MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto menjadi inspektur upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8).
Dalam upacara tersebut, Prabowo mengajak seluruh peserta untuk mendoakan para pahlawan kemerdekaan sekaligus masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Indonesia.
Ajakan untuk mendoakan para pahlawan disampaikan Prabowo saat prosesi mengheningkan cipta.
Saudara-saudara sekalian marilah mengheningkan cipta untuk mengenang arwah dan jasa para pahlawan kemerdekaan bangsa yang telah berkorban jiwa dan raga untuk kemerdekaan dan kehormatan bangsa Indonesia,
Presiden RI, Prabowo Subianto.
Setelah mengajak peserta mengenang jasa para pahlawan, Prabowo juga meminta masyarakat mendoakan warga yang menjadi korban bencana alam di berbagai wilayah.
"Serta mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam di Sumatera, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan wilayah-wilayah Indonesia lainnya," tuturnya.
Baca juga:
Atraksi Jet Tempur Meriahkan Upacara Peringatan HUT Ke-81 RI di Jakarta
NTT Berduka Akibat Gempa
Doa tersebut disampaikan ketika NTT tengah berduka akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah tersebut.
Berdasarkan data yang dirilis BNPB pada Minggu (16/8), jumlah korban meninggal dunia akibat bencana tersebut mencapai 53 orang.
Korban meninggal tersebar di enam wilayah. Kabupaten Manggarai mencatat jumlah korban terbanyak, yakni 25 orang, disusul Manggarai Timur dengan 20 orang.
Sementara itu, empat korban meninggal tercatat di Sikka, dua orang di Ende, serta masing-masing satu orang di Nagekeo dan Manggarai Barat.
Baca juga:
Menko PMK dan Kepala BNPB Ikuti Upacara HUT ke-81 RI di Lokasi Terdampak Gempa NTT
135 Orang Mengalami Luka-luka
Selain korban meninggal dunia, BNPB mencatat sebanyak 135 orang mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di fasilitas kesehatan.
Manggarai Timur menjadi wilayah dengan jumlah korban luka terbanyak, yakni 80 orang. Dari jumlah tersebut, 21 orang mengalami luka berat dan 59 lainnya luka ringan.
Di Kabupaten Manggarai terdapat 37 korban luka, terdiri atas 17 orang mengalami luka berat dan 20 orang luka ringan.
Kemudian, Sikka mencatat 12 korban luka. Sementara itu, enam orang mengalami luka berat di Manggarai Barat. (Pon)