Anies Minta Satpol PP Tidak Hadirkan Kebengisan Saat Bertugas

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 07 Agustus 2019
Anies Minta Satpol PP Tidak Hadirkan Kebengisan Saat Bertugas

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan (tengah). Foto: MP/Asropih

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menegaskan penegakan hukum yang dilakukan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) harus dilakukan secara beradab dan mengedepankan kemanusiaan.

Artinya Satpol PP harus menjalankan tugas di lapangan dengan perlakukan tegas bukan menghadirkan kekejaman yang dapat merugikan masyarakat.

Baca Juga: Anies Perintahkan Satpol PP Bongkar Food Street di Pulau Reklamasi

"Saudara-saudara hadirkan ketegasan. Tapi ketegasan tidak selalu hadir bersama dengan kebengisan. Ketegasan diwujudkan keteguhan memegang aturan. Melaksanakan dengan cara yang beradab," kata Anies saat pembukaan upacara HUT Satpol PP DKI ke-69 di lapangan silang Monas, Jakarta Pusat, Rabu (7/8).

Disamping itu, menurut Anies, hadirnya Satpol PP harus disambut dengan perasaan bahwa kehadirannya membuat ketertiban, kehadirannya membuat ketenangan, kehadirannya membuat kenyamanan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan (tengah). Foto: MP/Asropih

Baca Juga: Tak Terima Ditertibkan, PKL Tanah Abang dengan Satpol PP Baku Hantam

Di sisi lain, lanjut dia, kehadiran korps keamanan daerah dipandang sebagai kepastian hukum. Hadirnya Satpol PP membua Peraturan-Peraturan Daerah, Peraturan-Peraturan Gubernur semuanya terlaksana dengan baik

"Tugas ini bukan tugas yang sederhana. Tugas ini tugas yang rumit. Tapi saya percaya di tangan saudara-saudara semua, para anggota Satpol PP, tugas ini bisa dilaksanakan dengan baik," tutur dia.

Anies berharap kepada Satpol PP jalankan seluruh tanggung jawab dengan ikhlas dan jalankan secara profesional dengan melayani warga sebaik-baiknya. Jadikan masyarakat yang ada di Jakarta menjadi masyarakat yang berinteraksi sehat dengan Satpol PP.

Baca Juga: Cegah Pencari Suaka Balik, Trotoar Kebon Sirih Dijaga 30 Satpol PP

"Hubungan baik terbangun karena keduanya bisa berinteraksi. Satpol PP bisa menjelaskan tanggung jawabnya, dan masyarakat menyadari bahwa ketertiban adalah kepentingan kita bersama," tutup dia. (Asp).

#Satpol PP #Anies Baswedan
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
500 Personel Satpol PP Dikerahkan Jaga Demo BEM UI di Jakarta
Satpol PP DKI juga terus berkoordinasi dengan kepolisian dan Dishub DKI dalam melakukan pemantauan dan pengamanan kegiatan di lapangan.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
500 Personel Satpol PP Dikerahkan Jaga Demo BEM UI di Jakarta
Indonesia
Pemprov DKI Perangi Parkir Liar, 600 Personel Gabungan Turun Tertibkan 15 Titik Prioritas
Pemprov DKI Jakarta menggelar operasi gabungan penertiban parkir liar dan jukir liar. Operasi menyasar 15 titik prioritas di lima wilayah Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
Pemprov DKI Perangi Parkir Liar, 600 Personel Gabungan Turun Tertibkan 15 Titik Prioritas
Indonesia
Satpol PP DKI Minta Maaf, Bikin Masyarakat tak Nyaman saat Penertiban Pedagang Es Krim di CFD
Satpol PP DKI Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan keresahan yang dirasakan masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Satpol PP DKI Minta Maaf, Bikin Masyarakat tak Nyaman saat Penertiban Pedagang Es Krim di CFD
Indonesia
Viral Satpol PP DKI Diduga Kasar saat Tertibkan Pedagang Es Krim di CFD Bundaran HI
Satpol PP DKI meminta maaf atas viralnya video penertiban pedagang es krim di CFD Bundaran HI.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Viral Satpol PP DKI Diduga Kasar saat Tertibkan Pedagang Es Krim di CFD Bundaran HI
Indonesia
Satpol PP DKI Akui Kekurangan Personel untuk Awasi Maraknya Begal dan Jambret
Satpol PP DKI mengakui luasnya wilayah Jakarta dan minimnya personel membuat aksi penjambretan sulit dicegah secara maksimal.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
Satpol PP DKI Akui Kekurangan Personel untuk Awasi Maraknya Begal dan Jambret
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
White Rabbit PIK 2 Ditutup Satpol PP, Terbukti Langgar Aturan dan Temuan Narkoba
White Rabbit PIK 2 resmi ditutup oleh Satpol PP DKI Jakarta. Tempat hiburan malam itu terbukti melanggar aturan dan adanya penemuan narkoba.
Soffi Amira - Minggu, 26 April 2026
White Rabbit PIK 2  Ditutup Satpol PP, Terbukti Langgar Aturan dan Temuan Narkoba
Indonesia
35 Petugas Satpol PP DKI Meninggal Dunia di 2025, Disebut Beban Kerjanya Berat
Di tingkat kelurahan, jumlah anggota Satpol PP rata-rata hanya berkisar 7 hingga 10 orang, sedangkan tuntutan pengamanan dan penertiban berlangsung 24 jam.
Dwi Astarini - Kamis, 23 April 2026
35 Petugas Satpol PP DKI Meninggal Dunia di 2025, Disebut Beban Kerjanya Berat
Indonesia
Rano Karno Dorong Satpol PP Respons Cepat Aduan Warga, Siapkan Mako Terpadu
Wagub Rano Karno dorong Satpol PP DKI respons cepat aduan warga. Pemprov siapkan Mako dan Command Center untuk dukung Jakarta jadi kota global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Rano Karno Dorong Satpol PP Respons Cepat Aduan Warga, Siapkan Mako Terpadu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Bagikan