Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Dapat Kucuran Rp3 Triliun, BNPB Diminta Sediakan Alat PCR dan Rapid Test dalam Jumlah Banyak

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 07 April 2020
Dapat Kucuran Rp3 Triliun, BNPB Diminta Sediakan Alat PCR dan Rapid Test dalam Jumlah Banyak

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo (Bamsoet). (ANTARA/Aditya Pradana Putra/hp.)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta BNPB berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk menyalurkan sejumlah dana yang diprioritaskan membeli alat rapid test dan alat tes polymerase chain reaction (CPC) dalam jumlah banyak.

Termasuk menyediakan alat dan kebutuhan kesehatan lainnya, terutama untuk alat pelindung diri (APD) yang masih banyak kekurangan di sejumlah daerah Indonesia.

Baca Juga:

Dishub DKI: Penetapan PSBB Bisa Dimaksimalkan untuk Pembatasan Transportasi

Hal ini diungkapkan Bamsoet sehubungan dengan cairnya atau telah diterimanya dana sekitar Rp3 triliun oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk penanganan virus corona.

"Meminta pemerintah memaksimalkan penggunaan dana tersebut untuk pelayanan kesehatan, seperti pencegahan, pengendalian penyakit, kebutuhan farmasi, hingga untuk pengembangan penelitian terkait virus corona," ujarnya, Selasa (7/4).

Politisi Golkar ini juga berharap, pemerintah dapat mengalokasi anggaran untuk kebutuhan operasional warga negara Indonesia yang kembali dikarenakan wabah virus corona dan harus dikarantina.

"Saya berharap juga pemerintah bisa mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan masyarakat yang dikarantina, salah satunya yang ada di Wisma Atlet," tegasnya.

Doni Munardo.  (ANTARA/ HO/ BNPB)
Doni Munardo. (ANTARA/ HO/ BNPB)

Dana yang dimiliki saat ini maupun yang sedang dianggarkan oleh BNPB, ia berharap, dapat mencukupi atau bisa memenuhi kebutuhan perlengkapan medis lainnya yang masih dalam proses pengadaan.

"Untuk Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sekiranya dapat melakukan pertanggungjawaban terhadap dana yang digunakan untuk penanggulangan virus corona yang telah diberikan oleh BNPB tersebut," tandasnya.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan, BNPB selaku Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menerima anggaran sebesar Rp3,3 triliun.

Baca Juga:

Pemerintah Dianggap Kurang Galak Cegah Lonjakan Pemudik

Menurut Doni, penerimaan anggaran dapat berubah-ubah tergantung dinamika di lapangan.

Pada tahap pertama, BNPB dan Kementerian Kesehatan telah menerima sebesar Rp356 miliar.

"Tahap pertama dana telah masuk ke rekening senilai atau sebesar Rp356 miliar dan ini telah disalurkan kepada Kemenkes, dalam hal ini adalah PPK yang berasal dari pusat kritis. Prioritasnya adalah pembelian APD, kemudian rapid test, reagen, VTM, swab, ventilator, masker utk dokter dan para perawat," kata Doni dalam rapat kerja dengan Komisi VIII melalui konferensi video, Senin (6/4/2020).

Doni mengatakan, pada tahap kedua, BNPB menerima sebesar Rp2,78 triliun.

Anggaran tersebut, lanjut dia, digunakan untuk pencegahan dan pengendalian COVID-19 serta disalurkan untuk Mabes TNI sebesar Rp29 miliar.

"Adapun , dana tersebut telah disalurkan juga yang pertama kepada mabes TNI senilai Rp29 miliar lebih untuk operasional kepulangan WNI kita di Natuna, Pulau Sebaru dan juga saat ini di wisma atlet," ujarnya. (Knu)

Baca Juga:

Sasar Kasus Penghinaan Presiden, ICJR: Polisi Lawan Putusan MK

#Virus Corona #Bambang Soesatyo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Erick Thohir hingga Bamsoet Puji Sosok Jerry Hermawan Lo yang Peduli Sesama di Peluncuran Buku “The Art of Simple Leadership”
Founder JHL Group Jerry Hermawan Lo itu bukan lahir dari kemewahan ataupun jalan pintas menuju puncak bisnis
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
Erick Thohir hingga Bamsoet Puji Sosok Jerry Hermawan Lo yang Peduli Sesama di Peluncuran Buku “The Art of Simple Leadership”
Indonesia
Fenomena 'No Viral No Justice, saat Keadilan Baru Muncul setelah Viral, Hukum Bekerja hanya demi Popularitas
Fenomena no viral no justice menjadi tanda adanya persoalan mendasar dalam sistem penegakan hukum nasional.
Dwi Astarini - Senin, 09 Maret 2026
Fenomena 'No Viral No Justice, saat Keadilan Baru Muncul setelah Viral, Hukum Bekerja hanya demi Popularitas
Indonesia
Bamsoet Nilai Pilkada lewat DPRD Berpotensi Kurangi Biaya dan Politik Uang
Bamsoet mengatakan sistem pemilihan kepala daerah oleh DPRD bukan hal baru dalam praktik demokrasi.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
Bamsoet Nilai Pilkada lewat DPRD Berpotensi Kurangi Biaya dan Politik Uang
Indonesia
Elit Saling Adu Opini soal Bencana Alam Sumatra, Bamsoet: Stop Saling Menyalahkan, Fokus pada Penanganan
Bamsoet meminta elite politik berhenti saling menyalahkan, tekanan perlunya aksi cepat, satu komando, dan gotong royong nasional untuk Sumatra.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Desember 2025
Elit Saling Adu Opini soal Bencana Alam Sumatra, Bamsoet: Stop Saling Menyalahkan, Fokus pada Penanganan
Indonesia
Bye-Bye Macet! Lihat Penampakan Taksi Terbang Tanpa Pilot yang Bakal Mengudara di IKN, Tarifnya Bikin Kaget!
Sekali isi daya, dia kan pakai baterai, kurang lebih Rp500 ribu
Angga Yudha Pratama - Rabu, 25 Juni 2025
Bye-Bye Macet! Lihat Penampakan Taksi Terbang Tanpa Pilot yang Bakal Mengudara di IKN, Tarifnya Bikin Kaget!
Indonesia
Bamsoet Tegaskan Komunikasi Intensif Pemerintah dan Partai Politik Kunci Pengesahan RUU Perampasan Aset
RUU ini sedang dalam pembahasan antar kementerian dan lembaga
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 April 2025
Bamsoet Tegaskan Komunikasi Intensif Pemerintah dan Partai Politik Kunci Pengesahan RUU Perampasan Aset
Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Indonesia
Tak Ada Presidential Threshold di Pemilu, Bamsoet: Capres Berkualitas Rendah Diprediksi bakal Muncul
Bamsoet menilai dihapusnya Presidential Threshold akan membawa implikasi komplek bagi politik Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Januari 2025
Tak Ada Presidential Threshold di Pemilu, Bamsoet: Capres Berkualitas Rendah Diprediksi bakal Muncul
Indonesia
Nama Soeharto Dicabut dari TAP MPR soal KKN
MPR adalah rumah kebangsaan bersama dan penjelmaan seluruh rakyat Indonesia
Angga Yudha Pratama - Rabu, 25 September 2024
Nama Soeharto Dicabut dari TAP MPR soal KKN
Indonesia
Pantun Bamsoet Buka Paripurna Terakhir MPR Singgung Beringin di Persimpangan Jalan
Pantun yang dilantunkan Bamsoet menyinggung 'Pohon Beringin' yang identik dengan Partai Golkar.
Wisnu Cipto - Rabu, 25 September 2024
Pantun Bamsoet Buka Paripurna Terakhir MPR Singgung Beringin di Persimpangan Jalan
Bagikan