh masukan dari KPK agar proses pengadaan dapat berjalan transparan dan terhindar dari praktik korupsi.

“Kami diberi waktu untuk melakukan konsultasi, audiensi, sekaligus memberikan informasi terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Sosial, khususnya penyelenggaraan Sekolah Rakyat,” ujar Gus Ipul di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (8/5).

Menurut dia, evaluasi pelaksanaan program pada 2025 menjadi dasar penting untuk memperbaiki tata kelola pengadaan di masa mendatang.

Baca juga:

DPR Tuntut Kemensos Buka-Bukaan soal Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 Ribu per Pasang

Gus Ipul menjelaskan dirinya datang bersama Wakil Menteri Sosial, Sekretaris Jenderal, para direktur jenderal, hingga pejabat eselon II yang memiliki tanggung jawab dalam pengadaan barang dan jasa.

Ia menilai konsultasi dengan KPK menjadi momentum penting bagi Kemensos untuk memperoleh arahan sekaligus pengawasan terhadap pelaksanaan program strategis pemerintah.

Eks Wakil Gubernur Jawa Timur itu juga mengapresiasi masyarakat yang aktif memberikan kritik dan masukan terhadap program-program Kemensos, termasuk melalui media sosial.

Menurutnya, kritik publik menjadi bagian penting dalam upaya memperbaiki kinerja kementerian.

Baca juga:

93 Sekolah Rakyat Permanen Kemensos Siap Beroperasi Tahun Ajaran Baru 2026

Gus Ipul menegaskan komitmennya bersama jajaran Kemensos untuk memastikan program strategis Presiden, terutama Sekolah Rakyat, tidak tercemar praktik korupsi maupun penyimpangan anggaran.

“Kami tidak ingin program-program strategis Presiden dikotori praktik-praktik korupsi dan hal-hal yang tidak terpuji,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul juga mengungkapkan posisi Kemensos dalam catatan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah atau LKPP masih berada di peringkat ke-167 dari lebih 600 lembaga dan instansi pemerintah terkait tata kelola pengadaan barang dan jasa.

Selain itu, ia mengakui sumber daya manusia di Kemensos masih terbatas untuk mengelola pengadaan dengan nilai anggaran yang diperkirakan terus meningkat setiap tahun.

Karena itu, Kemensos meminta pandangan KPK mengenai kemungkinan penggunaan agen pengadaan atau instansi lain dalam proses pengadaan barang dan jasa sebagaimana diatur dalam regulasi.

Menurut Gus Ipul, hasil evaluasi dan monitoring dari KPK nantinya akan menjadi pedoman dalam memperbaiki tata kelola pengadaan di Kemensos ke depan. (Pon)

#Menteri Sosial # Saifullah Yusuf #KPK #Sekolah Rakyat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KPK Geledah 3 Lokasi di Bengkulu, Bongkar Dugaan Suap Proyek Rejang Lebong
KPK menggeledah tiga lokasi di Bengkulu dan Rejang Lebong terkait kasus suap proyek. Penyidik menyita dokumen, barang elektronik, dan memeriksa delapan saksi untuk mendalami perkara.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
KPK Geledah 3 Lokasi di Bengkulu, Bongkar Dugaan Suap Proyek Rejang Lebong
Indonesia
Rudy Tanoe Mangkir Lagi, KPK Buka Opsi Langkah Paksa dalam Kasus Bansos Beras
KPK membuka opsi langkah paksa terhadap Rudy Tanoe jika kembali mangkir dari pemeriksaan kasus dugaan korupsi bansos beras Kemensos.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
Rudy Tanoe Mangkir Lagi, KPK Buka Opsi Langkah Paksa dalam Kasus Bansos Beras
Berita Foto
Pakai Rompi Tahanan, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jalani Pemeriksaan Tim 9 Kejagung
Tersangka yang merupakan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah di Rumah Tahanan Cabang KPK, Jakarta, Jumat (7/8/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 07 Agustus 2026
Pakai Rompi Tahanan, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jalani Pemeriksaan Tim 9 Kejagung
Indonesia
Febrie Adriansyah Diperiksa sebagai Tersangka TPPU, Dipindahkan dari Rutan KPK ke Kejagung
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dipindahkan sementara dari Rutan KPK ke Kejagung untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dugaan TPPU oleh Tim 9.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
Febrie Adriansyah Diperiksa sebagai Tersangka TPPU, Dipindahkan dari Rutan KPK ke Kejagung
Indonesia
KPK Akan Periksa Kepala Kantor Imigrasi Jaksel soal Temuan Uang SGD 8.500 dalam Kasus Dugaan Pemerasan WNA
KPK akan memeriksa Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Selatan terkait temuan uang tunai SGD 8.500 dalam penyidikan dugaan pemerasan pengurusan izin tinggal WNA.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
KPK Akan Periksa Kepala Kantor Imigrasi Jaksel soal Temuan Uang SGD 8.500 dalam Kasus Dugaan Pemerasan WNA
Indonesia
BRIN Buat Sepatu Karet Lokal untuk Sekolah Rakyat, Harga Mulai Rp 75 Ribu
BRIN mengembangkan sepatu karet lokal untuk mendukung program Sekolah Rakyat. Sepatu berbahan karet produksi lokal ini dibanderol mulai sekitar Rp 75 ribu.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
BRIN Buat Sepatu Karet Lokal untuk Sekolah Rakyat, Harga Mulai Rp 75 Ribu
Indonesia
SETARA Institute Soroti Perlakuan terhadap Febrie Adriansyah saat Jalani Proses Hukum
Perlakuan terhadap mantan Jampidsus Febrie Adriansyah selama proses hukum menjadi sorotan SETARA Institute.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
SETARA Institute Soroti Perlakuan terhadap Febrie Adriansyah saat Jalani Proses Hukum
Indonesia
KPK Ungkap Bupati Kuansing Setor 12.500 SGD ke Pejabat Kemenhut Sebelum Penyerahan Amplop Menhut
KPK mengungkap dugaan setoran 12.500 dolar Singapura dari Bupati Kuansing ke pejabat Kemenhut sebelum kasus amplop Menhut.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
KPK Ungkap Bupati Kuansing Setor 12.500 SGD ke Pejabat Kemenhut Sebelum Penyerahan Amplop Menhut
Indonesia
Dinilai Rawan Konflik Kepentingan, SETARA Institute Usulkan Kasus Febrie Adriansyah Ditangani KPK
SETARA Institute meminta Presiden Prabowo Subianto mengambil alih polemik penanganan kasus Febrie Adriansyah dengan mengalihkan perkara ke KPK.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Dinilai Rawan Konflik Kepentingan, SETARA Institute Usulkan Kasus Febrie Adriansyah Ditangani KPK
Indonesia
KPK Ungkap Dugaan Amplop 14 Ribu Dolar Singapura untuk Raja Juli, Ada Selisih Uang yang Dikembalikan
KPK mengungkap temuan baru dalam kasus suap Bupati Kuansing, Suhardiman Amby dan Raja Juli Antoni.
Soffi Amira - Rabu, 05 Agustus 2026
KPK Ungkap Dugaan Amplop 14 Ribu Dolar Singapura untuk Raja Juli, Ada Selisih Uang yang Dikembalikan
Bagikan