Kesehatan

Bukan Hanya Jorok, Ngupil Juga Membahayakan Kesehatan

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 31 Desember 2020
Bukan Hanya Jorok, Ngupil Juga Membahayakan Kesehatan

Orang menyebarkan bakteri dan virus mereka sendiri ke segala sesuatu yang mereka sentuh. (Foto: Pexels/Min An)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

NGUPIL dikatakan jorok tapi sebagian besar dari kita melakukannya, baik itu secara diam-diam atau di depan banyak orang. Meskipun tampak lucu, ngupil adalah hal serius, terutama kala pandemi sepertin ini.

Orang yang mengupil, tidak hanya orang menyebarkan bakteri dan virus mereka sendiri ke segala sesuatu yang mereka sentuh setelah "menggali emas", tetapi kamu juga mentransfer kuman dari ujung jari ke dalam hidung. Demikian penjelasan dokter spesialis penyakit menular Dr. Paul Pottinger yang juga seorang profesor di Fakultas Kedokteran Universitas Washington di Seattle, AS.

Baca juga:

3 Rumor Kecantikan yang Tidak Seharusnya Dipercaya

ngupil
Bahaya ngupil di tempat umum. (Foto: 123RF/Tatiana Chekryzhova)

Itu berarti kamu dapat menyebarkan virus corona kepada orang lain dari sesi mengorek hidung, dan kamu juga lebih mungkin tertular virus itu bersama dengan virus lain seperti influenza atau rhinovirus (flu biasa).

Hidung adalah salah satu dari tiga cara utama virus masuk ke tubuh, dua lainnya melalui mulut dan mata. Hidung memiliki sejumlah sistem pertahanan untuk mencegah masuknya patogen, termasuk bulu di bagian depan lubang hidung untuk memblokir partikel yang lebih besar dan selaput lendir.

"Lapisan lembab hidung itu memiliki kelenjar kecil secara mikroskopis yang dapat mengeluarkan lendir ke dalam saluran napas sebagai respons terhadap penyerbu asing. Itu termasuk benda-benda besar seperti serbuk sari dan kotoran dan debu serta benda mikroskopis, yang akan mencakup bakteri dan virus," kata Pottinger seperti diberitakan cnn.com (30/12).

Baca Juga:

Lakukan Perawatan Kulit ini Saat Usia 40-an

ngupil
Memasukan jari ke hidung berarti juga memasukkan virus. (Foto: 123RF/chajamp)

Beberapa lendir adalah hal yang baik dan sehat, mencegah sebagian besar penyerang keluar. Tetapi ketika mengering, bersama dengan apa pun yang ditangkapnya, ia berubah menjadi apa yang kebanyakan dari kita sebut upil. Ketika kamu merasakan sesuatu di dalam hidung, mudah untuk ingin mengambilnya tanpa berpikir.

Apa yang banyak orang tidak sadari adalah betapa lembutnya kulit di dalam hidung itu. Ngupil hidung dapat membuat luka kecil pada lapisan epitel yang halus di rongga hidung, kata ahli virologi molekuler Cedric Buckley, mantan profesor biologi di Jackson State University di Mississippi yang sekarang melakukan pengembangan kurikulum STEM.

"Begitu penghalang itu dilanggar, Anda langsung menuju lapisan kapiler, yang menjadi saluran untuk infeksi partikel virus," jelas Buckley, yang juga bertugas di Satuan Tugas COVID-19 Kota Jackson. Pelanggaran ini meningkatkan peluangmu untuk menularkan kuman apa pun yang ada di tangan langsung ke aliran darah.

Baca Juga:

Tanda-tanda Dehidrasi Ini Jangan Dicuekin

#Kesehatan #Bulu Hidung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Bagikan