Merahputih.com - Aroma kopi dari kafe-kafe estetik dan deretan pusat perbelanjaan modern nampaknya masih menjadi daya tarik magis bagi para pelancong.
Langit Jakarta pada Januari 2026 menjadi saksi jutaan langkah kaki penduduk domestik menuju wilayah selatan.
Tanpa perlu tiket pesawat mahal, Jakarta Selatan sukses menyedot perhatian massa, mengukuhkan posisinya sebagai kiblat pelesir warga lokal awal tahun ini.
Baca juga:
Dominasi Jakarta Selatan di Puncak Klasemen
Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat wilayah Jakarta Selatan menempati urutan pertama tujuan favorit wisatawan nusantara. Angka kunjungannya mencapai proporsi 28,02 persen. Capaian tersebut mengungguli wilayah lain secara signifikan.
"Favorit destinasi adalah kota Jakarta Selatan. Sementara kota Jakarta Pusat menjadi destinasi wilayah memiliki frekuensi dikunjungi terbesar berikutnya dengan proporsi 20,31 persen," ujar Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto, Selasa (3/3).
Menyusul di posisi ketiga, Jakarta Timur meraih angka 19,05 persen. Urutan berikutnya ditempati Jakarta Barat sebesar 17,07 persen, Jakarta Utara 15,28 persen, serta Kepulauan Seribu 0,27 persen.
Tren kepemimpinan Jakarta Selatan sebenarnya sudah terlihat sejak akhir tahun lalu. Pada triwulan IV-2025, wilayah ini juga mendominasi kunjungan dengan angka 27,86 persen.
Dinamika Perjalanan Wisata Awal Tahun
Secara keseluruhan, arus manusia masuk ke Jakarta mencapai 8,71 juta perjalanan selama Januari 2026. Meski angka ini menunjukkan penurunan 6,05 persen dibanding Desember 2025, pertumbuhan tahunan justru melonjak 12,08 persen jika disandingkan dengan Januari 2025.
Baca juga:
Sisi lain data menunjukkan 8,83 juta perjalanan berasal dari penduduk Jakarta sendiri keluar rumah. Angka tersebut turun 2,02 persen dibanding bulan sebelumnya, namun tetap naik 3,27 persen secara tahunan. Fenomena ini menggambarkan antusiasme berwisata warga ibu kota tetap stabil di tengah pergantian tahun.