Bubar Demo, Ojol Langsung Narik Penumpang di Jam Pulang Kantor

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 29 Agustus 2024
Bubar Demo, Ojol Langsung Narik Penumpang di Jam Pulang Kantor

Demo ojol berakhir, massa bubar dengan tertib.(foto: Merahputih.com/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - MASSA asosiasi ojek online dan kurir se-Jabodetabek yang berunjuk rasa di Patung Kuda, Jakarta Pusat, membubarkan diri, Kamis (29/8) sore. Mereka bubar secara teratur dan perlahan. Jalanan Medan Merdeka Barat mulai lengang.

Pembubaran diri mereka salah satunya disebabkan perwakilan massa sempat bertemu dengan pemerintah untuk membahas sejumlah tuntutan mereka. Dari hasil pertemuan itu, disepakati bahwa aplikator, pemerintah, dan mitra driver diberi waktu dua pekan untuk membereskan segala persoalan yang ada.

Namun, beberapa driver ojol memilih untuk mengakhiri aksi mereka karena harus melayani pesanan. Hal itu mengingat jam pulang kantor sudah tiba, banyak pekerja yang membutuhkan jasa mereka untuk antar-jemput.

Jam pulang kantor merupakan waktu terbaik untuk mendapatkan penumpang karena banyak pekerja yang melakukan mobilitas. Selain itu, pada malam hari juga banyak konsumen yang melakukan pesan-antar sehingga jasa para ojol ini sangat diperlukan.

Baca juga:

Jelang Demo Ojol, Gojek Ngaku Terbuka Atas Aspirasi Terkait Tarif



“Iya ini mesti antar penumpang karena memang sudah jam pulang kantor. Kami realistis juga karena memang butuh untuk pemasukan hari ini,” kata Haerudin, 26, salah seorang driver ojek online seraya berjalan kembali ke motornya.

Ribuan pengemudi ojol turut berpartisipasi di dalam demo ini. Para pengemudi ojol yang tidak ikutan berdemo bahkan turut mematikan aplikasi mereka. Hal itu membuat masyarakat di Jakarta dan sekitarnya kesulitan melakukan pesanan baik untuk perjalanan pulang kerja dan hal lainnya.

Sebagian warga di Jabodetabek tampak menyuarakan kegelisahan mereka di media sosial terlebih saat jam pulang kantor. Banyak yang butuh ojol untuk pulang kerja.

Demo kali ini menyampaikan sejumlah tuntutan, salah satunya terkait dengan kesejahteraan driver ojol dan kurir paket. Aksi ini digelar untuk menyampaikan aspirasi ojol dan kurir yang merasa tertekan dengan kebijakan perusahaan dan pemerintah.

Dalam unjuk rasa tersebut, driver ojol mengusung dua tuntutan utama. Pertama, persoalan tarif dengan potongan yang dibebankan kepada mitra driver mencapai 20-30 persen. Kedua, pemerintah diminta melegalkan pekerjaan driver ojek online dalam undang-undang.(knu)




Baca juga:

Demo Ojol, Massa Diminta tak Ricuh dan Ganggu Keamanan

#Demo Ojol
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Bakal Perbanyak Shelter Ojol, Beroperasi 24 Jam
Dengan hadirnya shelter di kawasan tersebut, Pramono pun meminta agar Dishub DKI memperbanyak shelter di titik-titik lainnya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Jakarta Bakal Perbanyak Shelter Ojol, Beroperasi 24 Jam
Indonesia
Perpres Ojol 8 Persen Disambut DPR, Pendapatan Driver Diprediksi Naik
Komisi IX DPR mengapresiasi Perpres ojol 8 persen. Pendapatan driver berpotensi naik menjadi 92 persen.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
Perpres Ojol 8 Persen Disambut DPR, Pendapatan Driver Diprediksi Naik
Indonesia
Demo Bela Venezuela di Depan Kedubes AS, Perhimpunan Ojol Sebut Amerika tak lagi Jadi Acuan Demokrasi
Ketua Umum Perhimpunan Ojek Online Indonesia (O2) Cecep Saripudin menyebut pihaknya menentang aksi Amerika Serikat menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Dwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
Demo Bela Venezuela di Depan Kedubes AS, Perhimpunan Ojol Sebut Amerika tak lagi Jadi Acuan Demokrasi
Indonesia
Demo Ojol Hari Ini, Polisi Turunkan 1.541 Aparat dan Imbau Warga Jauhi Ring 1 Monas
Pengemudi ojek online menggelar demo di Monas, Jakarta Pusat, Rabu (14/2). Mereka menuntut potongan aplikator maksimal 10 persen dan audit tarif.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Januari 2026
Demo Ojol Hari Ini, Polisi Turunkan 1.541 Aparat dan Imbau Warga Jauhi Ring 1 Monas
Indonesia
Demo Ojol di MPR/DPR, KRL Jabodetabek Beroperasi Normal dengan Penambahan Petugas untuk Antisipasi Kerusuhan
KAI Commuter mengoperasikan total 1.063 layanan perjalanan Commuter Line Jabodetabek.
Dwi Astarini - Rabu, 17 September 2025
Demo Ojol di MPR/DPR, KRL Jabodetabek Beroperasi Normal dengan Penambahan Petugas untuk Antisipasi Kerusuhan
Indonesia
Bang Doel Ingatkan Demo Ojol Jangan Rusak Fasilitas Umum yang Dibangun Pakai Uang Pajak
Aksi perusakan fasilitas umum bentuk pengkhianatan terhadap proses pembangunan yang dibayar menggunakan uang rakyat dari hasil pajak.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 September 2025
Bang Doel Ingatkan Demo Ojol Jangan Rusak Fasilitas Umum yang Dibangun Pakai Uang Pajak
Indonesia
Pramono Persilahkan Pengemudi Ojek Gelar Demo, Jangan Sporadis
Demonstrasi merupakan bagian dari hak demokrasi warga negara. Karena itu, Pemprov DKI tidak akan menghalangi aksi penyampaian aspirasi yang dilakukan masyarakat, termasuk para pengemudi ojol.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 September 2025
Pramono Persilahkan Pengemudi Ojek Gelar Demo, Jangan Sporadis
Indonesia
6.118 Aparat Gabungan Jaga Demo Ojol Hari Ini, Kapolres Jakpus Klaim tak ada Senjata Api
Pengamanan dilakukan dengan pendekatan persuasif tanpa melibatkan penggunaan senjata api.
Dwi Astarini - Rabu, 17 September 2025
6.118 Aparat Gabungan Jaga Demo Ojol Hari Ini, Kapolres Jakpus Klaim tak ada Senjata Api
Indonesia
Demo Ojol Hari ini, Sebagian tak Ikut karena Khawatir Kehilangan Penghasilan hingga Trauma Kerusuhan
Mayoritas pengemudi yang lain memilih tetap bekerja.
Dwi Astarini - Rabu, 17 September 2025
Demo Ojol Hari ini, Sebagian tak Ikut karena Khawatir Kehilangan Penghasilan hingga Trauma Kerusuhan
Indonesia
5.000 Ojol Siap Berhenti ‘Narik’ Hari ini, Ikut Demo Tuntut Pemerintah hingga DPR
Demonstrasi dimulai di depan Kementerian Perhubungan, Istana Presiden, hingga berakhir Gedung DPR, Jakarta.
Dwi Astarini - Rabu, 17 September 2025
5.000 Ojol Siap Berhenti ‘Narik’ Hari ini, Ikut Demo Tuntut Pemerintah hingga DPR
Bagikan