Angka COVID-19 Masih Tinggi, ASN Hingga TNI-Polri Masih Dilarang Bepergian

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 09 Maret 2021
Angka COVID-19 Masih Tinggi, ASN Hingga TNI-Polri Masih Dilarang Bepergian

Kepala BNPB sekaligus Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Doni Monardo (kiri) saat kedatangan pasokan vaksin COVID-19 di Bandara Soetta. (ANTARA/HO-BNPB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Ketua Satgas Penanganan COVID-19, Doni Monardo memastikan kebijakan larangan bepergian bagi aparatur sipil negara (ASN), prajurit TNI dan Polri, serta karyawan Badan usaha milik negara (BUMN) masih berlaku.

Hal ini sejalan dengan keputusan pemerintah untuk kembali memperpanjang kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro mulai 9 hingga 22 Maret 2021. Pasalnya, setiap libur panjang selalu diikuti peningkatan kasus harian juga kasus aktif.

"Kemudian angka kematian juga sangat tinggi, serta diikuti angka kematian dokter dan perawat yang tinggi,” ujar Doni, Senin (8/3).

Baca Juga

Firli Sebut Tahanan KPK Layak Terima Vaksin COVID-19

Doni menyebutkan, pertimbangan tersebut mengacu pada data kasus. Yang mana pada Januari akhir hingga awal Februari, kasus aktif menduduki peringkat yang sangat tinggi.

Bahkan, peningkatan kasus tersebut mencapai titik puncak dengan rata- rata 170.000 kasus aktif per hari. Peningkatan kasus ini berdampak pada peningkatan angka kematian yang tertinggi dengan jumlah 7.890 orang.

“Artinya, setelah libur panjang diikuti kasus aktif yang tinggi,

Caption

Doni menyebutkan, terkait kematian dokter ini, pada Januari 2021 menjadi angka kematian dokter tertinggi dengan total 58 orang meninggal.

Dengan imbauan tersebut angka kematian pada Februari menurun menjadi 6.186. Artinya rata-rata per hari sekitar 220 orang meninggal. Sedangkan pada Januari, rata-rata per hari 254 orang meninggal.

"Oleh karenanya pada saat kegiatan libur yang akan datang itu Isra Mi'raj paa 11 Maret dan libur Hari Raya Nyepi pada 14 Maret, pemberlakuan pada aturan yang sebelumnya,” ucapnya.

Adapun untuk skema pengawasan yakni para pimpinan instansi terutama TNI/Polri, Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) serta BUMN bisa mengawasi anggota dan karyawan masing-masing.

“Kalau ini bisa dipatuhi, maka kita bisa kendalikan kasus COVID-19 ini pada periode yang akan datang,” kata dia.

Baca Juga:

Doni Monardo Diduga Tertular COVID-19 saat Tengah Makan Bersama

Sementara untuk karyawan swasta pemerintah tidak bisa melarang, namun Satgas sudah melakukan koordinasi dengan Kadin. Adapun tujuannya agar Kadin dapat membantu menyampaikan pesan kepada seluruh pimpinan perusahaan.

“Jika semua ini bisa dipatuhi, maka kita bisa menekan kasus harian dan juga kasus aktif, dan kita juga bisa mengurangi angka kematian,” ujar Doni. (Knu)

#Letjen Doni Monardo #COVID-19 #Vaksin Covid-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Bagikan