MerahPutih.com - Ancaman penyakit mulai membayangi warga yang masih bertahan di tengah situasi pascagempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.
Kondisi tersebut terlihat dari banyaknya warga terdampak gempa yang mendatangi Posko Kesehatan Polri untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan. Hingga (24/8) tercatat sekitar 400 warga telah memperoleh perawatan medis.
Baca juga:
110 Ribu Warga Masih Mengungsi akibat Gempa NTT, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai
Keluhan kesehatan yang ditemukan cukup beragam, mayoritas menderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), gastritis, flu, dan batuk. Ketua Tim Kesehatan Pusdokkes Polri, Kombes drg. Ahmad Fauzi, mengatakan keluhan pengungsi menjadi perhatian serius tim medis
Sampai dengan 24 Agustus, kurang lebih 400 warga sudah mendapatkan pelayanan kesehatan di posko. Keluhan yang kami temukan cukup beragam, seperti ISPA, gastritis, flu dan batuk,
Ketua Tim Kesehatan Pusdokkes Polri, Kombes drg. Ahmad Fauzi di lokasi, Selasa (25/8).
Kondisi Kesehatan Pengungsi Mulai Membaik

Suasana haru terasa di Kongregasi Suster-Suster Maria Imakulata Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), saat bantuan dari JHL Foundation Yayasan Merah Putih Peduli tiba (MP/Kanu)
Menurut Ahmad, sebagian besar warga yang sebelumnya mengalami keluhan kesehatan kini telah menunjukkan kondisi yang membaik setelah mendapat penanganan dari tim medis.
“Alhamdulillah, sebagian besar keluhan yang dialami masyarakat sudah teratasi. Kami terus melakukan pemantauan dan memberikan pelayanan apabila masih ada masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan maupun pengobatan,” tuturnya.
Posko Kesehatan Polri tetap disiagakan untuk memastikan warga terdampak gempa tidak kesulitan memperoleh layanan medis selama masa pemulihan.
Tim kesehatan juga terus memantau kondisi masyarakat dan berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap tersedia.
"Kami lakukan pemeriksaan dan penanganan sesuai dengan kondisi masing-masing pasien," tutur dokter Ahmad.
Baca juga:
Cerita dari Nagekeo: Saat Bantuan JHL Foundation Jadi Pelita di Tengah Bayang-Bayang Trauma
Pentingnya Deteksi Dini Kondisi Kesehatan Pengungsi Gempa NTT

Pemberian Bantuan JHL Foundation Yayasan Merah Putih Peduli kepada warga korban Gempa NTT. (foto: Merahputih.com/Kanu)
Selain menghadapi dampak bencana, warga kini juga harus menjaga kondisi tubuh agar tidak terserang penyakit selama berada di lokasi pengungsian maupun tempat tinggal sementara.
Pelayanan kesehatan pun menjadi bagian penting dalam penanganan pascabencana, terutama untuk mendeteksi sejak dini penyakit yang dialami warga dan mencegah kondisi kesehatan mereka semakin memburuk.
“Harapannya, masyarakat dapat melewati masa pemulihan ini dengan kondisi yang semakin sehat dan kuat,” tandas dokter polisi berpangkat melati tiga itu. (Knu)