Titiek Soeharto Minta Mitigasi El Nino Dipercepat demi Lindungi Ketahanan Pangan Nasional

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Juli 2026
Titiek Soeharto Minta Mitigasi El Nino Dipercepat demi Lindungi Ketahanan Pangan Nasional

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto (Titiek Soeharto). (Foto: Dok. Gerindra)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto, menekankan pentingnya langkah antisipasi dan mitigasi yang cepat, terintegrasi, serta berbasis data untuk menghadapi potensi dampak El Nino terhadap sektor pertanian dan peternakan.

Menurutnya, Sabtu (4/7), kesiapan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas pangan sekaligus melindungi ketahanan pangan nasional di tengah ancaman perubahan iklim.

Langkah mitigasi harus dilakukan secara cepat, terintegrasi, dan berbasis data agar dampaknya terhadap sektor pertanian dan peternakan dapat ditekan,

Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto.

BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Alami Curah Hujan di Bawah Normal

Titiek mengatakan, berdasarkan prakiraan BMKG, sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan Selatan, berpotensi mengalami curah hujan di bawah normal pada musim kemarau tahun ini.

Menurut legislator Fraksi Partai Gerindra tersebut, kondisi itu dapat meningkatkan risiko kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta penurunan produktivitas sektor pertanian dan peternakan sehingga memerlukan langkah antisipasi yang terukur.

"Kalimantan Selatan memiliki posisi yang sangat strategis sebagai penyangga pangan nasional. Karena itu, kita harus memastikan dampak El Nino tidak mengganggu produksi pangan maupun pasokan yang dibutuhkan masyarakat, termasuk untuk mendukung kebutuhan Ibu Kota Nusantara," ujarnya.

Baca juga:

Pemerintah Pastikan Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino

Fokus pada Pengamanan Produksi Pangan

Titiek menilai mitigasi di sektor pertanian harus difokuskan pada pengamanan produksi melalui optimalisasi irigasi dan pompanisasi.

Selain itu, pemerintah juga perlu memaksimalkan pemanfaatan lahan rawa dan lebak, menyediakan benih tahan kekeringan, memastikan kecukupan pupuk, serta memperkuat penyerapan hasil panen dan cadangan pangan pemerintah.

Menurutnya, seluruh langkah tersebut hanya dapat berjalan optimal apabila didukung sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN pangan, penyuluh pertanian, dan petani.

Baca juga:

Ancaman El Nino 2026 Nyata, BMKG Beri Peringatan Darurat Puncak Musim Kemarau Bulan Agustus

Kemarau Panjang Ancam Sektor Peternakan

Selain berdampak pada pertanian, Titiek juga mengingatkan bahwa kemarau panjang berpotensi meningkatkan risiko terhadap sektor peternakan.

"Kemarau panjang juga meningkatkan risiko heat stress pada ternak serta potensi munculnya Penyakit Hewan Menular Strategis dan zoonosis,” tutur dia. (Knu)

#Titiek Soeharto #Komisi IV DPR #Fenomena El Nino #Ketahanan Pangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kekeringan Melanda Berbagai Daerah, Kementerian PU Tangani 2.200 Lokasi dan Selamatkan 53.052 Hektare Sawah
Kementerian PU menangani 2.200 lokasi terdampak kekeringan. Sebanyak 53.052 hektare sawah dijaga dan 14,1 juta liter air bersih disalurkan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Kekeringan Melanda Berbagai Daerah, Kementerian PU Tangani 2.200 Lokasi dan Selamatkan 53.052 Hektare Sawah
Indonesia
Analisis Atmosfer Dasarian Agustus 2026: Bahaya El Niño Sangat Kuat, Peringatan Dini Kekeringan Ekstrem, Jawa Hingga Nusa Tenggara Berstatus Awas
Hasil pemantauan BMKG Agustus 2026 mengonfirmasi fenomena El Niño sangat kuat (+2.99). Cek daftar wilayah status Awas kekeringan dan jadwal hujan di sini
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
Analisis Atmosfer Dasarian Agustus 2026: Bahaya El Niño Sangat Kuat, Peringatan Dini Kekeringan Ekstrem, Jawa Hingga Nusa Tenggara Berstatus Awas
Indonesia
Kekeringan akibat El Nino, Kementerian PU Tangani 1.229 Lokasi dan Selamatkan Puluhan Ribu Hektare Sawah
Kementerian PU menangani dampak kekeringan di 1.229 lokasi hingga 21 Agustus. Sebanyak 41.252 hektare sawah terselamatkan dan 616.033 jiwa mendapat layanan air bersih.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Kekeringan akibat El Nino, Kementerian PU Tangani 1.229 Lokasi dan Selamatkan Puluhan Ribu Hektare Sawah
Dunia
Ilmuwan Iklim Ingatkan Bahaya El Nino, Suhu Global Naik Sebabkan Kekeringan
Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) memperkirakan El Nino akan menjadi faktor dominan yang memengaruhi iklim global selama periode Agustus-Oktober.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Ilmuwan Iklim Ingatkan Bahaya El Nino, Suhu Global Naik Sebabkan Kekeringan
Indonesia
BMKG Sebut El Nino Makin Meluas, Cek Daftar Wilayah Terdampak Kekeringan Parah
Berdasarkan analisis BMKG, fenomena El Nino dengan intensitas sangat kuat memicu ancaman kekeringan meteorologis dan kelangkaan air di sejumlah provinsi Indonesia
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 Agustus 2026
BMKG Sebut El Nino Makin Meluas, Cek Daftar Wilayah Terdampak Kekeringan Parah
Indonesia
60 Hektare Bromo Hangus, Legislator Desak Kemenhut Perkuat Mitigasi Karhutla
Ancaman fenomena iklim seperti El Nino yang memicu kekeringan ekstrem harus direspons pemerintah melalui sistem kesiapsiagaan nasional.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
60 Hektare Bromo Hangus, Legislator Desak Kemenhut Perkuat Mitigasi Karhutla
Indonesia
Hadapi El Nino, Pemprov DKI Kaji Waktu Tepat Operasi Modifikasi Cuaca
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca untuk menghadapi kemarau panjang dan dampak El Nino.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
Hadapi El Nino, Pemprov DKI Kaji Waktu Tepat Operasi Modifikasi Cuaca
Indonesia
Juli 2026 Jadi Bulan Terkering di Indonesia Sejak 1991
El Nino saat ini berpotensi meningkat menjadi kategori sangat kuat dengan peluang sekitar 75 persen pada Agustus hingga Oktober 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Juli 2026 Jadi Bulan Terkering di Indonesia Sejak 1991
Indonesia
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Paling Berisiko Kekeringan saat Puncak Kemarau 2026
BMKG telah mengungkap daftar wilayah Indonesia yang paling berisiko kekeringan saat puncak kemarau 2026.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Paling Berisiko Kekeringan saat Puncak Kemarau 2026
Indonesia
El Nino 2026 Menuju Level Sangat Kuat, DPR Ingatkan BMKG Segera Bersiap
Langkah tersebut penting agar pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat dapat melakukan antisipasi sejak dini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
El Nino 2026 Menuju Level Sangat Kuat, DPR Ingatkan BMKG Segera Bersiap
Bagikan