BPS: Sebagian Besar Kunjungan Wisman Desember 2020 untuk Bisnis

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 01 Februari 2021
BPS: Sebagian Besar Kunjungan Wisman Desember 2020 untuk Bisnis

Ilustrasi. Dua wisatawan asing membawa selancar saat berlibur di Pantai Kuta, Bali. (FOTO ANTARA/Nyoman Budhiana/ss/hp/aa.)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan bahwa kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Desember 2020 mencapai 164.000 orang.

Sebagian besar pengunjung akan mengurus bisnis, tugas, serta misi tertentu, dan bukan untuk berwisata.

“Jumlah wisatawan yang datang pada Desember 2020 naik 13,58 persen jika dibandingkan bulan sebelumnya, ada pergerakan sedikit. Tapi, jika dibandingkan tahun 2019, terjadi penurunan yang sangat curam yaitu 88,08 persen,” kata Kepala BPS Suhariyanto saat menggelar konferensi pers secara virtual, Senin (1/2).

Baca Juga:

Tak Seperti Bali, Wisman ke Yogyakarta Hanya Bawa Hasil Rapid Test

Suhariyanto mencontohkan, terdapat 127 orang wisman yang datang ke Bali pada Desember 2020. Mereka datang untuk mengikuti konferensi, dan sebagian lainnya adalah tamu dari lembaga internasional.

Kepala BPS Suhariyanto. ANTARA/Humas BPS/pri.
Kepala BPS Suhariyanto. ANTARA/Humas BPS/pri.

Jika dilihat menurut pintu masuk, Suhariyanto menambahkan, 59 persen wisman datang lewat jalan darat, 27 persen lewat laut, dan 14 persen lewat udara.

“Di seluruh bandara terjadi penurunan yang tajam jika kita bandingkan dengan posisi tahun lalu. Begitu juga wisman yang melalui laut dan darat,” ujarnya, dikutip Antara.

Baca Juga:

Luhut Mau Undang Wisman Tiongkok, Menparekraf Wishnutama Bereaksi

Menurut Kepala BPS, pandemi membawa dampak yang luar biasa buruknya terhadap sektor pariwisata dan sektor-sektor pendukungnya. Hal itu tidak hanya terjadi di Indonesia tapi juga di berbagai negara, yang menjadi tantangan tidak mudah.

“Karena banyak negara yang merupakan pasar utama wisman Indonesia masih memberlakukan pelarangan bepergian atau travel banned ke luar negeri. Bahkan, beberapa negara yang mengalami gelombang kedua pandemi kembali melakukan lockdown,” ujar Suhariyanto. (*)

Baca Juga:

Wabah Virus Corona, Ganjar Masih Enggan Revisi Target Kunjungan Wisman di Jateng

#Badan Pusat Statistik (BPS) #Wisatawan Mancanegara (Wisman)
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Surplus Dagang Indonesia Mulai Susut, Tekanan Inflasi Makin Terasa
Perhatian utama pasar saat ini bukan lagi sekadar besarnya ekspor Indonesia, melainkan kecepatan kenaikan impor migas yang mulai menggerus surplus perdagangan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Surplus Dagang Indonesia Mulai Susut, Tekanan Inflasi Makin Terasa
Indonesia
Aduh! Dalam 3 Bulan Emas Perhiasan Alami Deflasi
Pada Mei 2026, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya kembali mengalami deflasi yakni sebesar 0,74 persen dengan andil deflasi sebesar 0,05 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Aduh! Dalam 3 Bulan Emas Perhiasan Alami Deflasi
Indonesia
Angka Kelahiran di Jabar Menurun, Masuk Fase Populasi Menua
Rata-rata terdapat dua kelahiran dari perempuan usia 15-49 tahun semasa hidupnya. Hal ini terutama didorong oleh tingkat kelahiran pada perempuan di kelompok umur 15-19 dan 20-24 yang menurun signifikan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Angka Kelahiran di Jabar Menurun, Masuk Fase Populasi Menua
Indonesia
Luas Panen Padi Turun 3,16 Persen di Maret 2026
Produksi beras pada Maret 2026 diperkirakan sebesar 5,04 juta ton atau turun 3,67 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 Mei 2026
Luas Panen Padi Turun 3,16 Persen di Maret 2026
Indonesia
Inflasi Nasional Maret Capai 3,48 Persen, di Aceh Capai 5,31 Persen
Terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 107,22 pada bulan Maret tahun 2025 menjadi 110,95 pada Maret tahun 2026
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 April 2026
Inflasi Nasional Maret Capai 3,48 Persen, di Aceh Capai 5,31 Persen
Indonesia
6,6 Juta Wisatawan Asing Ditargetkan Datang ke Bali, Jajaki Pemasaran ke Negara Potensial Kurang Dilirik
Target pariwisata saat ini tidak lagi semata-mata pada jumlah kedatangan, melainkan berorientasi pada kualitasnya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 31 Maret 2026
6,6 Juta Wisatawan Asing Ditargetkan Datang ke Bali, Jajaki Pemasaran ke Negara Potensial Kurang Dilirik
Indonesia
Kereta Api Makin Diminati Turis Asing, 86 Ribu Wisman Naik KA Awal 2026
KAI mencatat 86.062 wisatawan mancanegara menggunakan kereta api pada Januari–Februari 2026. Yogyakarta dan Gambir menjadi stasiun dengan keberangkatan terbanyak.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Maret 2026
Kereta Api Makin Diminati Turis Asing, 86 Ribu Wisman Naik KA Awal 2026
Indonesia
Jakarta Selatan Jadi Kiblat Wisatawan saat Datang ke Ibu Kota Selama Januari 2026
Sementara kota Jakarta Pusat menjadi destinasi wilayah memiliki frekuensi dikunjungi terbesar berikutnya dengan proporsi 20,31 persen
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Maret 2026
Jakarta Selatan Jadi Kiblat Wisatawan saat Datang ke Ibu Kota Selama Januari 2026
Indonesia
Dagang Dengan AS dan India Indonesia Masih Suprlus, Dengan China Defisit
Amerika Serikat menjadi penyumbang surplus terbesar bagi Indonesia sebesar USD 1,55 miliar, diikuti India USD 1,07 miliar, dan Filipina USD 0,69 miliar.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 02 Maret 2026
Dagang Dengan AS dan India Indonesia Masih Suprlus, Dengan China Defisit
Indonesia
Sensus Ekonomi 2026 Bakal Menyasar Langsung Pelaku Usaha, Mahasiswa Dikerahkan
Kompleksitas pendataan paling berat terjadi di wilayah perkotaan dengan kepadatan dan karakter usaha yang beragam, terutama di DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 25 Februari 2026
Sensus Ekonomi 2026 Bakal Menyasar Langsung Pelaku Usaha, Mahasiswa Dikerahkan
Bagikan