MERAHPUTIH.COM - GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi membantah tengah bersama Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Semarang.
“Itu enggak (bersama Bupati Pekalongan Faida). Info dari mana?” kata Luthfi, Rabu (4/3).
Luthfi membantah keterangan Fadia dan mengaku tidak tahu-menahu mengenai penangkapan tersebut. “Saya juga tidak tahu ditangkapnya dimana,” ucap dia.
Mantan Kapolresta Surakarta ini menyebut kasus ini bisa menjadi pembelajaran bagi jajaran kepala daerah lain. "Kami prihatin sekali ya. Prinsipnya, kami menghormati penyidikan yang dilakukan KPK," kata Luthfi.
Ia menegaskan telah berkali-kali menyampaikan pesan kepada jajaran wali kota atau bupati untuk menciptakan birokrasi yang bersih dengan jalan tidak melanggar hukum. “Ini menjadi pembelajaran bagi seluruh pejabat publik untuk menjalankan prinsip good governance,” ujarnya.
Baca juga:
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Bantah Kena OTT KPK, Sebut sedang bersama Ahmad Luthfi
Ahmad Luthfi menegaskan, sejak awal telah mengingatkan seluruh bupati dan wali kota di Jawa Tengah agar menjaga integritas dan tidak menyalahgunakan kewenangan.
“Kita harus menciptakan birokrasi yang bersih dengan jalan tidak melanggar hukum. Tapi kembali kepada personel masing-masing,” pungkasnya.(Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
KPK Umumkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Tersangka Korupsi Pengadaan Outsourcing