Parenting

Ayah Harus Terlibat Mendiamkan Bayi Nangis

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 04 November 2022
Ayah Harus Terlibat Mendiamkan Bayi Nangis

Ayah harus berperan untuk mengatasi bayi nangis. (Foto: Unsplash/Mikael Stanberg)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

AYAH, ayo bantu moms mengatasi bayi nangis. Moms sudah terlalu sibuk dengan seabrek pekerjaan rumah tangganya. Kini, peran kamu sebagai ayah sangat dibutuhkan untuk bisa menghentikan tangisan si kecil.

Seperti dikutip Alodokter, bayi dalam sehari bisa menangis selama dua jam. Namun, sebagai ayah kamu jangan kaget apalagi panik. Tanpa bantuan pasangan, kamu juga bisa menenangkan si kecil, bahkan membuatnya tertidur.

Baca Juga:

Bunda, ini nih Ciri-Ciri Bayi Sehat

Penyebab bayi menangis beragam, dari mengantuk, bosan, lapar, hingga ingin buang air kecil atau besar. Nah, ayah bisa mengatasi bayi menangis dengan beberapa cara, misalnya:

1. Cari tahu penyebabnya

Bayi hanya bisa menangis untuk memberi tahu apa yang ia inginkan. Kamu bisa mengetahui penyebabnya dengan sejumlah cara. Misalnya dengan mencuci bersih terlebih dulu jari kamu kemudian dekatkan ke mulutnya. Apabila ia menjilatnya berarti dia lapar, jadi segera beri makan.

Kemudian, periksa apakah popoknya sudah penuh dengan kotoran. Popok kotor bisa menjadi penyebab ia nangis. Segera ganti untuk menenangkannya dan membuatnya nyaman.

Penyebab bayi nangis beragam. (Foto: Unsplash/Kelly Sikkema)

2. Buat suara yang bisa membuat bayi merasa nyaman

Suara mampu membuat bayi merasa nyaman. Kamu bisa membuatnya mendengarkan suara gemercik air, kipas angin, hingga mainan untuk menenangkannya. Apabila ia merasa nyaman, rekam suara tersebut untuk memutarnya kembali apabila bayi menangis kembali di kemudian hari.

Baca Juga:

Manfaat Chickpea untuk Kesehatan Bayi

3. Gendong dan ayunkan tubuhnya

Menggendong bayi dan mengayunkan tubuhnya perlahan mampu menenangkannya. Agar ia merasa lebih nyaman, biarkan dia melilitkan tangannya di leher kamu. Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan kain gendongan agar kamu pun nyaman saat menggendongnya.

Setelah bayi tenang, dia akan tertidur. (Foto: Unsplash/Nubelson Fernandes)

4. Hibur bayi

Sebagai ayah kamu harus kreatif untuk menenangkan bayi. Coba buat raut wajahmu menjadi lucu untuk membuatnya tertawa. Menari juga bisa membuatnya terhibur. Begitu pula dengan membuat suara-suara unik, perlahan bayi akan mulai tenang dan tertidur.

5. Alihkan perhatiannya

Mengalihkan perhatian bayi membuatnya lupa sedang mengalami suasana hati buruk. Maka dari itu, alihkan perhatiannya dengan cara memberikan mainan kesukaannya. Kamu juga bisa membujuknya dengan memberikan pijatan lembut dan membelainya. (ikh)

Baca Juga:

4 Makanan Ini Berbahaya untuk Kesehatan Bayi di Bawah Usia Satu Tahun

#Parenting
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Lifestyle
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Masyarakat diharapkan lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang disampaikan key opinion leader (KOL) atau figur publik.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Lifestyle
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Langkah sistematis ini memastikan batas waktu bermain berjalan otomatis tanpa perlu penyitaan perangkat secara fisik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Fun
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
MAKUKU perkenalkan popok comfort fit. Hadirkan teknologi SAP dan 360 Leak Protection, dirancang mendukung kebebasan gerak anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Februari 2026
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
Lifestyle
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Lavender dan chamomile kerap menjadi pilihan utama dalam praktik mindful parenting.
Dwi Astarini - Minggu, 07 September 2025
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Fun
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Periode libur long weekend di Agustus ini jadi saat yang tepat untuk mengunjungi kolam renang.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 17 Agustus 2025
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Indonesia
Tak hanya Melarang Roblox, Pemerintah Dituntut Lakukan Reformasi Literasi Digital untuk Anak-Anak
Perlu diiringi dengan edukasi yang mencakup tiga elemen kunci yakni anak, orangtua, dan tenaga pendidik.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Agustus 2025
Tak hanya Melarang Roblox, Pemerintah Dituntut Lakukan Reformasi Literasi Digital untuk Anak-Anak
Lifestyle
Tak Melulu Negatif, Roblox Tawarkan Manfaat Pengembangan Kreavitas untuk Pemain
Orangtua juga perlu tahu bahwa ada sisi positif dari gim daring ini.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Agustus 2025
 Tak Melulu Negatif, Roblox Tawarkan Manfaat Pengembangan Kreavitas untuk Pemain
Bagikan