MENERIMA vaksin flu sama pentingnya dengan vaksin COVID-19. Jika kamu sudah mendapatkan tiga dosis vaksin COVID-19, tidak ada salahnya juga untuk melakukan vaksinasi flu. Vaksin flu akan membantu kamu mendapatkan perlindungan kesehatan lebih optimal di masa pandemi.
Menurut laman Alodokter, vaksin flu akan mencegah seseorang terkena virus influenza. Hal ini penting karena virus influenza juga bisa menyebabkan komplikasi serius pada orang yang terkena paparannya.
Baca Juga:
Data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), melaporkan terdapat 650.000 kasus kematian di seluruh dunia karena flu tiap tahunnya. Oleh karena itu, setiap orang sebaiknya mendapatkan vaksin flu, dari anak usia di atas 6 bulan, orang dewasa, lansia, hingga kelompok berisiko.
Setiap orang mudah terpapar virus influenza. Virus ini bisa menular melalui percikan air liur yang terhirup saat penderitanya sedang bersin dan batuk. Bahkan pengidap flu yang sedang berbicara juga bisa menularkan virus influenza kepada orang di dekatnya.
Gejala flu dapat dikenali dengan mudah, seperti demam, batuk, pilek, bersin, sakit tenggorokan, dan nyeri otot. Namun, gejala flu pada lansia, orang dengan sistem imun lemah, atau penderita penyakit kronis seperti diabetes, asma, dan penyakit jantung, lebih berat. Bahkan, kelompok orang-orang ini bisa mengalami komplikasi serius saat terkena flu.
Baca Juga:
WHO dan Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) mengimbau agar setiap satu tahun sekali orang dewasa berusia di atas 18 tahun mendapatkan vaksin influenza. Terdapat dua jenis vaksin influenza, yakni vaksin trivalent dan vaksin quadrivalent. Masing-masing jenis vaksin flu ini memiliki khasiat berbeda.
Pada vaksin quadrivalent misalnya, penerimanya akan terlindungi dari dua tipe virus influenza A dan dua tipe virus influenza B. Dengan begitu, vaksin ini akan memberikan perlindungan lebih lengkap dan luas. Sedangkan penerima vaksin trivalent hanya terlindungi dari dua tipe virus influenza A dan satu tipe virus influenza B.
Lansia, penderita diabetes, dan penderita penyakit jantung adalah kelompok orang diutamakan mendapatkan vaksin flu. Sebab, virus influenza bisa menyebabkan komplikasi serius pada tiga jenis orang tersebut.
Pada lansia misalnya, seiring bertambahnya usia sistem imunnya akan lemah. Akibatnya, virus influenza dapat mudah menyerang lansia, hingga memberikan beberapa gejala berat dan komplikasi parah.
Lalu untuk penderita diabetes, penting mendapatkan vaksin ini karena juga memiliki daya tahan tubuh lemah akibat paparan penyakitnya. Penderita diabetes yang flu akan berisiko lebih tinggi mengalami pneumonia (radang paru-paru). Kadar gula darah juga makin tidak terkendali pada penderita diabetes akibat flu.
Pada penderita penyakit jantung, flu bisa membuat stres yang pada akhirnya menyebabkan tekanan darah dan detak jantung meningkat. Alhasil, fungsi jantung secara keseluruhan akan terganggu. Keadaan ini akan meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung dan stroke.
"Vaksin flu dan vaksin COVID-19 dapat diberikan dengan rentang waktu 1 bulan, atau 14 hari bila tidak memungkinkan. Namun, jika keadaan mendesak, pemberian kedua vaksin tersebut bisa dilakukan secara bersamaan," demikian penjelasan mengenai waktu pemberian vaksin flu dari laman Alodokter. (ikh)
Baca Juga: