Parenting

Berencana Hamil Anak Kedua? Berikut yang Harus Kamu Pertimbangkan

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Minggu, 02 Januari 2022
Berencana Hamil Anak Kedua? Berikut yang Harus Kamu Pertimbangkan

Kehamilan anak kedua (Foto: Pexels/Freestockorg)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEHAMILAN adalah awal kebahagiaan dari kedatangan anggota keluarga baru. Dengan banyaknya kebahagiaan yang menanti, tidak jarang ada orang yang rela melewatinya untuk kedua kali, ketiga, bahkan lebih.

Jika kamu baru saja merasakan semangat dan bahagianya kehadiran anak pertama dan tidak sabar untuk menantikan yang kedua, ada hal yang harus kamu ketahui dan pertimbangkan. Berikut fakta tentang kehamilan anak kedua:

Baca Juga:

Pisang Gandeng Bikin Ibu Hamil Lahirkan Bayi Kembar Siam?

Kelelahan

Kehamilan
Lelah hadapi kehamilan kedua (Foto: Pixabay/StockSnap)

Ingat kehamilan pertamamu dan seberapa energik dirimu? Ketika merasakan jadi calon ibu pertama kali semua perhatian tercurah padamu. Mulai dari pasangan, teman, dan keluarga memperlakukanmu bak ratu! Kamu juga lebih fokus pada kehamilan.

Pada kehamilan kedua, tidak terlalu banyak perhatian yang tercurah padamu. Selain itu, kamu sudah memiliki tanggung jawab untuk merawat anak pertama. Artinya, kamu mungkin tidak mendapatkan banyak waktu untuk diri sendiri seperti sebelumnya.

Tubuhmu juga dibanjiri oleh hormon progesteron, yang mempersiapkan tubuhmu untuk semua perubahan fisik saat hamil dan persalinan. Hormon tersebut bisa membuatmu lelah.

Sudah pengalaman

kelahiran
Sudah tidak cemas seperti kehamilan pertama. (Foto: Pexels/Pixabay)


Pengalaman melahirkan anak pertama dan kedua mungkin berbeda. Sebagian besar perempuan setuju bahwa rasa sakit dan cemas persalinan sering kali berkurang pada kehamilan kedua dan semakin mudah dengan setiap kehamilan berikutnya. Pengalaman kelahiran pertama membantu, dan kamu mungkin lebih siap untuk kedua kalinya.

Baca Juga:

Rekomendasi Skincare Aman untuk Ibu Hamil

Gerakan bayi

kehamilan
Gerakan bayi aktif terasa lebih awal. (Foto: Pexels/Mart Production)


Gerakan pertama bayi disebut quickening. Pada kehamilan pertama, kita dapat merasakannya antara minggu keenam belas dan kedua puluh lima untuk pertama kalinya. Sementara pada kehamilan kedua, kamu sudah bisa merasakan gerakan bayi sejak usia kehamilan 13 minggu.


Morning sickness

morning sick
Morning sick lebih parah atau tidak ada sama sekali. (Foto: Pexels/Garon Piceli)


Kamu tidak akan pernah tahu mual di pagi hari, dan hal-hal selama kehamilan kedua mungkin tidak sama dengan kehamilan pertama. Bagi sebagian perempuan, mual di pagi hari yang ditakuti tidak pernah datang. Bagi yang lain, ini jauh lebih buruk daripada yang pertama kali. (avia)

Baca Juga:

Vaksinasi Ibu Hamil Penting untuk Lindungi Bayi dari COVID-19

#Parenting #Ilmu Parenting
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Rumah Cerebral Palsy Dorong Pemerintah Perkuat Dukungan bagi Anak Penyandang CP
Iis R. Soelaeman mendorong dukungan pemerintah bagi anak dengan cerebral palsy melalui akses terapi, kesehatan, pendidikan inklusif, dan fasilitas aksesibel.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Rumah Cerebral Palsy Dorong Pemerintah Perkuat Dukungan bagi Anak Penyandang CP
Lifestyle
Mendampingi Anak dengan CP, Rumah Cerebral Palsy Tekankan Pentingnya Support System
World Cerebral Palsy Day 2026 jadi momentum untuk memperkuat dukungan bagi anak dengan CP. Tekankan potensi anak dan pentingnya support system bagi keluarga.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Mendampingi Anak dengan CP, Rumah Cerebral Palsy Tekankan Pentingnya Support System
Lifestyle
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Dengan membawa tema Garden of Kindness: Where Creativity Grows on You, Karya Raya menegaskan pertumbuhan bukan hanya tentang banyaknya karya yang dihasilkan.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Lifestyle
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Regulasi penggunaan sosial media pada anak di Indonesia belum seketat negara maju lainnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Lifestyle
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Masyarakat diharapkan lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang disampaikan key opinion leader (KOL) atau figur publik.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Lifestyle
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Langkah sistematis ini memastikan batas waktu bermain berjalan otomatis tanpa perlu penyitaan perangkat secara fisik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Fun
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
MAKUKU perkenalkan popok comfort fit. Hadirkan teknologi SAP dan 360 Leak Protection, dirancang mendukung kebebasan gerak anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Februari 2026
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
Bagikan