Ciutkan Nyali Mudik Nataru, Benteng Vastenburg Jadi Lokasi Karantina

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 01 Desember 2020
Ciutkan Nyali Mudik Nataru, Benteng Vastenburg Jadi Lokasi Karantina

Benteng Vastenburg. (Foto: MP/Ismail).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo bakal kembali membuka rumah karantina bagi pemudik yang saat libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus COVID-19.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan, pihaknya perlu bersikap tegas untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 di Solo pada akhir tahun ini.

"Kami minta Natal dan Tahun Baru dirayakan di kota masing-masing saja, tidak usah ke Solo dulu, di sini (Solo) angkanya juga lagi tinggi," kata Rudy, Senin (30/11).

Baca Juga:

BI: Indonesia Masih Perlu Mengejar Ekonomi Syariah

Rudy menegaskan, jika masih ada yang nekat untuk mudik ke Solo saat Nataru, Pemkot akan menyiapkan Benteng Vastenburg, yang merupakan bangunan peninggalan Belanda untuk lokasi karantina.

"Lokasi karantina tidak sebagus saat mudik Lebaran. Tempatnya lebih jelek sehingga warga diminta pertimbangkan lagi untuk mudik ke Solo," kata dia.

Ia menjelaskan, pada Lebaran lalu ada tiga rumah karantina yang dulu sediakan Pemkot, yakni gedung Graha Wisata Niaga, Dalem Joyokusuman, dan Dalem Priyosuhartan. Ketigaya sudah ditempati anggota Brimob Polda Jawa Tengah untuk pengamanan Pilwakot Solo dan karantina nakes terpapar COVID-19.

Benteng Vastenburg dijadikan lokasi karantina bagi pemudik libut Nataru, Senin (30/11). (MP/Ismail)
Benteng Vastenburg dijadikan lokasi karantina bagi pemudik libut Nataru, Senin (30/11). (MP/Ismail)

"Di Benteng Vastenburg akan kita bangun tenda-tenda barak sebagai tempat pemudik di karantina. Karantina pemudik berlaku selama 14 hari," kata dia.

Rudy berharap, keberadaan lokasi karantina bagi pemudik libur Nataru ini bisa menciutkan nyeli warga untuk mudik.

"Pemkot tidak ingin kasus COVID-19 Solo terus melonjak sehingga perlu sikap tegas. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Dunia Kesehatan Sambut Positif Kehadiran Vaksin COVID-19

#Protokol Kesehatan #COVID-19 #Kasus Covid
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
DPR Dorong Vaksinasi Influenza Siswa Cegah Superflu, Sekolah Diharap Terapkan Protokol Kesehatan
Pemerintah dan pihak sekolah tidak boleh meremehkan tren peningkatan kasus superflu
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
DPR Dorong Vaksinasi Influenza Siswa Cegah Superflu, Sekolah Diharap Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Bagikan