Kesehatan

Manfaat Timun untuk Kesehatan Anak, Bunda Harus Tahu

Andrew FrancoisAndrew Francois - Senin, 02 Mei 2022
Manfaat Timun untuk Kesehatan Anak, Bunda Harus Tahu

Timun punya banyak manfaat bagi kesehatan anak. (Foto: Unsplash/Markus Winkler)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TIMUN sering kali dikategorikan sebagai sayur, padahal timun termasuk ke dalam jenis buah-buahan. Sama seperti buah lainnya timun juga memiliki segudang nutrisi penting terutama untuk menjaga kesehatan anak seperti karbohidrat, protein, serat, kalsium, magnesium, fosfor, kalium, folat, kolin, vitamin A, C, dan K.

Melansir Alodokter, timun memberi banyak sekali manfaat untuk kesehatan si kecil. Seperti mencegah dehidrasi, menurunkan risiko sembelit, hingga menjaga kesehatan jantung. Maka dari itu berikut adalah sejumlah manfaat lain dari timun untuk kesehatan anak yang Bunda harus tahu.

Baca juga:

Es Timun Serut, Minuman Wajib Penggemar Kuliner Aceh

Kesehatan tulang

Timun dapat menjaga kesehatan tulang anak. (Foto: Unsplash/Joyce McCown)

Tak hanya kaya dengan air, timun juga mengandung banyak kalsium yang baik untuk mendukung tumbuh kembang dan menjaga kesehatan tulang si kecil. Beberapa mineral lainnya seperti magnesium, zinc, dan mangan juga ditemukan pada timun yang berperan menjaga daya tahan tulang.

Berat badan

Timun dapat cegah kenaikan berat badan berlebih. (Foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiya)

Bertambahnya berat badan anak memang baik namun bila bobot tubuhnya bertambah terlalu banyak dapat meningkatkan risiko obesitas. Maka agar berat badan si kecil terkontrol dengan baik Bunda bisa berikan timun sebagai camilan sehat. Pasalnya timun mengandung gizi berlimpah dan tetap rendah kalori.

Menangkal radikal bebas

Mampu menangkal radikal bebas pada tubuh si kecil. (Foto: Unsplash/Pascal Meier)

Paparan radikal bebas dari asap rokok atau asap kendaraan dapat merusak sel-sel dalam tubuh anak hingga meningkatkan risiko terkena penyakit kronis. Maka alangkah baiknya bila bunda berikan anak asupan buah-buahan tinggi antioksidan seperti stroberi, blueberry, dan termasuk timun.

Baca juga:

5 Manfaat Timun Suri

Kesehatan mata

Jaga kesehatan mata si kecil dengan memberi asupan timun. (Foto: Unsplash/Bacila Vlad)

Selain tinggi akan kandungan antioksidan dan kalium. Buah timun mengandung banyak beta karoten yang berperan penting menjaga kesehatan indra penglihatan si kecil termasuk mencegah terjadinya rabun senja dan katarak.

Daya ingat

Tingkatkan daya ingat anak dengan memberi asupan timun. (Foto: Unsplash/Bermix Studio)

Timun juga dipercaya baik untuk perkembangan dan kesehatan otak anak sebab buah tersebut kaya akan kandungan flavonoid yang disebut sebagai fisetin. Menurut penelitian flavonoid mampu melindungi sel saraf otak dan dapat meningkatkan daya ingat si kecil.

Bila si kecil tidak suka dengan cita rasa atau tekstur buah yang satu ini maka Bunda dapat mencampur timun bersama infused water atau mengolahnya menjadi menu masaakan yang sedap seperti sayur timun bening.

Meskipun timun punya banyak manfaat namun perlu diingat bahwa si kecil juga tetap memerlukan asupan makanan sehat lain seperti telur, ikan, daging, sayur, dan buah-buahan lainnya. (waf)

Baca juga:

Cerahkan Kulit dengan Jus Mentimun

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Bagikan