Pembangunan Cold Storage Kampung Nelayan Dinilai Bisa Putus Ketergantungan Nelayan pada Tengkulak

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Pembangunan Cold Storage Kampung Nelayan Dinilai Bisa Putus Ketergantungan Nelayan pada Tengkulak

Rencana Pembangunan 100 Kampung Nelayan Merah Putih pada Tahun 2025

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota Komisi IV DPR RI Usman Husin mendukung penuh instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait pembangunan gudang pendingin (cold storage) dalam program Kampung Nelayan.

Menurut Usman, kebijakan tersebut menjadi langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di berbagai wilayah Indonesia.

Meski menyambut positif program tersebut, Usman mengingatkan agar pembangunan fasilitas cold storage dikawal secara ketat dari hulu hingga hilir.

Ia menilai pengawasan penting dilakukan agar proyek strategis tersebut berjalan transparan dan terhindar dari potensi penyimpangan maupun salah sasaran.

“Ini merupakan bagian dari program pemerintah yang harus mendapat dukungan bersama. Kami menilai, ini adalah bukti keberpihakan Presiden kepada nelayan Indonesia,” ujar Usman di Jakarta, Kamis (21/5).

“Kami berharap program ini segera dijalankan di seluruh pelosok Indonesia. Namun, kami juga meminta agar proses pembangunannya diawasi dengan ketat agar tidak terjadi penyimpangan,” lanjutnya.

Baca juga:

Prabowo Janjikan Pembangunan Desa Nelayan Dimulai Juni 2026

Cold Storage Dinilai Jadi Solusi Kerugian Nelayan

Usman menjelaskan salah satu persoalan klasik yang selama ini dihadapi nelayan adalah turunnya kualitas dan harga jual ikan akibat keterbatasan fasilitas penyimpanan setelah melaut.

Menurutnya, keberadaan cold storage yang memadai dapat membantu menjaga kualitas hasil tangkapan sekaligus meningkatkan nilai ekonominya.

“Bayangkan saja, para nelayan sudah melaut dengan susah payah untuk mendapatkan ikan, tetapi hasil tangkapannya tidak bisa bertahan lama karena tidak memiliki ruang pendingin yang memadai,” katanya.

Ia menilai fasilitas pendingin dapat memutus rantai kerugian nelayan sekaligus memperkuat posisi tawar mereka terhadap tengkulak.

Jika tersedia fasilitas pendingin (cold storage) yang baik, hasil tangkapan ikan dapat disimpan lebih lama, kualitasnya tetap terjaga, dan nilai ekonominya juga meningkat sehingga berdampak pada kesejahteraan nelayan,

Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin.

Kepemilikan Cold Storage Didominasi Swasta

Merujuk data nasional, Usman mengungkapkan sektor swasta saat ini masih mendominasi kepemilikan cold storage di Indonesia. Tercatat ada 1.882 unit cold storage milik swasta dengan kapasitas mencapai 795.653 ton.

Baca juga:

Prabowo Percepat Program Kampung Nelayan Merah Putih, Target 1.000 Desa Dibangun Tiap Tahun

Sementara itu, fasilitas milik pemerintah pusat dan daerah hanya tersedia sebanyak 228 unit dengan kapasitas sekitar 18.313 ton.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan kebutuhan pembangunan fasilitas pendingin masih sangat besar, terutama untuk mendukung potensi sektor kelautan Indonesia.

“Jumlah cold storage yang ada saat ini tentu perlu terus ditingkatkan dan diperluas. Indonesia adalah negara maritim dengan kekayaan sumber daya laut yang sangat besar,” pungkasnya. (Pon)

#Kampung Nelayan #Komisi IV DPR #Nelayan #Presiden Prabowo Subianto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
26 Hari Terapung di Samudra Pasifik, Nelayan Ternate Esau Selamat Berkat Air Hujan dan Alat Pancing
Esau Sidemo, nelayan asal Maluku Utara, bertahan hidup 26 hari di Samudra Pasifik hanya dengan air hujan, ikan, dan burung.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
26 Hari Terapung di Samudra Pasifik, Nelayan Ternate Esau Selamat Berkat Air Hujan dan Alat Pancing
Indonesia
Prabowo Akan Terbang ke Flores NTT, Tinjau Korban Gempa
Presiden Prabowo Subianto direncanakan mengunjungi lokasi gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
Prabowo Akan Terbang ke Flores NTT, Tinjau Korban Gempa
Indonesia
Prabowo Ajak Doakan Pahlawan dan Korban Bencana NTT saat Upacara HUT ke-81 RI
Prabowo mengajak peserta upacara HUT ke-81 RI mendoakan para pahlawan dan warga terdampak bencana di Sumatera, NTT, dan wilayah lainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Prabowo Ajak Doakan Pahlawan dan Korban Bencana NTT saat Upacara HUT ke-81 RI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Cetak Uang Baru untuk Dukung Asta Cita Prabowo
BI memastikan tidak ada pencetakan uang baru untuk mendanai program-program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Cetak Uang Baru untuk Dukung Asta Cita Prabowo
Indonesia
Prabowo Siapkan Pusat Finansial Internasional di Jakarta dan Bali, Transaksi Kekayaan Indonesia Ditargetkan Berlangsung di Dalam Negeri
Prabowo mengumumkan lokasi awal Indonesia Financial Center atau PFII di Jakarta dan Bali. PFII akan menjadi pusat keuangan dan investasi berstandar dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Siapkan Pusat Finansial Internasional di Jakarta dan Bali, Transaksi Kekayaan Indonesia Ditargetkan Berlangsung di Dalam Negeri
Indonesia
Prabowo Kenalkan DDMF, Siapkan Dana Kedaulatan untuk Giant Sea Wall hingga Mobil Nasional
Prabowo mengenalkan DDMF sebagai dana kedaulatan untuk membiayai proyek strategis jangka panjang, termasuk Giant Sea Wall hingga mobil nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Kenalkan DDMF, Siapkan Dana Kedaulatan untuk Giant Sea Wall hingga Mobil Nasional
Indonesia
RAPBN 2027: Pemerintah Patok Harga Minyak USD 75 per Barel, Lifting Minyak 610 Ribu Barel per Hari
Pemerintah mematok asumsi harga minyak mentah Indonesia USD75 per barel dalam RAPBN 2027. Lifting minyak ditargetkan 610 ribu barel per hari.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
RAPBN 2027: Pemerintah Patok Harga Minyak USD 75 per Barel, Lifting Minyak 610 Ribu Barel per Hari
Indonesia
Prabowo Siapkan 30 GW PLTS Gantikan PLTD, Negara Bisa Hemat Rp 73,9 Triliun
Prabowo menargetkan pembangunan 30 GW PLTS tahun ini untuk menggantikan 13 GW PLTD, terutama di pulau terpencil dan daerah perdesaan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Siapkan 30 GW PLTS Gantikan PLTD, Negara Bisa Hemat Rp 73,9 Triliun
Indonesia
Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Istimewa Indonesia
Prabowo meminta perubahan UU untuk membuka kewarganegaraan ganda terbatas bagi diaspora Indonesia bertalenta dengan keahlian yang dibutuhkan kepentingan nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Istimewa Indonesia
Indonesia
Prabowo Soroti Harga Komoditas Indonesia Ditentukan Negara Lain, Bursa Sendiri Ditargetkan Hadir 2027
Prabowo menargetkan Indonesia memiliki bursa mineral dan komoditas strategis sendiri mulai 1 Januari 2027 di bawah pengawasan OJK.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Soroti Harga Komoditas Indonesia Ditentukan Negara Lain, Bursa Sendiri Ditargetkan Hadir 2027
Bagikan