Anggota DPRD Situbondo Konsultasikan Revitalisasi PG Asembagus ke Komisi IV DPR

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 04 Juli 2019
Anggota DPRD Situbondo Konsultasikan Revitalisasi PG Asembagus ke Komisi IV DPR

Anggota Komisi II DPRD Situbondo bersama Komisi IV DPR RI. Foto: Humas DPR

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pasca direvitalisasi Pabrik Gula Asembagus Situbondo, Jawa Timur, belum juga beroperasi. Hal itu membuat sejumlah anggota Komisi II DPRD Situbondo beraudiens dengan Komisi IV DPR.

Anggota Komisi II DPRD Situbondo dari Fraksi PPP, H. Abd. Syakur Jalil mengatakan bahwa pengoperasian PG Asembagus milik PT Perkebunan Nusantara XI (Persero) pasca direvitalisasi ini belum berjalan dengan optimal. Hal tersebut terbukti dengan dimundurkannya jadwal giling tebu dari jadwal yang sudah ditetapkan.

anggota Komisi II DPRD Situbondo
Anggota Komisi II DPRD Situbondo bersama Komisi IV DPR RI. Foto: Humas DPR

Menurut dia, seharusnya awal giling PG Asembagus dilakukan pada bulan Juni, namun, karena mesin penggiling tebu mengalami kendala teknis (Mesin Macet), PG Asembagus pun memundurkan jadwal operasinya.

BACA JUGA: Wisata Kelam, Destinasi dengan Sejarah yang Mematikan nan Mengerikan

Lantaran PG Asembagus masih mengalami kendala teknis dan belum bisa beroperasi secara maksimal, Faisol pun menyarankan agar pengoperasian PG Asembagus untuk tahun 2019 ini ditinjau ulang.

"(Sebenarnya) Bahan baku petani juga sudah mulai di kumpulkan di PG Asembagus. Namun demikian oleh karena ada beberapa hal teknis. Pabriknya macet. jadi terpaksa tebu petani yang sudah ditando di PG asembagus terpaksa dibeli. Namun karena mungkin ada beberapa tebu petani yang tak tergiling akhirnya tebu petani dipindah lagi ke PG asembagus," kata wakil rakyat yang akrab disapa Faisol saat berkonsultasi dengan Komisi VI DPR RI, di Gedung DPR,Senayan, Jakarta, Kamis (4/7).

Menurutnya, bulan Juli sampai Oktober waktu yang baik untuk menggiling. Karena oktober sudah masuk hujan. kalau sudah masuk hujan kan rendemennya turun. Jadi, kalau memang tidak ada kejelasan untuk menggiling dengan optimal maka sebaiknya di stop saja.

"Lebih baik ready di tahun 2020. sekalian supaya petani tidak berharap (mengirim tebu masak ke PG Asembagus) karena petani sudah memindahkan seluruh tebunya ke Pabrik Sesaudara. masih satu PTPN," ujarnya.

Anggota Komisi VI DPR RI, Nasim Khan pun mengapresiasi dan langsung menindaklanjuti temuan-temuan tersebut dengan berkordinasi ke pihak Kementerian BUMN, Dirut PTPN XI dan GM PG Asembagus.

Nasim Khan menyampaikan bahwa adanya kendala di pabrik PG Asembagus, lantaran proses revitalisasi belum berjalan secara maksimal. untuk itu, perlu waktu yang cukup untuk mensinkronkan dan memahami cara kerja dan kekuataan mesin - mesin penggilingan baru tersebut.

"Mesin dari luar. Perlu ada sinkronisasi perlu ada pengecekan. Perlu sabar. Karena ini dsri kapasitas 3000 Ton Cane Per Day (TCD) menjadi 6000 TCD. Kalau (sinkronisasi) ini selesai. Insya alloh menjadi sesuatu yang baik untuk Pabrik Gula dan juga para petani," ujar dia.

Percobaan giling tebu di PG Asembagus Situbondo. Jumat (17/5/19). (istimewa)
Percobaan giling tebu di PG Asembagus Situbondo. Jumat (17/5/19). (istimewa)

Anggota Fraksi PKB itu juga berharap agar semua pihak saling bahu membahu memaksimalkan revitalisasi PG Asembagus.

BACA JUGA: Pabrik Semen Rusak Mata Air, Masyarakat Adat Kasepuhan Banten Kidul Desak Peninjauan Ulang Izin

"Saya berharap baik DPR RI, Kementerian BUMN, PTPN dan juga GM Pabrik Gula nya benar- benar memaksimalkan revitalisasi ini dengan baik. untuk temen-teman yang berada di pemerintah kabupaten juga berjuang, bagaimana menata area lahan lebih maksimal termasuk juga petani agar bisa menghasilkan kualitas yang lebih baik," ujarnya. (*)

#Komisi IV DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bukan untuk Sawit, DPR Minta Lahan Bekas Karhutla Ditanami Pohon Keras dan Tanaman Produktif
Daniel Johan mendorong rehabilitasi lahan bekas karhutla dengan pohon keras dan tanaman produktif. Meminta anggaran kehutanan memprioritaskan pemulihan hutan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Bukan untuk Sawit, DPR Minta Lahan Bekas Karhutla Ditanami Pohon Keras dan Tanaman Produktif
Indonesia
Cabut Izin Perusahaan Tak Cukup, DPR Desak Pembakar Hutan Dihukum Berat
Penegakan hukum menyasar pihak yang bertanggung jawab agar praktik pembakaran hutan tidak terus berulang.
Yusuf Abdillah - Rabu, 14 Oktober 2026
Cabut Izin Perusahaan Tak Cukup, DPR Desak Pembakar Hutan Dihukum Berat
Indonesia
Komisi IV DPR Sentil Menhut Raja Juli: Dugaan Gratifikasi Harus Dikembalikan ke KPK, Bukan ke Pemberi
Firman Soebagyo menegaskan dugaan gratifikasi harus dilaporkan kepada KPK, bukan dikembalikan kepada pemberi. Komisi IV DPR akan meminta penjelasan Kementerian Kehutanan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
Komisi IV DPR Sentil Menhut Raja Juli: Dugaan Gratifikasi Harus Dikembalikan ke KPK, Bukan ke Pemberi
Indonesia
Titiek Soeharto Minta Mitigasi El Nino Dipercepat demi Lindungi Ketahanan Pangan Nasional
Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto meminta mitigasi El Nino dilakukan secara cepat dan terintegrasi guna menjaga produktivitas pertanian, peternakan, dan ketahanan pangan nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Juli 2026
Titiek Soeharto Minta Mitigasi El Nino Dipercepat demi Lindungi Ketahanan Pangan Nasional
Indonesia
El Nino Berpeluang Capai 98 Persen, DPR Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi Darurat Karhutla dan Kekeringan
Anggota Komisi IV DPR RI Usman Husin meminta pemerintah segera melakukan mitigasi darurat menghadapi El Nino yang berpeluang mencapai 98 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
El Nino Berpeluang Capai 98 Persen, DPR Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi Darurat Karhutla dan Kekeringan
Indonesia
Harga Telur Anjlok, DPR Desak BGN Serap Telur Peternak untuk Program MBG
Anggota Komisi IV DPR meminta BGN mengoptimalkan penyerapan telur lokal melalui program MBG untuk membantu peternak dan memenuhi kebutuhan gizi anak.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juni 2026
Harga Telur Anjlok, DPR Desak BGN Serap Telur Peternak untuk Program MBG
Indonesia
Pembangunan Cold Storage Kampung Nelayan Dinilai Bisa Putus Ketergantungan Nelayan pada Tengkulak
Anggota Komisi IV DPR RI mendukung pembangunan cold storage dalam program Kampung Nelayan yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Pembangunan Cold Storage Kampung Nelayan Dinilai Bisa Putus Ketergantungan Nelayan pada Tengkulak
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gencar Bongkar Mafia Pangan Penyebab Harga Minyak Goreng Naik
Anggota Komisi IV DPR RI meminta pemerintah mengusut mafia pangan yang diduga menyebabkan kenaikan harga minyak goreng dan mengganggu distribusi pangan nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
DPR Minta Pemerintah Gencar Bongkar Mafia Pangan Penyebab Harga Minyak Goreng Naik
Indonesia
Jelang Idul Adha 2026, DPR Minta Pengawasan Ketat Hewan Kurban untuk Cegah PMK
DPR meminta pengawasan ketat terhadap hewan kurban menjelang Idul Adha 2026. Sebab, penyakit PMK mulai mengintai.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Jelang Idul Adha 2026, DPR Minta Pengawasan Ketat Hewan Kurban untuk Cegah PMK
Indonesia
Komisi IV DPR Desak Pemerintah Antisipasi Kemarau Ekstrem, Ancaman Gagal Panen Mengintai
Komisi IV DPR meminta pemerintah untuk mengantisipasi kemarau ekstrem. Ancaman gagal panen pun mulai meningkat.
Soffi Amira - Selasa, 17 Maret 2026
Komisi IV DPR Desak Pemerintah Antisipasi Kemarau Ekstrem, Ancaman Gagal Panen Mengintai
Bagikan