Kesehatan

Manfaat Chickpea untuk Kesehatan Bayi

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 26 Juli 2022
Manfaat Chickpea untuk Kesehatan Bayi

Chickpeas bermanfaat bagi kesehatan bayi. (Foto: Pexels/Kyle Killam)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TIDAK sembarang makanan bisa masuk ke dalam pencernaan bayi. Tentu harus dipilah-pilah dulu bahan makanan agar bayi mendapatkan nutrisi yang baik. Sayur-sayuran merupakan pilihan yang tepat, salah satunya kacang-kacangan chickpea.

Dikutip dr. Health Benefit, Chickpea merupakan sumber protein yang luar biasa dan terdapat berbagai suplemen yang penting untuk perkembangan dan peningkatan kesehatan bayi. Chickpea bisa diberikan kepada bayi yang berusia antara 8 hingga 10 bulan.

Baca Juga:

4 Makanan Ini Berbahaya untuk Kesehatan Bayi di Bawah Usia Satu Tahun

Kamu bisa memasukkan chickpea ke dalam makanan sebagai bahan dengan cara dihancurkan kemudian dimasak. Lantas, apa saja sih manfaat chickpea bagi kesehatan bayi?

Untuk dikonsumsi oleh Bayi, cara pengolahannya bisa dengan dihancurkan. (Foto: Pexels/Nataliya Vaitkevich)


1. Mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi

Chickpea memiliki kandungan protein yang sangat tinggi. Protein merupakan bagian penting dari pembuatan sel-sel baru pada darah, otot, katalis, dan juga ligamen. Tentunya, seorang bayi membutuhkan protein dalam jumlah tinggi untuk perkembangan dan perbaikan tubuh.

Kandungan protein pada Chickpea yaitu antara 17 persen hingga 22 persen sebelum proses pengupasan. Sedangkan setelah pengupasan berkisar antara 25 persen hingga 28 persen.

2. Memajukan perkembangan otak

Chickpea merupakan sumber lemak tak jenuh esensial yang layak, seperti asam linoleat dan oleat. Lemak tak jenuh ini sangat penting untuk meningkatkan kesehatan mental, meningkatkan kapasitas intelektual, dan meningkatkan kapasitas perbaikan tubuh. Siklus ini sangat penting bagi bayi, terutama selama tahun-tahun awal kehidupan.

Ada banyak protein yang terkandung dalam Chickpeas. (Foto: Pexels/Polina Tankilevitch)


3. Membantu mencegah anemia

Bayi cenderung mengalami anemia selama setahun pertama kehidupan. Oleh karena itu, mengonsumsi sumber makanan yang kaya akan zat besi secara langsung merupakan kebutuhan yang mutlak. Satu cangkir Chickpea dapat memberikan hampir 50 persen kebutuhan zat besi setiap hari. Zat besi juga berfungsi untuk menghasilkan trombosit pada bayi.

Baca Juga:

Manfaat Timun untuk Kesehatan Anak, Bunda Harus Tahu


4. Membantu fungsi fisiologis

Chickpea memiliki banyak folat. Kandungan folat sangat penting untuk kesehatan bayi karena melakukan fungsi fisiologis yang berbeda, seperti perkembangan sel dan jaringan, peningkatan sel darah merah, dan pengembangan protein baru.


5. Mengandung serat dalam jumlah tinggi

Bayi membutuhkan banyak serat untuk membuat kerangka kinerja yang berhubungan dengan perut berfungsi dengan baik. Chickpea merupakan sumber serat yang luar biasa. Selain itu, sebagian besar serat dalam Chickpea merupakan serat tidak larut, yang sangat penting untuk meningkatkan pencernaan serta berfungsi untuk menjaga dari kanker internal. (yos)

Baca Juga:

Makanan yang Berikan Kekuatan untuk Pertumbuhan Kaki Buah Hati

#Kesehatan #Parenting
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan