Bantuan Makanan yang Paling Cocok Disumbangkan untuk Korban Banjir

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Januari 2020
Bantuan Makanan yang Paling Cocok Disumbangkan untuk Korban Banjir

Banjir yang terjadi di awal tahun ini. (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

AWAL Januari 2020 telah terjadi bencana banjir di banyak wilayah Indonesia. Banjir parah khususnya terjadi di wilayah Jabodetabek. Bencana banjir tersebut jelas memberi dampak yang mengerikan bagi warga yang mengalaminya. Keadaan para korban bencana banjir sangat menyedihkan dan butuh pertolongan dengan cepat.

Jenis bantuan yang dibutuhkan mereka sangat beragam. Mulai dari kebutuhan primer, tersier, sampai sekunder. Namum, banyaknya akses yang terputus, membuat proses evakuasi korban dan distribusi bantuan terhambat. Hal ini akan berdampak meluasnya ancaman yang lebih serius bagi para korban banjir.

Agar ancaman yang lebih serius bisa ditekan, semua pihak yang membantu menolong korban perlu mengkategorikan jenis-jenis bantuan yang paling dibutuhkan para korban. Sebut saja jenis bantuan makanan. Akses yang terputus berakibat pada sulitnya para korban untuk mencari makanan. Efeknya adalah para pengungsi akan mengalami kelaparan.

Baca juga:

Kota-Kota Dunia yang Berhasil Melawan Banjir

Nah, ada yang perlu diperhatikan bagi kamu yang ingin membantu membagikan bantuan makanan-makanan bagi para korban banjir. Jenis-jenis bantuan makanan tertentu dapat berperan secara maksimal. Makanan siap saji, mudah diolah dan bergizi adalah yang paling tepat bagi korban banjir. Berikut adalah beberapa jenis makanan yang cocok disumbangkan kepada korban dan pengungsi banjir yang terisolir.

Biskuit

Bantuan Makanan yang Paling Cocok Disumbangkan untuk Korban Banjir
Memiliki kandungan lemak yang tinggi dan kaya serat. (Foto: Pixabay/Skeeze)

Hal mendasar yang perlu dipikirkan adalah cara para korban agar dapat makan tanpa menghabiskan waktu banyak di sebuah ruang yang cukup. Biskuit bisa menjadi pilihan yang tepat.

Jenis makanan mungil ini sering dijadikan makanan disaat luang. Biskuit memiliki kandungan yang cukup untuk mengisi perut dan berfungsi menambah energi.

Dalam biskuit terkandungan lemak yang tinggi tapi karena seratnya banyak, cukup untuk mengisi perut ketika lapar. Perlu diperhatikan agar kemasan biskuit tidak basah dan tetap renyah.

Telur

Bantuan Makanan yang Paling Cocok Disumbangkan untuk Korban Banjir
Perlu ekstra hati-hati dalam penyimpanan. (Foto: Pexels/Julian Schwarzenbach)

Dalam kondisi mendesak, telur yang direbus maupun digoreng cocok menjadi makanan saat perut kosong. Mengolah telur juga dianggap cukup praktis disaat keadaan mendesak.

Dalam telur banyak terkandungan nutrisi yang baik bagi tubuh. Sebutir telur saja mengandung vitamin A, asam folat, vitamin B5, vitamin B12, vitamin B2, fosfor, selenium, vitamin D, vitamin E, vitamin K, vitamin B6, kalsiun dan zinc.

Kandungan-kandungan tersebut sangat cukup untuk mengganti energi yang sudah terkuras dalam menghadapi bencana banjir. Mudah pecah dan gampag busuk, telur butuh perhatian saat penyimpanan.

Baca juga:

Sakit Kepala Kerap Melanda kala Hujan? Ini Cara Ampuh Mencegahnya

Bubur

Bantuan Makanan yang Paling Cocok Disumbangkan untuk Korban Banjir
Cocok untuk sarapan dan mengenyangkan. (Foto: Pixabay/fadhilasqar)

Bubur bisa menjadi pilihan makanan yang tepat untuk membantu para korban banjir. Mendapatkannya juga cukup gampang dan mempersiapkannya bisa dilakukan di rumah. Untuk penyimpanannya juga terbilang cukup simpel.

Bubur sangat cocok dijadikan menu enak sarapan pagi dan gampang. Mudah membuat perut terisi kenyang dan dapat menambah energi.

Buah-buahan Kering

Bantuan Makanan yang Paling Cocok Disumbangkan untuk Korban Banjir
Kurma cocok untuk menekan tingkat stres saat mengalami bencana. (Foto: msn)

Buah-buahann sangat berguna untuk kesehatan. Salah satunya adalah buah-buahan kering. Terkenal dengan rasa segarnya, buah manis juga sangat mudah untuk disimpan dengan gampamg. Selain itu saja, buah kering juga diperlukan oleh tubuh.

Sebagai contoh, kurma. Buah kering gampang untuk dibawa dan memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Kurma kaya akan nutrisi, sehingga bisa memulihkan energi dan melawan stres saat menghadapi bencana.

Mie Instan

Bantuan Makanan yang Paling Cocok Disumbangkan untuk Korban Banjir
Karbohidrat tinggi namun tidak bertahan lama. (Foto: Pixabay/RitaE)

Mie instan dikenal sebagai penyelamat disaat terjadinya bencana. Pengolahannya sangat praktis dan terkandung cukup sumber energi. Mie instan juga mempunyai kandungan karbohidrat cukup tinggi.

Kandungan karbohidrat pada mie instan tidak bisa bertahan lama, namun cukup menolong dalam situasi mendesak. Mie instan dapat diandalkan sebagai pengganti nasi. (Lgi)

Baca juga:

Jangan Hujan-hujanan, Bahaya Nyata Mengancam Kesehatan

#Banjir #Banjir Jakarta #Pengungsi Banjir #Pengungsi #Korban Banjir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Indonesia
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Kamis, yang menggambarkan situasi tersebut sebagai "katastropik".
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Indonesia
9.668 Kasus ISPA Muncul Usai Gempa NTT, Kemenkes Ungkap Kondisi Warga di Pengungsian
Kemenkes mencatat 9.668 kasus ISPA pada warga terdampak gempa NTT sejak 15-26 Agustus 2026. Lebih dari 185 ribu warga masih berada di pengungsian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
9.668 Kasus ISPA Muncul Usai Gempa NTT, Kemenkes Ungkap Kondisi Warga di Pengungsian
Indonesia
ISPA Hingga Gastritis Serang Pengungsi Gempa Nagekeo NTT, Ratusan Orang Dirawat
Ratusan pengungsi gempa Nagekeo, NTT, mengalami ISPA, gastritis, flu, dan batuk. Hingga 24 Agustus, 400 warga dirawat di Posko Kesehatan Darurat.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
ISPA Hingga Gastritis Serang Pengungsi Gempa Nagekeo NTT, Ratusan Orang Dirawat
Indonesia
Gibran Kunjungi SD Inpres Wairklau, Cek Kondisi Pengungsi dan Anak-anak Terdampak Bencana
Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Sikka, yang difungsikan sebagai posko pengungsian dan memastikan kondisi anak-anak aman.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Agustus 2026
Gibran Kunjungi SD Inpres Wairklau, Cek Kondisi Pengungsi dan Anak-anak Terdampak Bencana
Indonesia
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Normalisasi Kali Cakung Lama ditargetkan selesai pada 2028. Progresnya kini sudah mencapai 25 persen.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Dunia
Banjir Terjang Texas, Sedikitnya 1 Orang Tewas
Banjir terjadi di daerah yang sama yang menelan lebih dari 130 korban jiwa akibat banjir bandang pada musim panas 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Banjir Terjang Texas,  Sedikitnya 1 Orang Tewas
Dunia
Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Ribuan orang kehilangan tempat tinggal setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda berbagai wilayah di negara tersebut, termasuk ibu kota Dhaka.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
 Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Indonesia
APBD DKI Rp 300 Miliar Disiapkan, Warga Kali Krukut dan Cakung Lama Tetap Menolak Pindah
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan Rp 300 miliar dalam APBD 2026 untuk pembebasan lahan normalisasi Kali Ciliwung, Krukut, dan Cakung Lama. Target 170 bangunan, namun warga masih enggan pindah ke rusun.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
APBD DKI Rp 300 Miliar Disiapkan, Warga Kali Krukut dan Cakung Lama Tetap Menolak Pindah
Indonesia
Pengungsi Kembali Ngemper di Kantor UNHCR Jakarta, Mereka Bawa Bantal
Pengungsi tiduran di tepi jalan dengan menggunakan karpet. Barang-barang yang ada di sekitar mereka, yakni tas, galon berisi air mineral serta bantal.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Pengungsi Kembali Ngemper di Kantor UNHCR Jakarta, Mereka Bawa Bantal
Bagikan